Diduga Depresi, Wanita di Pangkep Nekat Akhiri Hidup dengan Cara Lompat dari Menara Masjid

- Penulis

Kamis, 15 Desember 2022 - 19:12 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FILALIN, PANGKEP – Seorang wanita berinisial RM (22) nekat melakukan aksi bunuh diri dengan cara melompat dari menara Masjid Taqwa, Kelurahan Bonto-bonto, Kecamatan Ma’rang, Kabupaten Pangkep yang membuat heboh warga, Kamis (15/12/22).

Kapolsek Ma’rang, AKP Sunardi membenarkan aksi dugaan bunuh diri tersebut dengan cara melompat dari menara masjid.

Dimana, ia nekat memanjat di menara masjid yang ketinggiannya mencapai 15 meter kemudian melompat ke bawah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sekitar pukul 09.00 Wita, piket menerima laporan bahwasanya ada seseorang yang jatuh dari menara Masjid Taqwa, Kelurahan Bonto-bonto. (Korban) jatuh dari menara masjid di bawahnya ada kolam,” katanya, Kamis (15/12/2022).

Ia menjelaskan, dari dugaan sementara, korban diduga bunuh diri karena depresi akibat penyakit yang dideritanya.

“Motif korban diperkirakan depresi karena ada penyakit. (Korban) selalu konsul di puskesmas dan rumah sakit,” jelasnya.

Meskipun begitu, hingga saat ini pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait motif tersebut.

“Kami dari pihak Polsek masih tetap melakukan pendalaman motif sehingga korban melakukan bunuh diri,” jelasnya.

Pihaknya juga membenarkan, korban merupakan pekerja harian lepas (PHL) di salah satu di kelurahan Kecamatan Ma’rang.

“Luka yang dialami dampak keluar darah dari hidung dan mulut, robek bagian kepala, luka memar kepala, luka memar di pinggang, luka lecet tangan kanan, dan luka memar di dada,” tandasnya.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Giat PKM Dosen dan Mahasiswa Pasca Sarjana Magister Manajemen UIT
Kalla Toyota Berjaya di Ajang Toyota Dealer Convention 2026
Gegara Postingan Media Sosial, Pekerja SPPG di Gowa Dibuatkan Pernyataan Seolah Dipaksa Berhenti Bekerja
Belum Clean and Clear, Lahan Disewa IHIP di Luwu Timur Simpan Potensi Masalah Hukum
Kongres IMPS Istimewa XXXlV Berakhir dengan Sukses
Kajian Ekonomi DOB Luwu Tengah Sudah Rampung, Ketua KKLR Sulsel Minta Polemik Dihentikan
SPPG TANRARA, TERLUAS DAN TERBAIK DI SULAWESI SELATAN
Komitmen Jaga Kamtibmas, Polres Gowa Amankan Eksekusi Pengosongan Rumah
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 17 Februari 2026 - 10:14 WITA

Giat PKM Dosen dan Mahasiswa Pasca Sarjana Magister Manajemen UIT

Senin, 16 Februari 2026 - 09:28 WITA

Kalla Toyota Berjaya di Ajang Toyota Dealer Convention 2026

Minggu, 15 Februari 2026 - 21:23 WITA

Gegara Postingan Media Sosial, Pekerja SPPG di Gowa Dibuatkan Pernyataan Seolah Dipaksa Berhenti Bekerja

Minggu, 15 Februari 2026 - 18:06 WITA

Belum Clean and Clear, Lahan Disewa IHIP di Luwu Timur Simpan Potensi Masalah Hukum

Senin, 9 Februari 2026 - 05:22 WITA

Kongres IMPS Istimewa XXXlV Berakhir dengan Sukses

Berita Terbaru