Yayasan Guru Belajar Gelar Workshop Pembelajaran Inovatif, Hadirkan Media Ajar Finansial Yang Seru

- Penulis

Kamis, 10 Oktober 2024 - 18:58 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR,FILALIN.COM, – Yayasan Guru Belajar (YGB) berkolaborasi bersama Bank BTPN menggandeng Komunitas Guru Belajar Nusantara (KGBN) Makassar dalam penyelenggaraan workshop “Pembelajaran Inovatif dan Manajemen Finansial yang Kuat” yang dilaksanakn di Gedung BBPMP Makassar pada 6 Oktober 2024.

Program ini merupakan bagian dari inisiatif untuk memperkuat kapasitas guru di Indonesia dalam aspek finansial dan inovasi pembelajaran, sehingga dapat menciptakan pembelajaran yang lebih efektif dan mendukung perkembangan murid. Workshop ini merupakan rangkaian bootcamp Guru Kreatif Cerdas Finansial (GKCF) yang sejak sebulan lalu telah berlangsung secara daring.

Pada kegiatan luring yang dilaksanakan satu hari setelah Hari Guru Sedunia ini, 58 peserta yang lolos kurasi dari 1000 guru se-Indonesia ditantang melakukan uji coba purwarupa media ajar terkait literasi finansial yang telah dirancang. Media pembelajaran tersebut tidak ditujukan penggunaannya untuk murid melainkan untuk sesama guru.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tantangan ini lahir dari keresahan penyelenggara terhadap kesulitan guru dalam mengelola keuangan pribadi. Rendahnya rata-rata pendapatan guru mendorong mereka mengembangkan karier protean sehingga memiliki berbagai sumber pendapatan. Namun, hal ini tidak dibarengi dengan kecakapan mengatur keuangan.

Rizqy Rahmat Hani, Ketua Kampus Pemimpin Merdeka, unit YGB mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada stakeholders yang mengapresiasi para guru dengan kegiatan-kegiata yang sangat bermanfaat yang disertakan dengan pemberian beasiswa belajar.

“Saya pribadi sangat senang melihat refleksi yang ditulis peserta setiap pasca sesi daring. Terlihat sekali ada keinginan untuk menjadi guru yang terus belajar untuk murid, bahkan tidak hanya murid tapi untuk ekosistem yang lebih luas, untuk sesama guru. Oleh karenanya, di workshop luring ini, peserta mendapat tantangan membuat media ajar yang bisa digunakan belajar untuk guru,” lanjutnya.

Pada sesi uji coba purwarupa, peserta dibagi menjadi kelompok yang terdiri dari enam orang. Setiap anggota kelompok memiliki kesempatan untuk memperkenalkan media ajar yang telah mereka rancang kepada anggota lainnya. Sementara itu, anggota lain memberikan penilaian berdasarkan rubrik yang telah disiapkan oleh pemilik media ajar tersebut.

Zaid Buri Prahastyo, penggerak KGBN Makassar, menekankan betapa pentingnya program literasi finansial ini untuk kesejahteraan guru. Menurutnya, pemahaman dalam mengelola keuangan akan membantu para guru mengurangi tekanan dari masalah finansial.

“Kami percaya bahwa literasi finansial adalah fondasi penting untuk kesejahteraan guru. Dengan memahami cara mengelola keuangan secara bijak, para guru bisa lebih fokus pada inovasi dalam pembelajaran, tanpa terbebani masalah finansial,” ujarnya.

Program ini dinilai sebagai langkah konkret untuk memberikan dukungan kepada guru agar mereka tidak hanya mampu berinovasi dalam proses belajar mengajar tetapi juga memiliki kestabilan dalam aspek kehidupan finansial mereka.

“Saya berharap program ini bisa terus dikembangkan sehingga lebih banyak guru dapat merasakan manfaatnya, baik dalam meningkatkan kualitas pengajaran maupun kehidupan sehari-hari,” pungkas Buri.

Alamsyah Alimuddin, selaku Ketua KGBN Kota Makassar menjelaskan bahwa program ini memberi guru alat dan wawasan untuk mengelola keuangan pribadi mereka dengan lebih baik, merencanakan investasi jangka panjang, dan menghindari risiko keuangan.

“Program ini juga mengajak guru menggunakan design thinking dan kecerdasan buatan (AI) dalam menciptakan media pembelajaran yang meningkatkan keterlibatan murid. Dengan pendekatan ini, para guru diharapkan dapat membuat pembelajaran yang lebih interaktif dan bermakna bagi murid-murid mereka,” ungkapnya.

Para peserta didorong untuk menjadi inspirasi bagi murid dan sesama guru melalui konten-konten edukatif yang mereka buat. “Mengelola keuangan dengan baik, dan menjadi guru kreatif, adalah kunci untuk menghadapi tantangan zaman ini,” ujar Anggayudha Ananda Rasa, pelatih utama kegiatan ini.

Setelah uji coba, ada sesi belajar membuat konten yang diisi oleh Nurlinda Alwi, guru influencer dengan ratusan ribu pengikut di Instagram yang sering membagikan inspirasi mengajar di Instagram. Sesi ini mengajak peserta agar membagikan praktik baik membuat media ajar ke media sosial. Tujuannya agar dapat menginspirasi guru lain yang belum mendapat kesempatan menjadi penerima beasiswa GKCF. (*)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DORONG PENGUATAN EKONOMI NASIONAL, OJK FOKUS PENGEMBANGAN KEUANGAN DIGITAL Gelar FEKDI DAN IFSE 2026 BERSAMA BI
Dialog Kebangsaan LMPI Sulsel Dorong Kolaborasi Masyarakat Perkuat Pencegahan Korupsi
Pelindo Sosialisasikan Penataan Peta Peran Korporasi
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Imbau Masyarakat Tidak Terpengaruh Informasi Hoaks Kenaikan Harga Pertalite
Hari Tani Nasional, Asri Tadda Soroti Nasib Petani di Tengah Paradoks Pembangunan
Siap Gelar Kembara 2026, PKS Sulawesi Selatan Perkuat Ketahanan Kader dan Semangat Bela Negara
Pecah Kebuntuan Konflik Menahun, DPR Sahkan RUU Reforma Agraria Demi Keadilan Rakyat
Langkah Warga Pegunungan Kini Semakin Aman, Pertamina Resmikan Rehabilitasi Jembatan Gantung Kaluppini di Enrekang
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 22:31 WITA

DORONG PENGUATAN EKONOMI NASIONAL, OJK FOKUS PENGEMBANGAN KEUANGAN DIGITAL Gelar FEKDI DAN IFSE 2026 BERSAMA BI

Kamis, 24 September 2026 - 20:59 WITA

Dialog Kebangsaan LMPI Sulsel Dorong Kolaborasi Masyarakat Perkuat Pencegahan Korupsi

Kamis, 24 September 2026 - 17:27 WITA

Pelindo Sosialisasikan Penataan Peta Peran Korporasi

Kamis, 24 September 2026 - 16:49 WITA

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Imbau Masyarakat Tidak Terpengaruh Informasi Hoaks Kenaikan Harga Pertalite

Kamis, 24 September 2026 - 14:44 WITA

Hari Tani Nasional, Asri Tadda Soroti Nasib Petani di Tengah Paradoks Pembangunan

Berita Terbaru

Berita

Pelindo Sosialisasikan Penataan Peta Peran Korporasi

Kamis, 24 Sep 2026 - 17:27 WITA