Rakernas Seknas Jokowi Tawarkan Agenda 45 dan Dukung Pembangunan ke Arah Utara

- Penulis

Sabtu, 16 September 2023 - 20:01 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BOGOR, FILALIN.COM, — Untuk mewujudkan kemakmuran bangsa Indonesia, Seknas Jokowi menawarkan konsep Agenda 45. Konsep itu merupakan salah satu jawaban atas kegelisahan akan keberlanjutan yang telah dicapai Indonesia dalam dua periode kepemimpinan Presiden Joko Widodo.

Agenda 45: Jalan kesejahteraan Indonesia, merupakan salah satu program Seknas Jokowi dengan mengajakserta pihak-pihak lain. Konsep itu dibahas bersama dengan para akademisi, birokrasi, pengusaha dan partai politik sehingga dapat berkontribusi dalam perumusan Rencana Pembangunan Jangka Panjang 2025-2045.

Ketua Umum Seknas Jokowi Rambun Tjajo menyampaikan hal itu kepada Presiden Joko Widodo yang hadir dalam Rakernas Seknas Jokowi di Bogor, Sabtu 16/9/2023.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pak Jokowi pernah menyatakan bahwa kalau kita ingin maju jangan gonta-ganti program kayak anak SD,” ujar Rambun.

Nawacita sebagai dasar pemerintahan mesti dilanjutkan. Rambun mengingatkan bahhwa Seknas Jokowi sendiri semenjak awal memang telah memperjuangkan Nawacita. Presiden Jokowi telah berusaha mempraktikkannya.

Salah satu ujudnya adalah membangun atau menggerakan ekonomi ke Utara, yakni mendekatkan Indonesia ke negara-negara maju yang ada disebelah Utara. Jepang, Korea Selatan, Taiwan serta Cina berada di sebelah Utara Indonesia.

“Memindahkan ibukota negara dari Jakarta ke IKN berarti pak Jokowi mendekatkan Indonesia pada pusat kemajuan ekonomi,” katanya lagi.

Dengan Perbaikan

Dengan kuatnya legasi yang dibangun Presiden Jokowi Widodo semenjak memimpin Indonesia mulai 2014 yang lalu cukup beralasan bagi seluruh komponen bangsa untuk menjaganya. “Namun demikian kita tahu bahwa tantangan dan problem yang dihadapi berbeda sehingga bangsa ini butuh lebih dari sekedar melanjutkan semata,” ujar Ketua Dewan Pakar Seknas Jokowi Warsito Ellwein.

Oleh karenanya, lanjut Warsito, pemimpin Indonesia yang akan datang perlu menyempurnakan apa yang selama ini telah dicapai. “Kita perlu berpikir dengan perspektif global untuk memajukan Indonesia di masa depan dan pak Jokowi telah meletakkan dasarnya,” tambah dia.

Tantangan di depan butuh jawaban yang berbeda. Problema pendidikan, kesehatan dan perubahan iklim serta otonomi daerah butuh jawaban atau inovasi. Pemimpin yang akan datang mesti melanjutkan dan tidak lagi membuat kebijakan yang kontras bedanya dengan apa yang sudah dicapai sebelumnya. (***)

 

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PERKUAT LITERASI KEUANGAN GENERASI MUDA, OJK EDUKASI PELUANG DAN RISIKO PEMBIAYAAN DIGITAL
Penjualan MG di Makassar Naik 40 Persen, Mobil Listrik dan Hybrid Makin Dilirik
Tekan Disparitas Harga Pangan di Wilayah Kepulauan, BI Dorong Sinergi Produksi hingga Distribusi Sulampua
Semangat Gotong Royong Mewarnai Pengerjaan Lanjutan Talud TMMD di Kab. Gowa
Respons Cepat Laporan Warga, Polresta Gowa Amankan 750 Liter Ballo di Pattallassang
Aksi Nyata Bagi Masyarakat, Pengerjaan Rumah Tidak Layak Huni di Desa Kalebarembeng Kian Masif
Universitas Ciputra Makassar Luncurkan Dua Spesialisasi Magister Manajemen, Tawarkan Kuliah S2 Jalur RPL
VASAKA HOTEL MAKASSAR JALIN KERJA SAMA DENGAN KAMPUS NOBEL INDONESIA, PERKUAT SINERGI PENDIDIKAN DAN INDUSTRI
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:06 WITA

PERKUAT LITERASI KEUANGAN GENERASI MUDA, OJK EDUKASI PELUANG DAN RISIKO PEMBIAYAAN DIGITAL

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:06 WITA

Penjualan MG di Makassar Naik 40 Persen, Mobil Listrik dan Hybrid Makin Dilirik

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 13:49 WITA

Tekan Disparitas Harga Pangan di Wilayah Kepulauan, BI Dorong Sinergi Produksi hingga Distribusi Sulampua

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:24 WITA

Semangat Gotong Royong Mewarnai Pengerjaan Lanjutan Talud TMMD di Kab. Gowa

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 08:57 WITA

Aksi Nyata Bagi Masyarakat, Pengerjaan Rumah Tidak Layak Huni di Desa Kalebarembeng Kian Masif

Berita Terbaru