Cegah Balita Kurang Gizi, Pertamina Patra Niaga Sulawesi Edukasi Kelompok Binaan dengan Program Posyandu Sehati

- Penulis

Jumat, 17 Mei 2024 - 16:50 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR,FILALIN.COM,. – PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) Posyandu Sehati binaan Aviation Fuel Terminal (AFT) Hasanuddin yang merupakan salah satu unit operasi Pertamina Patra Niaga Sulawesi melaksanakan kegiatan edukasi dan konseling Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di Maros pada Kamis (16/5).

 

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Edukasi dan konseling ini dihadiri oleh 11 ibu dan balita binaan. Dalam proses ini, edukasi diberikan kepada ibu-ibu balita yang sering berkontak langsung dengan anaknya. Dalam edukasi, diajarkan dan diberitahu mengenai poin-poin utama dalam PHBS rumah tangga. Setelah edukasi itu, diberikan juga beberapa pertanyaan pada ibu balita seputar perkembangan anaknya selama periode bulan Februari setelah pemberian suplemen kesehatan pertama.

 

 

Kegiatan ini dilaksanakan sebulan sekali sejak Februari 2024 dan diberikan kepada ibu-ibu yang berada disekitar Ring I AFT Hasanuddin. Rangkaian kegiatan program CSR Posyandu Sehati meliputi pendaftaran, pengukuran antropometri, pencatatan, edukasi, dan konseling yang dilakukan satu per satu dengan ibu dan balita. Edukasi ini dilakukan agar orang tua khususnya ibu yang sangat dekat dengan balitanya mengetahui, mau, dan mampu melaksanakan perilaku hidup bersih dan sehat untuk keluarganya serta berperan aktif dalam Gerakan Kesehatan di lingkungan sekitarnya.

 

 

Setelah edukasi, ibu-ibu diberi kesempatan untuk konseling secara pribadi yang sifatnya lebih privasi. Dalam konseling tersebut, petugas ahli dari Puskesmas, Masniati S.K.M., memberikan pertanyaan kepada peserta seputar perkembangan anaknya selama periode bulan Februari setelah pemberian suplemen Kesehatan pertama. “Kami menyimpulkan bahwa masalah pola hidup tidak sehat yang paling banyak dialami oleh balita adalah adanya anggota keluarga yang merokok dan masih belum menerapkan kebiasaan cuci tangan pakai sabun, serta ASI eksklusif yang tidak terpenuhi,” ujar Masniati.

 

 

Aviation Fuel Terminal Manager Hasanuddin, Abdul Muis, menyampaikan alasan program Posyandu Sehati ini dibentuk ialah untuk mengurangi seputar masalah yang biasanya terjadi pada balita baik itu stunting, obesitas, wasting, maupun underweight. “Dari hasil sosial mapping yang kami lakukan, terdapat kurang lebih 262 balita yang mengalami gangguan gizi dari 1.619 balita yang berada di kelurahan Sudiang atau ring 1 wilayah operasi kami,” ujar Muis.

 

Dalam intervensi ini, ibu balita juga diberikan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berupa bubur kacang hijau untuk pemenuhan gizinya. Selain itu, diberikan juga suplemen kesehatan berupa curcuma plus atau minyak ikan yang dapat membantu meningkat nafsu makan, memenuhi kebutuhan vitamin pada masa pertumbuhan dan membantu meningkatkan daya tahan tubuh pada anak.

 

Dalam kesempatan yang terpisah, Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Fahrougi Andriani Sumampouw mengatakan program ini merupakan salah satu bentuk kepedulian terhadap kondisi sosial lingkungan sekitar. “Program yang kami jalankan adalah bentuk kontribusi perusahaan terhadap lingkungan sekitar dalam hal Kesehatan keluarga. Dan program ini sejalan dengan program Pemerintah untuk mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) yaitu nomor (3) Kehidupan Sehat dan Sejahtera,” ucap Fahrougi. (*)

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PJM Laksanakan Evaluasi Berkala Semester I 2026 terhadap Layanan Pemanduan dan Penundaan
Rektor UIT Buka PKKMB Fakultas Psikologi, Tekankan Pentingnya Integritas dan Adaptasi Mahasiswa Baru
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Tegaskan Komitmen Penyaluran BBM Sesuai Ketentuan di SPBU Massila, Pinrang
Ketika Aktivitas Petani Mulai Dicatat Secara Digital
ISFO 2026 Diikuti 11.952 Peserta, OJK Dorong Generasi Muda Jadi Penggerak Ekonomi Syariah
Sinergi dan Inovasi Antarkan Sulsel Raih Prestasi TPID Award dan TP2DD Championship 2026
SD Inpres Tello Baru 2 Kembangkan Inovasi Berlayar
Rutin Gelar Donor Darah, UIT Makassar Sabet Penghargaan Kemanusiaan dari PMI Sulsel
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 10:00 WITA

PJM Laksanakan Evaluasi Berkala Semester I 2026 terhadap Layanan Pemanduan dan Penundaan

Sabtu, 26 September 2026 - 20:50 WITA

Rektor UIT Buka PKKMB Fakultas Psikologi, Tekankan Pentingnya Integritas dan Adaptasi Mahasiswa Baru

Sabtu, 26 September 2026 - 20:17 WITA

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Tegaskan Komitmen Penyaluran BBM Sesuai Ketentuan di SPBU Massila, Pinrang

Sabtu, 26 September 2026 - 19:03 WITA

Ketika Aktivitas Petani Mulai Dicatat Secara Digital

Sabtu, 26 September 2026 - 17:30 WITA

ISFO 2026 Diikuti 11.952 Peserta, OJK Dorong Generasi Muda Jadi Penggerak Ekonomi Syariah

Berita Terbaru

Berita

Ketika Aktivitas Petani Mulai Dicatat Secara Digital

Sabtu, 26 Sep 2026 - 19:03 WITA