SMA Islam Athirah 1 Makassar Gelar Sharing Session Implementasi Kurikulum Merdeka Bersama SMP se-Kota Makassar dan Gowa

- Penulis

Jumat, 14 Juni 2024 - 14:02 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR,FILALIN.COM, — SMA Islam Athirah 1 Makassar mengadakan acara sharing session bertajuk “Implementasi Kurikulum Merdeka” yang dihadiri oleh perwakilan dari SMP se-Kota Makassar dan Gowa, Jumat 14 Juni 2024. Acara yang berlangsung di New Saung Rindu Alam Akarena Makassar ini bertujuan untuk berbagi pengalaman dan strategi dalam menerapkan Kurikulum Merdeka yang diluncurkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Kepala SMA Islam Athirah 1 Makassar, Tawakkal Kahar, S.Pd., M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan pentingnya kolaborasi antar sekolah dalam mengimplementasikan kurikulum baru ini.

“Kami sangat senang dapat menyelenggarakan acara ini. Kurikulum Merdeka memberikan kebebasan dan fleksibilitas bagi sekolah dalam mengembangkan potensi Peserta Didik. Melalui sharing session ini, kami berharap dapat berbagi best practices dan menemukan solusi bersama terhadap tantangan yang dihadapi,” ujar Tawakkal.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tawakkal Kahar juga menekankan bahwa perubahan kurikulum ini menuntut kesiapan tidak hanya dari segi infrastruktur, tetapi juga dari aspek sumber daya manusia, terutama guru.

“Guru harus siap dan adaptif terhadap perubahan ini. Kami di SMA Islam Athirah 1 Makassar terus berupaya meningkatkan kompetensi guru melalui pelatihan dan workshop yang relevan,” tambahnya.

Perwakilan dari salah satu SMP yang turut hadir, mengungkapkan manfaat yang dirasakan dari mengikuti sharing session ini.

“Kami sangat terbantu dengan adanya sharing session ini. Banyak wawasan baru yang kami peroleh, terutama mengenai metode pembelajaran yang lebih inovatif dan berpusat pada Peserta Didik. Kami yakin hal ini akan sangat bermanfaat bagi pengembangan kurikulum di sekolah kami,” ujarnya.

Acara sharing session ini berlangsung dengan penuh antusiasme, diisi dengan diskusi panel, presentasi, dan sesi tanya jawab. Para peserta yang hadir berharap agar kegiatan seperti ini dapat menjadi agenda rutin yang akan mendorong peningkatan kualitas pendidikan melalui penerapan Kurikulum Merdeka. (*)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rektor UIT Meyudisium Tiga Mahasiswa MIAN, Wakil Bupati Mappi Asal Papua Selatan
Hardiknas 2026: Institut KAPAL Perempuan Soroti Komersialisasi Pendidikan hingga Krisis Aman Perempuan di Kampus
Dirut Pelindo Perkuat Budaya HSSE & Sinergi Operasional di Regional 4
Dosen Fakultas Psikologi UIT Laksanakan Pengabdian Masyarakat melalui Psikoedukasi Anti Bullying di Pangkep
BERSIH-BERSIH PANTAI AKKARENA  KUMPULKAN 306 KILOGRAM SAMPAH 
Kepuasan Pelindo di Atas 90%, Sinyal Positif Bagi Perbaikan Layanan Pelabuhan
Partai Gerakan Rakyat Sulsel Resmi Daftar ke Kemenkum, Targetkan Legalitas Nasional 
Malam Renungan dan Doa Bersama, Kapolres Gowa Pererat Silaturahmi dengan Buruh KSPSI di Museum Balla Lompoa
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 00:06 WITA

Rektor UIT Meyudisium Tiga Mahasiswa MIAN, Wakil Bupati Mappi Asal Papua Selatan

Sabtu, 2 Mei 2026 - 11:38 WITA

Hardiknas 2026: Institut KAPAL Perempuan Soroti Komersialisasi Pendidikan hingga Krisis Aman Perempuan di Kampus

Sabtu, 2 Mei 2026 - 10:55 WITA

Dirut Pelindo Perkuat Budaya HSSE & Sinergi Operasional di Regional 4

Jumat, 1 Mei 2026 - 21:08 WITA

Dosen Fakultas Psikologi UIT Laksanakan Pengabdian Masyarakat melalui Psikoedukasi Anti Bullying di Pangkep

Jumat, 1 Mei 2026 - 16:37 WITA

BERSIH-BERSIH PANTAI AKKARENA  KUMPULKAN 306 KILOGRAM SAMPAH 

Berita Terbaru