Launching Ekosistem Keuangan Inklusif Desa Wisata Kassi Kabupaten Jeneponto

- Penulis

Selasa, 19 November 2024 - 12:33 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JENEPONTO,FILALIN.COM, — Kantor OJK Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat melalui sinergitas bersama TPAKD Provinsi Kabupaten Jeneponto dan PT BPD Sulselbar melaksanakan kegiatan launching program Ekosistem Keuangan Inklusif Di Desa Wisata Kassi Kabupaten Jeneponto yang bertujuan untuk mendorong transformasi sosial, budaya, dan ekonomi desa melalui pengembangan Desa, serta mewujudkan pemerataan pemahaman maupun penggunaan produk/layanan keuangan khususnya bagi masyarakat di wilayah pedesaan.

Kepala OJK Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat Bapak Darwisman melalui sambutannya menyampaikan bahwa sejak dimulainya inkubasi EKI terdapat penambahan penggunaan produk/layanan

keuangan berupa penyaluran kredit sebanyak Rp3,7 miliar kepada 40 orang pelaku UMKM, dana pihak ketiga sebesar Rp565 juta oleh 150 orang nasabah, pembentukan QRIS sebanyak 39 merchant, Pembentukan Agen Bank Sulselbar sebanyak 1 orang, serta pembukaan tabungan Haji sebanyak 28 orang di Desa Kassi Kabupaten Jeneponto.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penjabat Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan, Bapak Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, S.H., M.H.; menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan program Ekosistem Keuangan Inklusif yang telah dilaksanakan oleh OJK Provisi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat dalam rangka meningkatkan Literasi dan inklusi keuangan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan pariwisata di Desa wisata Kassi.

Penjabat Bupati Jeneponto, Bapak Junaedi. B, S.Sos.,M.H. pun menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kantor OJK Sulsel Sulbar dan seluruh pihak yang telah menyukseskan program Ekosistem Keuangan Inklusif di Desa Kassi Kabupaten Jeneponto dan menekankan pentingnya program tersebut untuk mendorong pertumbuhan ekonomi desa, khususnya melalui pengembangan UMKM Desa.

Kedepan program EKI ini akan dilanjutkan pada tahun 2025 dengan memilih desa lainnya. Desa dimaksud tidak hanya terbatas pada desa wisata, namun juga menyasar pada desa dengan potensi sektor usaha produktif unggulan lainnya. (*)

 

 

 

 

 

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SD Inpres Tello Baru 2 Kembangkan Inovasi Berlayar
Rutin Gelar Donor Darah, UIT Makassar Sabet Penghargaan Kemanusiaan dari PMI Sulsel
Siswa SMA Islam Athirah Bone Raih Tiga Prestasi di Alkali Contest 2026 UIN Alauddin Makassar
OJK DORONG INKLUSI KEUANGAN PETANI RUMPUT LAUT MELALUI IMPLEMENTASI e-SEAWEED 
Wujudkan Kawasan Hijau dan Berkelanjutan, NIPAH PARK Dukung Indonesia Green Building Festival 2026 Makassar 
YPKDS Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor untuk Keberlanjutan Program HIV
Kukuhkan Peran Pencetak Pemimpin Masa Depan, FISIP UIT Gelar PKKMB 2026 dan Siapkan Mahasiswa Menyongsong Indonesia Emas 2045
DORONG PENGUATAN EKONOMI NASIONAL, OJK FOKUS PENGEMBANGAN KEUANGAN DIGITAL Gelar FEKDI DAN IFSE 2026 BERSAMA BI
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 21:25 WITA

SD Inpres Tello Baru 2 Kembangkan Inovasi Berlayar

Jumat, 25 September 2026 - 20:26 WITA

Rutin Gelar Donor Darah, UIT Makassar Sabet Penghargaan Kemanusiaan dari PMI Sulsel

Jumat, 25 September 2026 - 19:25 WITA

Siswa SMA Islam Athirah Bone Raih Tiga Prestasi di Alkali Contest 2026 UIN Alauddin Makassar

Jumat, 25 September 2026 - 19:09 WITA

OJK DORONG INKLUSI KEUANGAN PETANI RUMPUT LAUT MELALUI IMPLEMENTASI e-SEAWEED 

Jumat, 25 September 2026 - 17:36 WITA

Wujudkan Kawasan Hijau dan Berkelanjutan, NIPAH PARK Dukung Indonesia Green Building Festival 2026 Makassar 

Berita Terbaru

Berita

SD Inpres Tello Baru 2 Kembangkan Inovasi Berlayar

Jumat, 25 Sep 2026 - 21:25 WITA