Sampah Plastik Buyarkan Pemandangan Indah Pantai Losari

- Penulis

Minggu, 4 Desember 2022 - 13:03 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

FILALIN, MAKASSAR – Pemandangan bibir Pantai Losari yang kerap di sebut pantai batu di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, kini kondisinya kian memburuk. Di karenakan banyak sampah plastik yang mengapung di bibir pantai, Minggu (04/12/22).

Ditambah lagi, perilaku buruk sebagian warga dengan sengaja membuang sampah plastik yang membuat penglihatan tak enak di pantai yang menjadi kebanggaan warga Kota Daeng tersebut.

Dari pantauan Filalin.com, sampah plastik sisa air kemasan gelas dan botol plastik berbagai merek berserakan. Sampah-sampah plastik itu terapung di pinggir Pantai Losari.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Nurhasriani saat di wawancara di lokasi yang sedang makan bubur ayam mengaku jika dirinya tidak-menahu asal-usul limbah plastik yang menggenangi pinggir Pantai Losari.

“Saya biasa makan bubur ayam di sini (Pantai Losari). Saya melihat banyak sampah plastik dan tidak tahu dari mana,” ucap Nurhasriani kepada Filalin.com

Ia juga berharap kepada pihak pemerintah setempat agar bisa membenahi pantai Losari agar Bisa bersih dari sampah

“Semoga permintaan bisa secepatnya membariskan sampah plastik yang ada di pinggir pantai soalnya Makassar kota dunia,” tutup.

Dari pemandangan sampah plastik yang mengapung tersebut, banyak warga atau pengunjung Pantai Losari yang menikmati hari libur.

Mereka kecewa dengan perilaku pihak tidak bertanggung jawab yang dengan sengaja merusak pesona pinggir Pantai Losari, terutama membuang sampah ke laut.

Diketahui sampah-sampah laut atau biasa kita sebut dengan marine debris diklasifikasi dengan berbagai ukuran, dari yang terlihat sampai yang tidak terlihat oleh mata.

Tentu semuanya berbahaya bagi lingkungan, satwa, dan manusia. Bisa juga berdampak ke manusia karena mikroplastik yang masuk dalam rantai makanan akan berakhir juga dalam tubuh manusia saat memakan hidangan laut.

Sampah yang mengendap juga akan menghasilkan gas metana sehingga berpengaruh pada perubahan iklim.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SD Inpres Tello Baru 2 Kembangkan Inovasi Berlayar
Siswa SMA Islam Athirah Bone Raih Tiga Prestasi di Alkali Contest 2026 UIN Alauddin Makassar
YPKDS Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor untuk Keberlanjutan Program HIV
Kukuhkan Peran Pencetak Pemimpin Masa Depan, FISIP UIT Gelar PKKMB 2026 dan Siapkan Mahasiswa Menyongsong Indonesia Emas 2045
Dialog Kebangsaan LMPI Sulsel Dorong Kolaborasi Masyarakat Perkuat Pencegahan Korupsi
Perkuat Pemahaman Pembelajaran Sentra, Guru BBH dan TK Islam Athirah Antusias Belajar
LMPI Sulsel Gelar Dialog Kebangsaan, Bahas Peran Akademisi, Ormas, LSM, OKP dan Jurnalis dalam Pemberantasan Korupsi
Dorong Guru Melek AI , MAFIDO Makassar Kolaborasi dengan KKG 
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 21:25 WITA

SD Inpres Tello Baru 2 Kembangkan Inovasi Berlayar

Jumat, 25 September 2026 - 19:25 WITA

Siswa SMA Islam Athirah Bone Raih Tiga Prestasi di Alkali Contest 2026 UIN Alauddin Makassar

Jumat, 25 September 2026 - 09:32 WITA

YPKDS Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor untuk Keberlanjutan Program HIV

Jumat, 25 September 2026 - 07:29 WITA

Kukuhkan Peran Pencetak Pemimpin Masa Depan, FISIP UIT Gelar PKKMB 2026 dan Siapkan Mahasiswa Menyongsong Indonesia Emas 2045

Kamis, 24 September 2026 - 20:59 WITA

Dialog Kebangsaan LMPI Sulsel Dorong Kolaborasi Masyarakat Perkuat Pencegahan Korupsi

Berita Terbaru

Berita

SD Inpres Tello Baru 2 Kembangkan Inovasi Berlayar

Jumat, 25 Sep 2026 - 21:25 WITA