November 2022 Sulsel Inflasi Sebesar 0,25 Persen

- Penulis

Jumat, 2 Desember 2022 - 08:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Filalin, Makassar- Sulawesi Selatan (Sulsel) mengalami inflasi bulanan sebesar 0,25% (mtm), setelah bulan sebelumnya mengalami deflasi sebesar 0,18% (mtm), Jumat (2/12/2022).

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Selatan, Causa Iman Karana mengatakan inflasi Sulsel berada di posisi lebih tinggi dibandingkan Nasional dan Sulampua yang masing-masing tercatat mengalami inflasi sebesar 0,09% dan 0,21% (mtm).

“Utamanya disebabkan oleh lebih tingginya inflasi pada kelompok bahan makanan, perumahan dan transportasi,” kata pria yang akrab disapa Pak Cik tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Secara spasial, dari 5 kota IHK (Bulukumba, Makassar, Palopo, Pare-pare, dan Watampone) di Sulsel, Kota Makassar merupakan daerah yang mengalami inflasi bulanan tertinggi sebesar 0,31% (mtm), sedangkan deflasi bulanan terendah dialami oleh Kota Palopo sebesar -0,19% (mtm).

Secara tahun kalender, Sulsel tercatat mengalami inflasi sebesar 5,03% (ytd), meningkat dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 4,76% (ytd). Sementara itu, secara tahunan, Sulsel tercatat mengalami inflasi sebesar 6,00% (yoy).

Inflasi bulanan di Sulsel pada November 2022 disumbang oleh Kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau, Kelompok Perumahan, Air, Listrik, dan Bahan Bakar Rumah Tangga, dan Kelompok Transportasi dengan andil inflasi masing-masing sebesar 0,12%; 0,05% dan 0,5% (mtm).

Inflasi pada Kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau tercatat sebesar 0,40% (mtm) utamanya dipengaruhi oleh kenaikan harga bawang merah, tomat, dan ikan layang.

Sementara itu, kenaikan harga sewa dan kontrak rumah juga turut menyumbang tekanan inflasi khususnya pada Kelompok Perumahan, Peralatan, dan Pemeliharaan Rutin Rumah Tangga sehingga mengalami inflasi bulanan sebesar 0,40% (mtm).

Inflasi pada Kelompok Transportasi sebesar 0,28% (mtm) utamanya disumbang oleh kenaikan tarif angkutan udara sejalan dengan tren peningkatan permintaan menjelang libur akhir tahun. Di sisi lain, inflasi lebih tinggi tertahan oleh deflasi pada Kelompok Informasi, Komunikasi, dan Jasa Keuangan.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dorong Generasi Qur’ani di Desa, LAZ Hadji Kalla Gelar Tahfidz Camp
Pelindo Regional 4 Perkuat Budaya Lewat Breakfast with Leader
Konsisten Bangun Ruang Kolaborasi yang Ramah UMKM, Bukit Baruga Kembali Gelar Baruga Market
Pertamina Patra Niaga Perkuat Penyaluran LPG 3 Kg di Sejumlah Wilayah Sulawesi
Lanjutkan Penguatan Kompetensi, PJM Gelar Endorsement Sertifikat Pandu Angkatan IV
OJK DORONG MASYARAKAT NELAYAN JENEPONTO CAKAP KELOLA KEUANGAN DAN WASPADA INVESTASI ILEGAL
OJK BERSAMA PEMERINTAH KABUPATEN PASANGKAYU GELAR LITERASI KEUANGAN MENYASAR PELAJAR, PELAKU UMKM, DAN KAUM PEREMPUAN
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Apresiasi Perhatian Masyarakat dan PKC PMII Sulsel terhadap Penyaluran BBM
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 21:19 WITA

Dorong Generasi Qur’ani di Desa, LAZ Hadji Kalla Gelar Tahfidz Camp

Selasa, 22 September 2026 - 12:36 WITA

Pelindo Regional 4 Perkuat Budaya Lewat Breakfast with Leader

Selasa, 22 September 2026 - 11:44 WITA

Konsisten Bangun Ruang Kolaborasi yang Ramah UMKM, Bukit Baruga Kembali Gelar Baruga Market

Selasa, 22 September 2026 - 10:26 WITA

Pertamina Patra Niaga Perkuat Penyaluran LPG 3 Kg di Sejumlah Wilayah Sulawesi

Selasa, 22 September 2026 - 10:08 WITA

Lanjutkan Penguatan Kompetensi, PJM Gelar Endorsement Sertifikat Pandu Angkatan IV

Berita Terbaru