Indosat Ooredoo Hutchison Berikan Dukungan Layanan Telekomunikasi Gratis bagi Korban Erupsi Gunung Lewotobi

- Penulis

Jumat, 29 November 2024 - 21:12 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FLORES,NTT, FILALIN.COM, – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) kembali berupaya meringankan beban masyarakat terdampak erupsi Gunung Lewotobi di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur. Setelah memberikan bantuan awal di tahap darurat, Indosat kini melanjutkan upaya dengan bantuan tambahan untuk mendukung pemulihan masyarakat yang terdampak bencana.

Pada tahap pertama, Indosat menyalurkan ratusan paket makanan siap saji, kebutuhan esensial untuk bayi seperti popok dan makanan bayi, serta perlengkapan pengungsian, termasuk tikar, selimut, dan masker kesehatan. Selain itu, layanan komunikasi gratis juga disediakan agar masyarakat dapat tetap terhubung dengan keluarga dan bantuan darurat. Bantuan ini disalurkan langsung di Desa Bokang, Kecamatan Ilebura, pada 8 November 2024, dengan tujuan untuk meringankan beban masyarakat dalam situasi kritis tersebut.

Steve Saerang, SVP Head of Corporate Communications Indosat Ooredoo Hutchison, mengatakan, “Indosat selalu berkomitmen untuk hadir bersama masyarakat, tidak hanya di awal bencana, tetapi juga dalam proses pemulihan yang sama pentingnya. Melalui bantuan awal, kami berusaha memenuhi kebutuhan mendesak masyarakat dan memberikan

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

kebutuhan dasar yang diperlukan di tengah situasi darurat.”

Sebagai bagian dari kelanjutan upaya pemulihan masyarakat terdampak erupsi, Indosat menyalurkan berbagai bentuk bantuan tambahan untuk mendukung pemulihan masyarakat terdampak. Bantuan tersebut mencakup kartu SIM prabayar (Starter Pack) yang ditujukan untuk pelanggan baru guna memastikan komunikasi tetap berjalan di masa pemulihan, serta enam perangkat FWA HiFi Air yang membantu memperkuat akses internet di lokasi bencana. Selain itu, Indosat memberikan kuota internet gratis agar tetap terhubung dengan keluarga dan layanan penting lain. Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan, Indosat juga membagikan ribuan masker kesehatan yang dilengkapi dengan branding kolaboratif untuk membantu masyarakat menjaga kesehatan di tengah situasi darurat dan bahaya abu vulkanik pasca erupsi.

Sebagai langkah tambahan, Indosat juga membawa Base Transceiver Station (BTS) fisik ke salah satu posko utama di sekitar Waigate untuk memperkuat jaringan komunikasi di area terdampak. BTS ini dirancang untuk menyediakan kecepatan internet hingga 112 Mbps dengan jangkauan sinyal yang luas dan kualitas jaringan yang stabil. Solusi ini memungkinkan masyarakat, tim tanggap darurat, dan relawan tetap terhubung tanpa gangguan, mendukung kebutuhan komunikasi penting, termasuk koordinasi darurat dan akses informasi vital. Kehadiran BTS ini menjadi langkah strategis dalam memastikan konektivitas optimal selama masa pemulihan, membantu mempercepat proses bantuan dan pemulihan wilayah terdampak.

“Bantuan lanjutan ini adalah dukungan kami untuk masyarakat terdampak. Kami ingin memastikan bahwa masyarakat tidak hanya mendapat bantuan di masa darurat, tetapi juga didukung selama masa pemulihan. Dengan kolaborasi bersama pemerintah daerah dan BPBD setempat, kami memastikan bantuan ini tepat sasaran dan sesuai kebutuhan, Kami juga

SIARAN PERS

Untuk Segera Dirilis

memastikan jaringan di sekitar posko stabil dan maksimal demi mendukung aktivitas relawan, warga dan masyarakay disana” tambah Steve.

Komitmen Indosat untuk membantu masyarakat yang terkena dampak bencana sejalan dengan nilai perusahaan untuk memberdayakan Indonesia. Dalam setiap kondisi, termasuk masa-masa sulit seperti bencana alam, Indosat hadir dengan semangat gotong royong untuk memberikan solusi yang dapat meringankan beban masyarakat dan mempercepat proses pemulihan wilayah terdampak.

Dengan upaya ini, Indosat berharap dapat menjadi mitra masyarakat yang tangguh dalam menghadapi tantangan bencana, sembari membangun solidaritas demi pemulihan bagi para korban bencana. (*)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sinergi FKM UIT dan Desa Bungaejaya, Mahasiswa S1 Kesmas Gelar Penyuluhan TBC di SDN Borongkaramasa
Bukit Baruga Hadir di Pameran “The Showcase”, Tawarkan Konsep Kawasan Hunian Modern dan Berkelanjutan
KEMBALI LAKSANAKAN PROGRAM LEADERSHIP ENHANCEMENT, SPJM MATANGKAN KOMPETENSI UNTUK KEUNGGULAN LAYANAN DAN BISNIS
Royal Bay Hotel Makassar Usung Konsep “Nostalgia Ramadan”, Hadirkan Suasana dan Cita Rasa Tempo Dulu
Tingkatkan Layanan Pelabuhan, Pelindo Regional 4 Gelar Pelatihan Standardisasi dan Digitalisasi Layanan Tambat
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Perkuat Budaya Manajemen Risiko melalui MWT di Fuel Terminal Luwuk
DPD Gerakan Rakyat Gowa Gelar Konsolidasi Internal Pasca Rakernas
Satu Nelayan Jeneponto Belum Kembali, Basarnas Lakukan Pencarian
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 10:09 WITA

Sinergi FKM UIT dan Desa Bungaejaya, Mahasiswa S1 Kesmas Gelar Penyuluhan TBC di SDN Borongkaramasa

Selasa, 3 Februari 2026 - 09:15 WITA

Bukit Baruga Hadir di Pameran “The Showcase”, Tawarkan Konsep Kawasan Hunian Modern dan Berkelanjutan

Senin, 2 Februari 2026 - 21:00 WITA

KEMBALI LAKSANAKAN PROGRAM LEADERSHIP ENHANCEMENT, SPJM MATANGKAN KOMPETENSI UNTUK KEUNGGULAN LAYANAN DAN BISNIS

Senin, 2 Februari 2026 - 20:56 WITA

Royal Bay Hotel Makassar Usung Konsep “Nostalgia Ramadan”, Hadirkan Suasana dan Cita Rasa Tempo Dulu

Senin, 2 Februari 2026 - 15:23 WITA

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Perkuat Budaya Manajemen Risiko melalui MWT di Fuel Terminal Luwuk

Berita Terbaru