Tim Cara’de PPK Ormawa BEM KMF TP UH Gelar Lokakarya dan Paparkan Hasil Program Smart Hydro-Feed Farming di Desa Tinggimae

- Penulis

Sabtu, 19 September 2026 - 08:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR,FILALIN.COM, – Tim Cara’de BEM KMF TP Universitas Hasanuddin melalui Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) 2026 melaksanakan kegiatan lokakarya berupa pemaparan hasil pelaksanaan program Smart Hydro-Feed Farming di Kantor Desa Tinggimae, Kecamatan Barombong, Kabupaten Gowa. Kegiatan tersebut berlangsung pada pukul 15.30 WITA dan menjadi salah satu tahapan penting dalam menyampaikan capaian program sekaligus mendorong keberlanjutan program di tingkat desa.

 

Lokakarya ini dihadiri oleh tim pengelola Smart Hydro-Feed Farming serta aparat Desa Tinggimae. Dalam kegiatan tersebut, Tim Cara’de memaparkan berbagai hasil yang telah dicapai selama pelaksanaan program, mulai dari penerapan konsep integrasi pertanian dan perikanan, pemanfaatan teknologi dalam mendukung pengelolaan, hingga mekanisme pengoperasian dan pemeliharaan sistem yang telah dikembangkan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Pemaparan tidak hanya berfokus pada hasil program, tetapi juga memberikan pemahaman kepada tim pengelola mengenai tata kelola dan keberlanjutan Smart Hydro-Feed Farming setelah rangkaian kegiatan PPK Ormawa berakhir. Tim pengelola diberikan penjelasan mengenai mekanisme pengelolaan, pemanfaatan sarana yang telah tersedia, serta pentingnya pemeliharaan agar program dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Tinggimae.

 

Ketua Tim Cara’de, Yunita Azzahra, menyampaikan harapannya agar program yang telah dirintis bersama dapat terus dilanjutkan oleh masyarakat dan tim pengelola di Desa Tinggimae.

 

«“Kami berharap ketika program kami sudah selesai, tim pengelola dapat melanjutkan program Smart Hydro-Feed Farming secara mandiri. Apa yang telah kami bangun selama pelaksanaan PPK Ormawa ini bukan hanya berhenti pada kegiatan mahasiswa, tetapi dapat terus dikembangkan dan dimanfaatkan oleh masyarakat Desa Tinggimae,” ujar Yunita Azzahra.»

 

Menurutnya, keberlanjutan program menjadi salah satu hal penting yang perlu dipersiapkan sejak awal sehingga manfaat dari program tidak berhenti setelah masa pendampingan Tim Cara’de selesai. Kolaborasi antara tim pengelola, aparat desa, dan masyarakat diharapkan dapat menjadi modal dalam menjaga keberlangsungan serta mengembangkan program sesuai dengan kebutuhan dan potensi desa.

 

Kegiatan lokakarya kemudian dilanjutkan dengan diskusi bersama tim pengelola dan aparat desa. Diskusi membahas berbagai hal terkait pengelolaan, pemeliharaan, pengembangan program, serta langkah-langkah yang dapat dilakukan setelah berakhirnya program PPK Ormawa 2026.

 

Melalui kegiatan ini, Tim Cara’de BEM KMF TP UH menegaskan komitmennya untuk tidak hanya menghadirkan inovasi melalui Smart Hydro-Feed Farming, tetapi juga mempersiapkan proses transfer pengetahuan dan pengelolaan agar program dapat berkelanjutan di Desa Tinggimae. Lokakarya ini menjadi bagian dari upaya membangun kemandirian tim pengelola sehingga program yang telah dikembangkan dapat terus memberikan dampak dan manfaat bagi masyarakat secara berkelanjutan. (*)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Komisi V DPR Tinjau Layanan Pelabuhan Makassar
Dorong Guru Melek AI , MAFIDO Makassar Kolaborasi dengan KKG 
Manager PLN UPT Makassar Audiensi dengan Kapolres Enrekang, Bahas Mitigasi Karhutla dan Pengamanan Aset Transmisi
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Makassar Lebih dari 60.000 Tabung Sepanjang September
Field Trip Science Athirah: Menanam Mangrove, Menjaga Masa Depan Lingkungan
KPPU DAN AMSI BAHAS DAMPAK AI TERHADAP   PERSAINGAN USAHA DI INDUSTRI MEDIA DIGITAL
Pegadaian Kanwil VI SulSelBarRa Maluku Dorong UMKM Naik Kelas melalui Pelatihan Barista di Mall Nipah Makassar
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Blokir Lebih dari 11.000 QR Code BBM Subsidi
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 09:32 WITA

Komisi V DPR Tinjau Layanan Pelabuhan Makassar

Sabtu, 19 September 2026 - 09:29 WITA

Dorong Guru Melek AI , MAFIDO Makassar Kolaborasi dengan KKG 

Sabtu, 19 September 2026 - 08:49 WITA

Tim Cara’de PPK Ormawa BEM KMF TP UH Gelar Lokakarya dan Paparkan Hasil Program Smart Hydro-Feed Farming di Desa Tinggimae

Jumat, 18 September 2026 - 20:10 WITA

Manager PLN UPT Makassar Audiensi dengan Kapolres Enrekang, Bahas Mitigasi Karhutla dan Pengamanan Aset Transmisi

Jumat, 18 September 2026 - 19:08 WITA

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Makassar Lebih dari 60.000 Tabung Sepanjang September

Berita Terbaru

Berita

Komisi V DPR Tinjau Layanan Pelabuhan Makassar

Sabtu, 19 Sep 2026 - 09:32 WITA