Bumi Karsa Terapkan Metode Pengerjaan Ramah Lingkungan dalam Proyek Preservasi Jalan

- Penulis

Rabu, 26 Juni 2024 - 10:20 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR,FILALIN.COM, – Bumi Karsa sebagai perusahaan kontraktor nasional tak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur saja, tetapi senantiasa berkomitmen untuk memberikan perhatian lebih kepada lingkungan, khususnya di sekitar proyek-proyek yang sedang dikerjakan. Untuk itu, metode konstruksi yang diterapkan selalu ramah lingkungan.

 

Hal ini dibuktikan pada proyek Preservasi Jalan Batas Kabupaten Majene-Mamuju–Kalukku, Sulawesi Barat. Dalam proyek tersebut, Bumi Karsa melaksanakan pekerjaan penanganan erosi lereng dengan menggunakan selimut pengendali erosi (erosion control blanket) atau matras perkuatan (turf reinforcement mat) dan vegetasi dengan metode hydroseeding pada lahan seluas 22.000 meter persegi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Syahril Lungga selaku Kepala Proyek, menjelaskan, hydroseeding adalah teknik atau metode penanaman dengan menggunakan campuran utama antara air dan biji. Teknik atau metode ini merupakan proses pencampuran dan pengadukan benih, air, pupuk, mulsa dan pembenah tanah atau perekat dalam suatu tangki. Kemudian, disemprotkan pada permukaan tanah atau lereng dengan hydroseeder.

 

“Dengan metode hydroseeding pada pekerjaan penanganan erosi lereng ini dapat menurunkan tingkat erosivitas lereng jalan dan mampu menghemat biaya pembangunan hingga 50% jika dibandingkan dengan metode penaburan tradisional. Proses aplikasinya lebih cepat, efisien dan efektif, serta membutuhkan lebih sedikit jam kerja,” ungkap Syahril.

 

Matras organik atau selimut pengendali erosi organik terbuat dari 100% serat alami sabut kelapa dengan bagian atas dan bawah yang dapat terurai, lalu dijahit bersama hingga membentuk jaring dengan ukuran 25 meter x 2 meter. Matras organik berfungsi untuk menahan pembibitan dan mencegah kehilangan tanah sampai vegetasi dapat berdiri sendiri.

 

Selain itu, matras organik dapat mengurangi kecepatan penguapan air, sehingga kelembaban dan temperatur dapat dijaga dengan baik. Keuntungan lainnya adalah mempercepat pertumbuhan vegetasi sebelum matras tersebut terurai dan rusak sampai menjadi bagian tanah. Matras organik dihamparkan pada permukaan lereng yang telah disiapkan dan diangkur pada tanah dengan menggunakan angkur atau staples untuk menahan matras agar berada pada tempatnya.

 

Pengerjaan proyek Majene – Mamuju – Kalukku diharapkan dapat menunjang arus lalu lintas barang dan jasa antar kabupaten yang berada di Sulawesi Barat sehingga pertumbuhan ekonomi dapat meningkat. Pemerataan pun akan terjadi di berbagai sektor.  (*)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dari Lorong Pasar Menuju Loreng TNI, Kisah Akbar Dani Membalas Keringat Orang Tuanya dengan Pengabdian
OJK PERKUAT BUDAYA INTEGRITAS DAN GOVERNANCE GENERASI MUDA MELALUI SPARK CAMP 2026
Mantan Ketua DKC Kwarcab Gowa Soroti Rencana Alih Fungsi Buper Limbung
PLN UID Banten Gaungkan Budaya K3 Lewat “Jawara Safety Quote”, Kolaborasi Bersama IWO Indonesia Perkuat Kesadaran Keselamatan Kerja
Wujudkan Semangat “Symphony of Harmony”, Bukit Baruga & Bugis Waterpark Adventure Rayakan Hari Jadi Dengan Hadirkan Aksi Kesehatan
PK5 Tolak Relokasi ke Terminal Malengkeri, Aksi Demo Warnai Penertiban di Pasar Kalimbu Makassar
SIKAPI GEJOLAK GEOPOLITIK GLOBAL, OJK PASTIKAN FUNDAMENTAL DAN INTERMEDIASI PERBANKAN TETAP TERJAGA
Forum Kehumasan Pelindo Regional 4, Perkuat Kompetensi Komunikasi dan Keterbukaan Informasi
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:26 WITA

Dari Lorong Pasar Menuju Loreng TNI, Kisah Akbar Dani Membalas Keringat Orang Tuanya dengan Pengabdian

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:19 WITA

OJK PERKUAT BUDAYA INTEGRITAS DAN GOVERNANCE GENERASI MUDA MELALUI SPARK CAMP 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 - 13:19 WITA

Mantan Ketua DKC Kwarcab Gowa Soroti Rencana Alih Fungsi Buper Limbung

Sabtu, 23 Mei 2026 - 13:16 WITA

PLN UID Banten Gaungkan Budaya K3 Lewat “Jawara Safety Quote”, Kolaborasi Bersama IWO Indonesia Perkuat Kesadaran Keselamatan Kerja

Jumat, 22 Mei 2026 - 20:54 WITA

Wujudkan Semangat “Symphony of Harmony”, Bukit Baruga & Bugis Waterpark Adventure Rayakan Hari Jadi Dengan Hadirkan Aksi Kesehatan

Berita Terbaru