Senangnya Mudik! Warga Selayar Ini Kini Bisa Terus Terhubung Berkat Jaringan IM3

SELAYAR,FILALIN.COM, —  Rahmat, pemuda asal Selayar yang kini merantau di Makassar, merasa mudiknya tahun ini jauh lebih menyenangkan. Ia tak lagi khawatir kehilangan koneksi selama di kampung. Hal ini karena jaringan telekomunikasi di desanya kini sudah sangat baik. Terutama jaringan dari IM3 yang kini bisa diandalkan.

Sebelumnya, Rahmat sering enggan mudik karena sulit terhubung dengan sahabat-sahabatnya di Makassar. Ia bahkan harus naik ke bukit hanya untuk mencari sinyal. Komunikasi jadi terputus, pekerjaan terganggu, dan rasa ketinggalan informasi pun muncul. Tapi kini semua itu berubah.

Dengan jaringan IM3 yang stabil, Rahmat bisa terus terkoneksi dari rumah. Ia dapat video call, kirim pesan, bahkan update media sosial tanpa gangguan. Komunikasi dengan keluarga dan rekan kerja tetap lancar selama mudik. Semua jadi lebih nyaman dan menyenangkan.

Selama perjalanan dari Makassar menuju Selayar pun jaringan tetap kuat. Tidak ada lagi sinyal hilang atau blank spot di tengah perjalanan. Rahmat bisa langsung membagikan setiap momen ke story dan grup WhatsApp. Ia merasa lebih dekat dengan semua orang meskipun sedang mudik.

Pihak IM3 menyatakan bahwa mereka sudah menyiapkan jaringan secara khusus untuk menghadapi masa mudik dan Lebaran. Mereka melakukan peningkatan kapasitas jaringan di berbagai daerah, termasuk wilayah kepulauan seperti Selayar. Hal ini dilakukan agar pelanggan bisa tetap menikmati koneksi yang lancar. Tim teknis juga disiagakan selama 24 jam penuh.

Im3bingin memastikan pelanggan tetap terhubung dengan nyaman selama libur Lebaran.  Mereka juga memasang perangkat pemantau jaringan di titik-titik strategis. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan trafik data. IM3 berkomitmen menjaga kualitas layanan tetap optimal.

Rahmat pun mengaku sangat terbantu dengan hal ini. Ia bisa tetap bekerja secara daring, berbagi momen bersama keluarga, dan berkomunikasi dengan mudah. Tak ada lagi kekhawatiran soal sinyal. Bagi Rahmat, mudik kini berarti pulang kampung tanpa harus terputus dari dunia luar. (*)