Modus Kejahatan Baru Menyamar Jadi Kurir Lalu Kirimkan APK via Whatsapp: Sekali Klik, Isi Uang di Rekening Lenyap

- Penulis

Selasa, 6 Desember 2022 - 14:06 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FILALIN – Modus kejahatan baru kembali viral di sosial media. Modus kali ini cukup mampu mengelabuhi kalian karena jika kurang jeli, maka kamu akan menjadi korbannya.

Kejadian ini dibagikan oleh akun bernama Evan Abu Muhammad (evan_neri.tftt) di instagram 5 hari yang lalu.

“Ini modus kejahatan siber yang baru. Pelaku pura-pura dari jasa ekspedisi lalu mengirimkan file dengan ekstensi APK. Kalau tidak jeli dan hanya melihat judul file, bakal terkecoh pingin nge-klik dan unduh filenya. Perhatikan dulu ekstensinya apa. File dengan ekstensi APK adalah aplikasi yang berjalan utk OS android,” tulis Evan di Instagram dibarengi unggahan foto contoh modus penipuan dengan pengiriman file APK.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lanjutnya, dalam kasus ini, jika korban terlanjur mengunduh file tersebut dan tanpa diketahui korban, saldo di rekening akan langsung bisa dialihkan oleh si penipu. Setelah kejadian ini juga, korban mengaku tidak pernah menjalankan atau membuka aplikasi apapun dan mengisi user id maupun password pada situs lain.

“Diduga file yang dikirimkan oleh pelaku dan diunduh oleh korban tersebut adalah exploit yang berjalan di latar belakang untuk mengambil data korban (seperti aplikasi perbankan yg dibuka oleh korban lalu mengintip user ID dan password), atau istilah dalam dunia hacking disebut sniffing,” tulisnya lebih lanjut.

Diunggah 2 hari yang lalu, ia pun mendapatkan beberapa respon dari netizen melalui pesan di Instagram.

Dari beberapa korban yang melapor setelah klik unduh APK tersebut, tidak terjadi apa-apa dan juga tidak ada aplikasi baru yang muncul. Berselang beberapa jam tiba-tiba ada notif SMS bahwa ada saldo keluar. Adapula yang keesokan harinya baru mengetahui kalau saldo ludes.

Ia pun mengatakan bahwa modus ini sangat besar kemungkinan adalah jenis malware RAT (Remote Administrator Tool). Cara kerjanya meremote hp korban dari jarak jauh dan beroperasi dibalik layar.

“2019 waktu pelatihan ethical hacker, pernah praktekin penetrasi ini ke hp. Tapi waktu itu pakai link, saat link di klik maka aplikasi RAT tersebut terdownload ke hp kemudian otomatis langsung terinstall. Setelah itu kita bisa mengkontrol hp target dari jauh termasuk menjalankan semua aplikasi yg terinstall di hp tersebut tanpa diketahui oleh pemilik hp,” jelasnya.

Hingga saat ini, unggahan tersebut di akunnya mendapat like sebanyak 290 ribu pengguna Instagram dan komentar sebanyak 18 ribu pengguna.

Namun, tidak semua netizen menanggapi unggahan tersebut secara serius.

@nurchnuman “Bisa-bisa nya itu orang tahu nomor kita, ya?! Jangan-jangan dikasih tau sama mantan-mantan kita yang merasa paling tersakiti”.

@lukidwijanarko “Pantes gua gak di wa. Kayaknya dia tau kalok gua gak ada saldo di m Bangking”.

@y.oriza “Hampir jadi korban jugaa. Untungnya cepat sadar,malah dia yg ketipu ngisiin paket data 150 RB “.

@mayeemay_ “Untung gapunya duit”.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sosialisasi PKB, Pelindo Perkuat Harmoni Hubungan Industrial
Mahasiswa KKN Edukasi Siswa SDN 174 Pinrang tentang Bijak Bermedia Sosial dan Bahaya Cyber Crime
Gerakan Menanam Sejak Dini di SDN 174 Pinrang, Mahasiswa KKN Unhas Kenalkan Urban Farming kepada Siswa
Digelar 2 Tahun Berturut-turut, Kalla Toyota Sukses Gelar  Stylix Padel Challenge Bersama 25 Komunitas dan 32 Media
Prodi MIAN UIT Gelar Webinar Internasional.
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Lakukan Extra Dropping LPG 3 Kg dan Monitoring Intensif untuk Menjaga Ketersediaan Pasokan di Sulawesi Selatan
SD Islam Athirah Makassar Perkuat Pembelajaran Personal, Libatkan Orang Tua Siapkan Pemimpin Masa Depan
Kuasa Hukum Masnawi Sebut Belum Terima Surat Bareskrim soal Aduan Pansus Hak Angket DPRD Gowa
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 17:42 WITA

Sosialisasi PKB, Pelindo Perkuat Harmoni Hubungan Industrial

Kamis, 6 Agustus 2026 - 17:04 WITA

Mahasiswa KKN Edukasi Siswa SDN 174 Pinrang tentang Bijak Bermedia Sosial dan Bahaya Cyber Crime

Selasa, 4 Agustus 2026 - 12:49 WITA

Gerakan Menanam Sejak Dini di SDN 174 Pinrang, Mahasiswa KKN Unhas Kenalkan Urban Farming kepada Siswa

Senin, 3 Agustus 2026 - 16:16 WITA

Digelar 2 Tahun Berturut-turut, Kalla Toyota Sukses Gelar  Stylix Padel Challenge Bersama 25 Komunitas dan 32 Media

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 13:47 WITA

Prodi MIAN UIT Gelar Webinar Internasional.

Berita Terbaru

Ekonomi dan Bisnis

Sosialisasi PKB, Pelindo Perkuat Harmoni Hubungan Industrial

Kamis, 6 Agu 2026 - 17:42 WITA