SEKTOR JASA KEUANGAN YANG RESILIENT UNTUK MENDUKUNG PERTUMBUHAN EKONOMI NASIONAL

- Penulis

Sabtu, 14 Desember 2024 - 02:29 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA,FILALIN.COM, — Rapat Dewan Komisioner Bulanan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 28 November 2024 menilai stabilitas sektor jasa keuangan terjaga stabil di tengah meningkatnya risiko geopolitik global.

Kemenangan Presiden terpilih Trump dan Partai Republik di Amerika Serikat diperkirakan akan meningkatkan tensi perang dagang. Selain itu, ketidakstabilan geopolitik di beberapa negara utama di Asia dan Eropa, serta di Timur Tengah dan Ukraina juga meningkatkan risiko geopolitik.

Di tengah perkembangan tersebut, kinerja perekonomian global secara umum masih lebih baik dari ekspektasi di mayoritas negara utama. Di AS, indikator pasar tenaga kerja dan permintaan domestik kembali menguat, sehingga turut menyebabkan kembali meningkatnya tekanan inflasi. Di Tiongkok, kinerja sektor produksi kembali meningkat meskipun tekanan demand berlanjut. Sejalan dengan hal tersebut, indikator ekonomi Eropa juga cenderung membaik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perkembangan tersebut mendorong bank sentral global diperkirakan akan lebih berhati-hati dalam melonggarkan kebijakan moneternya, sehingga ekspektasi terminal rate suku bunga kebijakan meningkat. Investor cenderung menarik dananya dari emerging market, sehingga mendorong pelemahan mayoritas pasar emerging market baik di saham, obligasi maupun nilai tukar.

Di domestik, kinerja perekonomian masih terjaga stabil. Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan III tercatat sebesar 4,95 persen yoy, dengan pertumbuhan kumulatif dari triwulan I s.d. III 2024 sebesar 5,03 persen sehingga pertumbuhan keseluruhan tahun 2024 dapat dipertahankan di atas 5,0 persen.

Neraca Pembayaran Indonesia pada triwulan III mencatatkan surplus yang mengindikasikan ketahanan eksternal tetap terjaga. Inflasi juga terpantau terjaga stabil seiring terus terkendalinya inflasi pangan. Namun tetap perlu dicermati perkembangan PMI manufaktur yang berada di zona kontraksi serta berlanjutnya pelemahan indikator permintaan seperti penjualan ritel, kendaraan bermotor, dan indeks kepercayaan konsumen. (*)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BERBAGI TAKJIL UNTUK PENGGUNA JALAN DI BULAN RAMADAN 
Pelindo Regional 4 Buka Puasa Bersama Pedagang Asongan Pelabuhan Makassar, Perkuat Kebersamaan di Bulan Ramadan
FESTIVAL BEDUG RAMADHAN MASJID AL MARKAZ AL ISLAMI KOLABORASI DENGAN BANK MEGA SYARIAH
Sosok Sederhana dan Merakyat, Achmad Daeng Se’re Kian Dekat di Hati Warga Takalar
Trafik Jeneponto Diprediksi Naik 53%, Indosat Hadirkan Posko Mudik di Jalur Strategis Sulawesi Selatan
NIKMATI HANGATNYA RAMADAN DENGAN PROMO MENGINAP DAN SAJIAN IFTAR NUSANTARA DENGAN SENTUHAN TIMUR TENGAH
Kapolda Sulsel Apresiasi Pos Terpadu Bernuansa Adat di Gowa, Fasilitas Lengkap untuk Pemudik
Kasi Operasi Basarnas Makassar Tinjau Kesiapan Siaga SAR Lebaran di Bone dan Wajo
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 20 Maret 2026 - 17:36 WITA

BERBAGI TAKJIL UNTUK PENGGUNA JALAN DI BULAN RAMADAN 

Jumat, 20 Maret 2026 - 16:20 WITA

Pelindo Regional 4 Buka Puasa Bersama Pedagang Asongan Pelabuhan Makassar, Perkuat Kebersamaan di Bulan Ramadan

Jumat, 20 Maret 2026 - 16:15 WITA

FESTIVAL BEDUG RAMADHAN MASJID AL MARKAZ AL ISLAMI KOLABORASI DENGAN BANK MEGA SYARIAH

Jumat, 20 Maret 2026 - 13:26 WITA

Sosok Sederhana dan Merakyat, Achmad Daeng Se’re Kian Dekat di Hati Warga Takalar

Jumat, 20 Maret 2026 - 13:11 WITA

Trafik Jeneponto Diprediksi Naik 53%, Indosat Hadirkan Posko Mudik di Jalur Strategis Sulawesi Selatan

Berita Terbaru

Berita

BERBAGI TAKJIL UNTUK PENGGUNA JALAN DI BULAN RAMADAN 

Jumat, 20 Mar 2026 - 17:36 WITA