Asuransi Parametrik Dinilai Cocok Untuk Wilayah Rawan Bencana

- Penulis

Rabu, 11 Desember 2024 - 11:39 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR,FILALIN.COM,– OJK telah memiliki kebijakan dalam penudukung pembiayaan UMKM termasuk sektor pertanian, perikanan dan peternakan di antaranya melalui beberapa kebijakan seperti:

• Perbankan: SEOJK No 24 /SEOJK.03/2021 Tentang Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko Untuk Risiko Kredit Dengan Menggunakan Pendekatan Standar Bagi Bank Umum

• IKNB: POJK No 10 /POJK.05/2022 Tentang Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

• Pasar Modal: POJK No 8 TAHUN 2024 Tentang Produk Asuransi dan Saluran

Pemasaran Produk Asuransi

Selain itu, saat ini juga terdapat asuransi parametrik adalah salah satu inovasi dalam industri asuransi yang menawarkan solusi perlindungan berbasis parameter yang telah ditentukan sebelumnya, bukan pada kerugian aktual yang terjadi. Asuransi ini sangat relevan di wilayah yang rentan terhadap bencana alam, termasuk wilayah pertanian dan perkebunan di Indonesia. Asuransi parametrik ini bermanfaat untuk memitigasi risiko iklim, kepastian keuangan, dukungan peningkatan produktivitas. Hali ini menjadi solusi inovatif untuk:

• Pertanian berbasis pangan utama, seperti padi dan jagung.

• Perkebunan strategis, seperti kelapa sawit, kakao, dan pisang Cavendish.

• Perikanan dan peternakan, yang juga dipengaruhi oleh risiko cuaca.

 

Dalam mendorong pengembangan ekonomi daerah, Kantor OJK Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat bersama TPAKD memiliki berbagai program pengembangan akses keuangan yaitu:

• Program Hapus Ikatan Rentenir di Sulawesi:

2022 s.d TW III 2024:

823.606 debitur

Rp26,47 triliun didominasi sektor pertanian (46,08%)

• Program Pemberdayaan, Pendampingan dan Pembiayaan UMKM Unggulan Sulawesi Selatan yang Berorientasi Ekspor (UMKM Baji’na)

71 peserta pendampingan inkubasi UMKM berorientasi ekspor dan 30 UMKM telah melakukan ekspor sampai dengan Tahun 2024 yang awalnya pada tahun 2022 sebanyak 5 UMKM. Adapun Komoditas yang diperdagangkan diantaranya Kunyit dan Merica Bubuk yang diekspor ke Saudi Arabia, Kerajinan Anyaman dari Daun Lontar ke Malaysia, Kopi

Kalosi Enrekang ke Asia dan Hongkong

• Program Pemberdayaan Ekosistem Bisnis UMKM melalui Klasterisasi

Posisi s.d. TW III 2024

1.300 klaster

19.971 debitur

Rp681 miliar plafond kredit

Penyaluran Kredit di dominasi pada Sektor Pertanian, Perburuan dan Kehutanan (46%) dengan jumlah klaster sebanyak 599 dan jumlah debitur sebanyak 9.947

• Ekosistem Keuangan Inklusif Akuisisi NoA

DPK: 150 rekening, Rp565 juta

Kredit/Pembiayaan : 40 debitur UMKM, Rp3,7 Miliar

Asuransi: 20 polis

Pembentukan Agen Bank Sulselbar: 1 orang

Pembuatan QRIS: 39 QRIS Merchant Tabungan Haji: 28 Orang

• Ekosistem Pondok Pesantren Inklusif Keuangan Syariah (EPIKS)

• Serta berbagai program high impact yang memberikan dampak pada perekonomian dan kesejahteraan masyarakat contohnya program budidaya pisang cavendish dan kakao. (*)

 

 

 

 

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KALLA Peringati 74 Tahun Perjalanan dengan Semangat “Better Together, Closer Hearts, Brighter Tomorrow”
Mulai 2027, OJK Ambil Alih Pengawasan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis
Kanwil BPN Sulsel Perkuat Koordinasi Program Strategis ATR/BPN
Haka Auto Ajak Komunitas Rasakan Efisiensi BYD M6 DM dan Teknologi V2L
Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan Raih Dua Penghargaan pada International Association of Business Communicators (IABC) Indonesia Awards 2026
Komisi V DPR Tinjau Layanan Pelabuhan Makassar
Dorong Guru Melek AI , MAFIDO Makassar Kolaborasi dengan KKG 
Tim Cara’de PPK Ormawa BEM KMF TP UH Gelar Lokakarya dan Paparkan Hasil Program Smart Hydro-Feed Farming di Desa Tinggimae
Berita ini 8 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 16:40 WITA

KALLA Peringati 74 Tahun Perjalanan dengan Semangat “Better Together, Closer Hearts, Brighter Tomorrow”

Sabtu, 19 September 2026 - 16:22 WITA

Mulai 2027, OJK Ambil Alih Pengawasan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis

Sabtu, 19 September 2026 - 15:40 WITA

Kanwil BPN Sulsel Perkuat Koordinasi Program Strategis ATR/BPN

Sabtu, 19 September 2026 - 13:14 WITA

Haka Auto Ajak Komunitas Rasakan Efisiensi BYD M6 DM dan Teknologi V2L

Sabtu, 19 September 2026 - 09:54 WITA

Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan Raih Dua Penghargaan pada International Association of Business Communicators (IABC) Indonesia Awards 2026

Berita Terbaru