OPERATIONAL EXCELLENCE 24 JAM: SPJM GENCAR TINGKATKAN KUALITAS LAYANAN DI PERAIRAN SUNGAI MAHAKAM

- Penulis

Rabu, 18 Februari 2026 - 15:59 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR,FILALIN.COM, – PT Pelindo Jasa Maritim (SPJM) Grup, subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang Marine, Equipment, Port Services, Dredging dan Shipyard (MEPS) menyambut antusias pemberlakuan kegiatan pengolongan 24 jam di perairan Sungai Mahakam dengan melakukan upaya optimal dari sisi kesiapan operasional, sarana dan prasarana pemanduan, serta teknologi pendukung.

Sebagaimana diketahui bahwa seluruh instansi baik dari pemerintah, instansi teknis, dan pelaku usaha pelayaran telah melakukan langkah kolaboratif untuk merumuskan strategi terkait isu keselamatan dan juga kepadatan kapal di perairan Sungai Mahakam dengan mempertimbangkan keamanan infrastruktur vital dan juga kelancaran alur lalu lintas perairan. Hingga akhirnya tercetus salah satu strategi yaitu dengan memberlakukan kegiatan pengolongan selama 24 jam.

Direktur Operasi dan Teknik SPJM, Edward Napitupulu menyampaikan “Sebagai bagian dari Pelindo Grup yang menangani kegiatan pemanduan dan penundaan di perairan Sungai Mahakam kami menyambut baik inisiasi pemerintah melalui KSOP Kelas I Samarinda yang memberlakukan kegiatan pengolongan 24 jam sebagai alternatif solusi untuk kelancaran kegiatan dan juga mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.”

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selaras dengan Edward, Senior Manager wilayah 4, Al Abrar menjelaskan “Kami segera melakukan persiapan-persiapan operasional yang diperlukan untuk optimalisasi pelayanan selama 24 jam mencakup pengolongan di Martadipura, Tenggarong, Mahulu, Mahakam, dan Mahkota. Pada pola lama, pengolongan kapal turun dimulai jam 06.00 wita – 10.00 wita dengan perubahan pola baru maka jadwal pengolongan akan menjadi 2 x pengolongan naik dan 2 x pengolongan turun. Untuk itu, dari sisi SDM selain melakukan penyegaran terhadap personil eksiting, kami juga akan melakukan penambahan jumlah pandu sebanyak 10 orang sehingga nanti total pandu adalah 42 orang dengan skill dan pengalaman yang mumpuni serta sertifikasi yang mengacu pada ketentuan yang berlaku. Selain itu juga akan dilakukan evaluasi untuk mengukur performa kapal tunda yang ada. Selanjutnya untuk pelayanan tunda escort di Mahulu kami juga akan menyiapkan 1 unit kapal tunda escort sebagai penambah sarpras eksisting yang sudah ada yaitu 3 unit kapal tunda assist.”

Dari sisi dukungan teknologi SPJM telah menyiapkan planning and control room (PnC) terintegrasi termasuk penigkatan kapasitas Automatic Identification System (AIS) untuk pemantauan pelayanan secara real-time, standarisasi layanan, integrasi data peningkatan keselamatan kerja (HSSE), serta transparansi layanan yang lebih baik.

Lebih lanjut Edward menambahkan “Upaya-upaya tersebut tentunya harus dilakukan dengan berkelanjutan. Selain itu, mengingat bahwa kegiatan pemanduan dan penundaan mengutamakan peran serta aktif semua pihak dalam menegakkan keselamatan berlayar, maka butuh dukungan dari seluruh pihak terkait agar kegiatan kapal di perairan Sungai Mahakam dapat berjalan dengan lancar sehingga pengguna jasa mendapatkan pelayanan yang lebih cepat, (*)

 

 

 

 

 

 

 

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mitsubishi Akui Terlambat Laporkan Akuisisi PT Coates Hire Indonesia ke KPPU
Laba Bersih Tembus 206% dari Target, Kinerja Keuangan Pelindo Jasa Maritim Wilayah 2 Tetap Moncer hingga Mei 2026
Kadis Perkimtan Gowa Jadi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi PBG, Langsung Ditahan
Prodi M.Kes UIT Jalani Asesmen Lapangan dari Tim Asesor LAM PTKes, Targetkan Akreditasi Unggul.
Andi Sultan Jadi Pembuka Ujian Tutup Tesis Pascasarjana Unifa Makassar
Car Meet Kalla Toyota Jadi Ajang Silaturahmi Komunitas Otomotif, Hadirkan Fitra Eri hingga Om Mobi
Perkuat Kesiapsiagaan, Kalla Rescue Berlatih di Pulau Samalona 2026
Satu pendaki patah kaki dievakuasi dari Bulu Saukang
Berita ini 10 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:16 WITA

Mitsubishi Akui Terlambat Laporkan Akuisisi PT Coates Hire Indonesia ke KPPU

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:11 WITA

Laba Bersih Tembus 206% dari Target, Kinerja Keuangan Pelindo Jasa Maritim Wilayah 2 Tetap Moncer hingga Mei 2026

Kamis, 18 Juni 2026 - 10:29 WITA

Kadis Perkimtan Gowa Jadi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi PBG, Langsung Ditahan

Kamis, 18 Juni 2026 - 10:25 WITA

Prodi M.Kes UIT Jalani Asesmen Lapangan dari Tim Asesor LAM PTKes, Targetkan Akreditasi Unggul.

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:53 WITA

Andi Sultan Jadi Pembuka Ujian Tutup Tesis Pascasarjana Unifa Makassar

Berita Terbaru