OJK : Selama Bulan Maret, Kinerja Industri Perbankan Tetap Resilien

- Penulis

Selasa, 14 Mei 2024 - 09:36 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA,FILALIN.COM, – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyampaikan bahwa kinerja industri perbankan Indonesia per Maret 2024 tetap resilien dan stabil di tengah volatilitas pasar keuangan global, didukung oleh profitabilitas perbankan yang baik.

 

Dalam konferensi pers Hasil Rapat Dewan Komisioner Bulanan (RDKB) April 2024 secara virtual di Jakarta, Senin, Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae menjelaskan bahwa profitabilitas tersebut ditunjukkan melalui peningkatan rasio return on asset (ROA) dan net interest margin (NIM) pada Maret 2024.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

 

 

Sebelumnya pada Februari 2024, ROA dan NIM perbankan masing-masing berada pada level 2,52 persen dan 4,49 persen. Per Maret 2024, ROA dan NIM meningkat masing-masing menjadi 2,62 persen dan 4,59 persen.

 

 

 

“Sementara permodalan atau capital adequacy ratio (CAR) perbankan masih di level yang relatif tinggi, yaitu sebesar 26 persen (Maret 2024). Februari yang lalu (2024) sebesar 27,73 persen. Jadi ini merupakan bantalan mitigasi risiko yang cukup solid di tengah kondisi ketidakpastian global dewasa ini,” kata Dian.

 

 

 

Di sisi intermediasi, Dian menyampaikan bahwa kinerja kredit melanjutkan catatan pertumbuhan double digit sebesar 12,40 persen year-on-year (YoY) menjadi Rp7.245 triliun.

 

 

 

Hal ini sejalan dengan pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) yang positif, dengan DPK tercatat menjadi Rp8.601 triliun per Maret 2024 atau tumbuh sebesar 1,90 persen month-to-month (mtm) atau 7,44 persen secara YoY.

 

 

 

Sementara itu, likuiditas perbankan pada Maret 2024 juga memandai dengan rasio alat likuid terhadap non core deposit (AL/NCD) sebesar 121,05 persen dari yang sebelumnya 121,98 persen. Sedangkan alat likuid terhadap dana pihak ketiga (AL/DPK) menjadi 27,18 persen dari yang sebelumnya 27,41 persen.

 

 

 

Kualitas kredit juga tetap terjaga dengan rasio non-performing loan (NPL) net perbankan sebesar 0,77 persen pada Maret 2024, dari sebelumnya 0,82 persen pada Februari 2024. Adapun NPL gross tercatat sebesar 2,25 persen per Maret 2024, di mana Februari 2024 yang lalu tercatat 2,35 persen.

 

 

 

Di sisi lain berdasarkan hasil uji ketahanan (stress test) yang dilakukan OJK, Dian mengatakan bahwa kondisi volatilitas nilai tukar rupiah saat ini relatif tidak signifikan berpengaruh langsung terhadap permodalan bank.

 

Hal ini mengingat posisi devisa neto (PDN) perbankan Indonesia yang masih jauh di bawah threshold dan secara umum posisi PDN tercatat long. Per Maret 2024, PDN perbankan tercatat sebesar 1,66 persen atau naik dari sebelumnya pada Februari 2024 yang sebesar 1,39 persen. (*)

 

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SERAMBI 2026: Rupiah Memberi Makna di Bulan Penuh Berkah
SINERGI OJK, BPS DAN LPS KAWAL SNLIK 2026 DI SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT, DORONG MASYARAKAT MAKIN MELEK KEUANGAN
Jaga Kamtibmas Ramadan, Satlantas Polres Gowa Edukasi Warga Desa Pannyangkalang
Rahmansyah Fokus Menangkan PSI di Sulsel Konsolidasi Total Hingga Akar Rumput Jadi Prioritas
Kinerja Semakin Solid, Pegadaian Catatkan Laba Bersih 8,34 T di Tahun 2025
OPERATIONAL EXCELLENCE 24 JAM: SPJM GENCAR TINGKATKAN KUALITAS LAYANAN DI PERAIRAN SUNGAI MAHAKAM
Buka Puasa Sambil Menikmati Sunset Pantai Losari, ARYADUTA Makassar Hadirkan Promo “Live & Grill BBQ” Mulai Rp185 Ribu
Kalla Toyota Perkuat Komitmen Pendidikan Vokasi melalui Dukungan T-TEP di SMK Negeri 5 Makassar
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 19 Februari 2026 - 19:17 WITA

SERAMBI 2026: Rupiah Memberi Makna di Bulan Penuh Berkah

Kamis, 19 Februari 2026 - 15:10 WITA

SINERGI OJK, BPS DAN LPS KAWAL SNLIK 2026 DI SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT, DORONG MASYARAKAT MAKIN MELEK KEUANGAN

Kamis, 19 Februari 2026 - 13:20 WITA

Jaga Kamtibmas Ramadan, Satlantas Polres Gowa Edukasi Warga Desa Pannyangkalang

Kamis, 19 Februari 2026 - 13:16 WITA

Rahmansyah Fokus Menangkan PSI di Sulsel Konsolidasi Total Hingga Akar Rumput Jadi Prioritas

Rabu, 18 Februari 2026 - 17:02 WITA

Kinerja Semakin Solid, Pegadaian Catatkan Laba Bersih 8,34 T di Tahun 2025

Berita Terbaru

Bisnis

SERAMBI 2026: Rupiah Memberi Makna di Bulan Penuh Berkah

Kamis, 19 Feb 2026 - 19:17 WITA