Disparitas Harga Cabai Rawit Sulsel Cukup Panjang

- Penulis

Selasa, 22 November 2022 - 12:39 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

FILALIN, MAKASSAR – Berdasarkan riset pasar ditemukan petani cabai mengalami disparitas harga cukup panjang hingga sampai ke konsumen.

Hal tersebut dijelaskan Kepala Kanwil VI Makassar, Hilman Pujana pada Fokus Group Discussion Market Study Komoditas Cabai Rawit di Provinsi Sulawesi Selatan, di Macora Ballroom, The Rinra Hotel, Jl Metro Tanjung Bunga, Selasa (21/11/2022).

Dijelaskan Hilman ketika melihat alur distribusi cabai, pemenuhan kebutuhan di wilayah Sulawesi Selatan sendiri komoditas cabe rawit di Sulsel ini mampu memenuhi permintaan di pulau lain. Sehingga perlu dirumuskan agar semua bisa memperoleh dari komoditas ini.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pertama untuk petani, tentu harga yang fluktuatif juga sangat memberatkan untuk teman-teman petani. Jadi saat harga murah mereka akan sangat sulit untuk memanen. Dari sisi konsumen kalau harga fluktuatif tinggi juga perlu dijaga angka inflasinya,” ujarnya.

KPPU akan melakukan rumusan dengan memberi saran dan pertimbangan sebagai output baik kepada pemerintah daerah maupun pemerintah pusat apabila memang permasalahan ini sampai pada skala nasional.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pertumbuhan Penjualan Meroket, Kalla Toyota Gelar Pameran Otomotif Terbesar di Indonesia Timur  
OJK DORONG GENERASI MUDA PAHAMI PELUANG DAN RISIKO TOKENISASI ASET NYATA
BI Perkuat Layanan Rupiah, Dorong Ekonomi Lokal, dan Lestarikan Budaya melalui Ekspedisi Rupiah Berdaulat Sulawesi Selatan 2026
Pelindo Kembali Layani Ship-to-Ship di Nipa, Perkuat Peran Indonesia di Jalur Pelayaran Internasional
IB FAIR KE-11 UIN ALAUDDIN MAKASSAR ANGKAT TANTANGAN EKONOMI SYARIAH DI ERA AI, AKADEMISI DAN PRAKTISI BERTEMU DALAM SEMINAR NASIONAL
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Uji Coba Clusterisasi Layanan Biosolar di SPBU Kota Makassar
Dari Masjid untuk Ekonomi Umat, Al-Markaz dan BI Sulsel Dorong Literasi Keuangan Syariah
OJK Cabut Izin Porto Ventura Kapital, Sekar Putih Djarot: Hak Debitur dan Kreditur Harus Diselesaikan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:33 WITA

Pertumbuhan Penjualan Meroket, Kalla Toyota Gelar Pameran Otomotif Terbesar di Indonesia Timur  

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:10 WITA

OJK DORONG GENERASI MUDA PAHAMI PELUANG DAN RISIKO TOKENISASI ASET NYATA

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:24 WITA

BI Perkuat Layanan Rupiah, Dorong Ekonomi Lokal, dan Lestarikan Budaya melalui Ekspedisi Rupiah Berdaulat Sulawesi Selatan 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 - 09:53 WITA

Pelindo Kembali Layani Ship-to-Ship di Nipa, Perkuat Peran Indonesia di Jalur Pelayaran Internasional

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:48 WITA

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Uji Coba Clusterisasi Layanan Biosolar di SPBU Kota Makassar

Berita Terbaru