Siswa SD, SMP, SMA Hingga Disabilitas Berat Akan Dapat BLT, Ini Syaratnya

- Penulis

Selasa, 29 November 2022 - 14:03 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Istock

i

Foto: Istock

FILALIN, JAKARTA – Siswa SD, SMP, SMA Sederajat serta Disabilitas berat bisa mendapatkan bansos, anak-anak sekolah walaupun tidak memiliki Kartu Indonesia Pintar (KIP), juga akan mendaptkan bantuan dari pemerintah.

Program Kerja Harapan atau di sebut dengan PKH ialah Program pemberian bantuan sosial bersyarat kepada keluarga miskin (KM) yang di tetapkan sebagai keluarga penerima manfaat.

Di kutip dari laman Kementrian Sosial Repoblik Indonesia Program kerja Bansos tersebut memiliki tujuan sebagai penanggulangan kemiskinan, sejak tahun 2007. Program ini juga sangat dikenal dengan sebutan Conditional Cash Transfer (CCT), program ini sudah terbukti dan cukup berhasil dalam menanggulangi kemiskinan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ada 2 jenis bantuan sosial PKH pada tahun 2019 yaitu Bantuan Tetap dan Bantuan Komponen, sala satunya yakni Bantuan Komponen diantaranya:

1. SD : 900.000,-

2. SMP : 1.500.000-

3. SMA : 2.000.000,-

4. Disabilitas Berat : 2.400.000,-

Bantuan diberikan maksimal untuk 4 jiwa dalam satu keluarga.

Seperti yang sudah di ketahui syarat-syarat yang harus dipenuhi untuk mendapatkan bantuan anak sekolah ialah:

1. Wajib memiliki Kartu Indonesia Pintar

2. Wajib terdaftar di lembaga formal maupun non formal berdasarkan daerah masing-masing

3. Harus daftar di Data Pokok Pendidikan (Dapodik)

4. Keluarga yang tidak memiliki Kartu Indinesia Pintar (KIP) masih bisa mendapatkan bantua BLT

5. Daftar diri dengan membawa Kartu Keluarga Sejahtra (KKS) ke Dinas Pendidikan terdekat

6. KKS bisa di dapatkan dengan meminta surat keterangan tidak mampu (SKTM) dari RT/RW setempat.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

25 Dosen UIT Makassar Raih Pendanaan Kemdiktisaintek 2026
Andi Irwan Wirasasti Kritisi Validitas Indikator Kinerja dan Efektivitas Anggaran Sektor Kelautan dan Pangan
OJK DAN KEMENTERIAN EKONOMI KREATIF PERKUAT KOLABORASI PENGEMBANGAN INOVASI KEUANGAN DIGITAL BERBASIS WEB3
DUKUNG PROGRAM PRIORITAS NASIONAL, OJK PERKUAT EKOSISTEM PESANTREN MELALUI LITERASI DAN PERLUASAN AKSES KEUANGAN SYARIAH
Jawab Kebutuhan Peserta, Direksi Baru BPJS Kesehatan Beberkan 8 Program Andalan
Prodi Ilmu Komunikasi FISIP UIT Sambut Tim Asesor LAMSPAK, Targetkan Akreditasi Unggul
Proyeksi Ambisius OJK: Sulap Pasar Modal Jadi Poros Investasi Hijau dan Derivatif di 2030
Pemkot Makassar Perkuat Implementasi SAKIP, Wali Kota Minta Komitmen dan Konsistensi Kinerja
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 11:15 WITA

25 Dosen UIT Makassar Raih Pendanaan Kemdiktisaintek 2026

Rabu, 15 April 2026 - 23:11 WITA

Andi Irwan Wirasasti Kritisi Validitas Indikator Kinerja dan Efektivitas Anggaran Sektor Kelautan dan Pangan

Rabu, 15 April 2026 - 14:10 WITA

OJK DAN KEMENTERIAN EKONOMI KREATIF PERKUAT KOLABORASI PENGEMBANGAN INOVASI KEUANGAN DIGITAL BERBASIS WEB3

Rabu, 15 April 2026 - 14:06 WITA

DUKUNG PROGRAM PRIORITAS NASIONAL, OJK PERKUAT EKOSISTEM PESANTREN MELALUI LITERASI DAN PERLUASAN AKSES KEUANGAN SYARIAH

Rabu, 15 April 2026 - 11:07 WITA

Prodi Ilmu Komunikasi FISIP UIT Sambut Tim Asesor LAMSPAK, Targetkan Akreditasi Unggul

Berita Terbaru

Berita

25 Dosen UIT Makassar Raih Pendanaan Kemdiktisaintek 2026

Kamis, 16 Apr 2026 - 11:15 WITA