Kedepankan Konsep Desain Ecological Identity, Inclusivity, dan Durability, KALLA dan Pemerintah Kota Makassar Teken MoU Revitalisasi Taman Hasanuddin

- Penulis

Selasa, 24 September 2024 - 16:26 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR,FILALIN.COM, — Pemerintah Kota Makassar dan KALLA menandatangi nota kesepahaman (memorandum of understanding) terkait penataan dan revitalisasi Taman Hasanuddin Kota Makassar. Penandatangan dilakukan oleh Zumadi S Anwar selaku Marketing, Strategy & Digitalization Director KALLA dan Moh. Ramdhan Pomanto sebagai Wali Kota Makassar, yang berlangsung di kediaman pribadi Wali Kota Makassar, Jalan Amirullah, Senin, 23 September 2024.

“Sejak lama sudah mesti berjalan dan saya memohon maaf kepada KALLA karena prosesnya berjalan lambat karena ada beberapa mekanisme yang mesti dilewati terlebih dahulu. Namun saya bersyukur dan berterima kasih kepada KALLA atas tanggung jawab sosialnya. Insyaa allah secara dunia tentunya memiliki kontribusi terhadap kemaslahatan bagi banyak orang dan secara akhirat menjadi amal jariyah, sehingga saya percaya dan berharap perusahaan-perusahaan lain dapat mengikuti jejak KALLA”, ungkap Moh. Ramdhan Pomanto setelah penandatanganan MoU.

Dilanjutkan oleh Zumadi S Anwar dengan mengatakan rasa syukurnya atas penandatanganan MoU revitalisasi Taman Hasanuddin Kota Makassar. “Alhamdulillah kami bersyukur dan terima kasih kepada Pemerintah Kota Makassar yang selama ini sudah membantu. Awalnya tujuannya sebagai bentuk CSR, namun kalau hanya sebatas CSR tapi tidak sustainable (berkelanjutan) tidak memberikan solusi jangka panjang bagi lingkungan maupun sosial. Jadi akhirnya kita membuat suatu pola, bagaimana KALLA dengan Pemerintah Kota Makassar bisa menjalankan program berkelanjutan”, ucapnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai bagian dari program CSR dan komitmen KALLA untuk mendukung pembangunan yang berkelanjutan, program revitalisasi Taman Hasanuddin ini bukan hanya tentang mempercantik ruang kota. Lebih dari itu, program ini merupakan wujud nyata kami dalam menjaga warisan budaya dan lingkungan, sekaligus memberikan ruang hijau yang lebih ramah dan inklusif bagi masyarakat Makassar.

Dalam revitalisasi Taman Hasanuddin Kota Makassar, KALLA menerapkan pendekatan dengan tiga prinsip utama dalam konsep desain, diantaranya Ecological Identity, Inclusivity, dan Durability. Dimana prinsip konsep desain tersebut mempertahankan warisan ekologis kota Makassar dengan memprioritaskan vegetasi lokal yang endemik untuk memperkuat karakter taman. Bukan hanya dari perspektif itu saja, namun menjadi ruang yang terbuka bagi semua kalangan hingga penggunaan fasilitas yang tahan lama, sehingga pemanfaatan taman dapat bertahan lebih lama, sesuai dengan standar penggunaan yang baik dan benar.

“Kami sangat berharap revitalisasi ini bukan sekadar pembangunan fisik, tapi juga mendorong pemerintah untuk melanjutkan komitmen dalam perawatan dan pemeliharaan taman. Kami telah merencanakan pemeliharaan selama dua tahun ke depan pasca revitalisasi, namun ke depannya tentu kami memerlukan dukungan penuh dari pemerintah kota untuk memastikan taman ini dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat dalam jangka panjang. Langkah ini menjadi salah satu

upaya KALLA untuk memberikan solusi terhadap kebutuhan kota akan ruang terbuka hijau, sekaligus berkontribusi dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat Makassar”, ungkap Zumadi S Anwar. (*)

 

 

 

 

 

 

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

OJK Denda Pihak Terkait Saham DSSA, BREN, dan CUAN Total Rp2,1 Triliun
Bank Indonesia Sulawesi Selatan Dorong UMKM REWAKO Perluas Pasar Global melalui Trade Expo Indonesia 2026
Orang Tua Korban Dugaan Perundungan di Asrama SMA Katolik Cenderawasih Kecewa, Kasus Dilaporkan ke Polisi
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Pastikan Pelayanan BBM di Takalar Kembali Kondusif
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Tegaskan Informasi Pembatasan Pertalite Ganjil-Genap di Makassar Tidak Benar
Sabet Juara Umum, SMP Islam Athirah Bone Boyong Piala Bergilir Biology Open Day 2026
PT Pelindo Jasa Maritim dan PT Asian Bulk Logistics Jajaki Pengembangan Kapal Tunda Listrik, Dorong Efisiensi dan Operasional Pelabuhan Ramah Lingkungan
SILOAM HOSPITALS DAN GMTD FASILITASI PARA PEREMPUAN MAKASSAR AKSES SKRINING AWAL KANKER PAYUDARA GRATIS
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:28 WITA

OJK Denda Pihak Terkait Saham DSSA, BREN, dan CUAN Total Rp2,1 Triliun

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:15 WITA

Bank Indonesia Sulawesi Selatan Dorong UMKM REWAKO Perluas Pasar Global melalui Trade Expo Indonesia 2026

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:46 WITA

Orang Tua Korban Dugaan Perundungan di Asrama SMA Katolik Cenderawasih Kecewa, Kasus Dilaporkan ke Polisi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:26 WITA

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Pastikan Pelayanan BBM di Takalar Kembali Kondusif

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:26 WITA

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Tegaskan Informasi Pembatasan Pertalite Ganjil-Genap di Makassar Tidak Benar

Berita Terbaru