OJK-Media Bersinergi Lakukan Literasi Keuangan Inklusif

- Penulis

Senin, 2 Desember 2024 - 14:32 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

0-0x0-0-0#

i

0-0x0-0-0#

JAKARTA,FILALIN.COM,– Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulselbar mengajak Jurnalis Makassar belajar di kantor Indonesia Stock Exchange (IDX) atau Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. Senin (2/12/2024).

Rombongan Jurnalis Makassar didampingi langsung Kepala OJK Sulselbar Darwisman berkunjung ke Kantor Bursa Efek Indonesia bersama beberapa pimpinan dan Stafnya.

Kunjungan para OJK Sulselbar dan para jurnalis Makassar diterima langsung Direktur Utama BEI, Iman Rachman dan Kepala Unit Pengelolaan Wilayah 3 IDX, Kemas M Rumaiyar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Para awak media asal Makassar ini diajak berkeliling melihat suasana, aktivitas yang ada di kantor Bursa Efek Indonesia sekaligus mengikuti materi Sekolah Pasar Modal.

Darwisman sangat mengapresiasi dan berterima kasih kunjungan ini diterima langsung Direktur Utama BEI, Iman Rachman dan Kepala Unit Pengelolaan Wilayah 3 IDX, Kemas M Rumaiyar.

“Saya mewakili pimpinan OJK Sulsebar dan teman media, terimakasih telah menyambut teman-teman. Terimakasih atas kolaborasi, bisa menjadi ajan Sharing session, capacity building cara berinvestasi yang benar,” ucapnya.

Darwisman kesempatan belajar dan hadir langsung di kantor Bursa Efek Indonesia ini menjadi lebih memperdalam pemahaman literasi dan inklusi keuangan, khususnya untuk para Jurnalis.

“Dari pada main judi online yang ilegal, lebih baik kita berinvestasi. Mudahan materi ini bisa bermanfaat dengan teman teman media,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Unit Pengelolaan Wilayah 3 idx Jabodebek Kemas M Rumaiyar dalam materi dasar Sekolah Pasar Modal. Memberikan beberapa tips dan mainset baru dalam mengelola keuangan.

Kemas mengatakan dalam mengatur keuangan, ada beberapa hal dasar yang mesti menjadi perhatian, seperti stop lakukan pemborosan, bisa memberikan barang yang ingin dibeli dan sesuai keperluan.

“Penghasilan naik, pengeluaran jangan naik, hasilnya tidak akan ada peningkatan finansial. Hindari hutang untuk beli barang konsumsi dan mulai berinvestasi,” ucapnya.

Ia juga menyampaikan beberapa tips memilih investasi yang cocok untuk pemula. Seperti memperhatikan budget, evaluasi diri dan harus bisa menentukan tujuan investasi.

“Jangan memaksakan jika anggaran belum cukup, kalau anda pribadi yang suka deg-degan jangan pilih instrumen investasi seperti saham, reksadana, ETF. Lebih cocok di obligasi, emas,” ungkapnya. (*)

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Riset Siswa SMP Islam Athirah Makassar Raih Emas di OPSI 2026
ROAD TO 6TH ANNIVERSARY, VASAKA HOTEL MAKASSAR GELAR CSR DONOR DARAH DAN CEK KESEHATAN GRATIS
Perkuat Stabilisasi Harga Cabai, TPID Sulsel Hadirkan Gerakan Pangan Murah di Makassar
LAZ Hadji Kalla Kembali Laksanakan Gema Sound System, Bantu 90 Masjid dan 30 Pesantren
FISIP UIT Evaluasi Kurikulum, Dorong Pembelajaran Berbasis Outcome dan Teknologi
FKM UIT Sambut Mahasiswa Baru 2026 melalui PKKMB dan Kuliah Tamu: Menyiapkan Generasi Kesehatan Masyarakat yang Sehat, Unggul, dan Berkarakter
Bukit Baruga Buka Peluang Penghasilan Tambahan lewat Program Baruga Friends
RUPSLB Indosat Sahkan Perpanjangan Masa Jabatan President Director dan CEO, Perkuat Transformasi Berbasis AI dan Pertumbuhan Inklusif
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 09:51 WITA

Riset Siswa SMP Islam Athirah Makassar Raih Emas di OPSI 2026

Rabu, 30 September 2026 - 21:22 WITA

ROAD TO 6TH ANNIVERSARY, VASAKA HOTEL MAKASSAR GELAR CSR DONOR DARAH DAN CEK KESEHATAN GRATIS

Rabu, 30 September 2026 - 21:17 WITA

Perkuat Stabilisasi Harga Cabai, TPID Sulsel Hadirkan Gerakan Pangan Murah di Makassar

Rabu, 30 September 2026 - 21:00 WITA

LAZ Hadji Kalla Kembali Laksanakan Gema Sound System, Bantu 90 Masjid dan 30 Pesantren

Rabu, 30 September 2026 - 16:53 WITA

FISIP UIT Evaluasi Kurikulum, Dorong Pembelajaran Berbasis Outcome dan Teknologi

Berita Terbaru