Makna Dibalik Kostum Cokelat-Putih pasangan AMAN

- Penulis

Kamis, 12 September 2024 - 05:01 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR,FILALIN.COM,– Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar Muhammad Amri Arsyid-Abdul Rahman Bando (AMAN), mengusung konsep jelas pada Pilwalkot Makassar 2024 ini.

 

Itu bisa tercermin dalam keselarasan dan kekompakan pasangan ini, termasuk dalam hal kostum. AMAN mengusung tema kombinasi kematangan dan milenial, lewat kemeja cokelat dan kaos putih.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Konsep ini tidak asal muncul, sebab ada filosofi mendalam dibaliknya. Misalnya saja kemeja cokelat. Warna ini dipilih karena cokelat identik dengan warna tanah, sehingga mencerminkan kerendahan hati kandidat tersebut.

 

”Cokelat ini kan warna tanah. Artinya, ini mencerminkan kerendahan hati, membumi. Kami tidak hadir untuk menggurui masyarakat, tetapi kami mewakafkan diri untuk melayani masyarakat Kota Makassar,” ujar Amri Arsyid, Rabu, 11 September.

 

Sementara kaos putih, itu dipilih karena kandidat jagoan PKS tersebut ingin menyatu dengan masyarakat, dengan modal ketulusan hati. Mereka tidak ingin membangun jarak dengan masyarakat, sebab ke depannya masyarakat lah yang akan membantunya bekerja, jika diamanahkan menjadi pemimpin Kota Makassar.

 

”Makanya kami tidak kancing kemeja. Supaya perpaduan itu terlihat jelas. Kami tidak kaku, tidak mau ada jarak dengan masyarakat, karena pada akhirnya masyarakat yang harus dilayani dan masyarakat juga yang membantu kami bekerja nantinya kalau diberi amanah,” ungkapnya.

 

Selnajutnya, dua figur tersebut juga selalu mengenakan setelan casual dan santai. Kemeja cokelat dan kaos putihnya dipadukan dengan celana jeans dan sepatu kets, sehingga menimbulkan kesan energik namun tetap rapi.

 

”Banyak yang bilang kami ini sudah tua tapi kok gayanya seperti anak muda. Jangan salah, AMAN mau menegaskan bahwa kami siap berdiskusi dan mengakomodir anak muda. Bagi kami, muda itu tidak melulu soal usia, tetapi juga gagasan, ide, dan kreativitas. Makanya kami melibatkan anak muda dan siap memberi peran kepada mereka,” ungkapnya.

 

Abdul Rahman Bando juga menegaskan, cokelat ini dipilih karena identik dengan profesinya dahulu sebagai birokrat. Itu menjadi cerminan bahwa AMAN punya kombinasi yang pas antara birokrat dan politisi. Sehingga, kebijakan yang lahir akan lebih tepat sasaran.

 

”ASN kan warna bajunya cokelat. Saya mantan ASN, saya tahu betul seperti apa rasanya menjadi ASN dan saya faham apa saja kebutuhan ASN. Makanya saya hadir di sini sebagai penegasan bahwa semua kalangan harus mendapat perhatian lebih dari pemerintah, termasuk teman-teman ASN,” tuturnya.

 

Kandidat ini juga sudah banyak menawarkan program. Mulai dari kalangan pedagang, UMKM, industri kreatif, kesehatan, pendidikan, kawasan pesisir, olahraga, hiburan, pangan, air bersih, hingga berbagai persoalan kompleks yang lainnya.

 

Termasuk juga kalangan buruh dan masyarakat miskin kota. Program-program tersebut tidak semua muncul dari isi kepala mereka saja, tetapi atas dasar aspirasi dan keluhan yang disampaikan oleh masyarakat Kota Makassar. (*)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Semarak HUT ke-58, BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat 
CATATAN SYAMRIL : MENDENGARKAN
Polemik di Gowa: Antara Hak Angket dan Koridor Hukum
GMTD Perkuat Peran Kader Posyandu,  Dukung Transformasi Layanan Kesehatan Primer di Makassar
Pra Pekan Olahraga NIPAH 2026 Disambut Antusias, E-Sport hingga Anggar Ramaikan Rangkaian Pra Event 
Kinerja Sektor Jasa Keuangan Sulsel Stabil, Kredit Tumbuh 5,46 Persen hingga April 2026
Djaya Jumain: Rapat Hak Angket DPRD Gowa yang Membahas Dugaan Asusila Seharusnya Tidak Disiarkan Langsung dan Dilaksanakan Secara Tertutup
Bangun Kemandirian Desa melalui Edukasi Keamanan Pangan, BBPOM di Makassar Perkuat Peran Komunitas Masyarakat Desa Padanglampe
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 12:45 WITA

Semarak HUT ke-58, BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat 

Minggu, 28 Juni 2026 - 12:03 WITA

CATATAN SYAMRIL : MENDENGARKAN

Minggu, 28 Juni 2026 - 11:59 WITA

Polemik di Gowa: Antara Hak Angket dan Koridor Hukum

Sabtu, 27 Juni 2026 - 19:50 WITA

GMTD Perkuat Peran Kader Posyandu,  Dukung Transformasi Layanan Kesehatan Primer di Makassar

Sabtu, 27 Juni 2026 - 17:34 WITA

Pra Pekan Olahraga NIPAH 2026 Disambut Antusias, E-Sport hingga Anggar Ramaikan Rangkaian Pra Event 

Berita Terbaru

Berita

CATATAN SYAMRIL : MENDENGARKAN

Minggu, 28 Jun 2026 - 12:03 WITA

Berita

Polemik di Gowa: Antara Hak Angket dan Koridor Hukum

Minggu, 28 Jun 2026 - 11:59 WITA