Harga Eceran Tertinggi LPG 3 Kg Turun di Parigi Moutong, Warga dan Pangkalan Sambut Positif

- Penulis

Selasa, 8 April 2025 - 19:19 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

PARIGI, FILALIN.COM, PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi resmi mengumumkan penyesuaian kembali Harga Eceran Tertinggi (HET) untuk LPG subsidi 3 kg di wilayah Kabupaten Parigi Moutong. Penyesuaian ini dilakukan seiring beroperasinya kembali Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE) PT Prima Setosa Alam Lestari (PSAL) per 24 Maret 2025, yang membuat jarak supply point distribusi kembali normal di wilayah Parigi Moutong.

 

“Penyesuaian ini mengacu pada Peraturan Gubernur Sulawesi Tengah Nomor 2 Tahun 2021. Dengan supply point yang kembali beroperasi di wilayah Parigi Moutong, maka biaya distribusi LPG 3 kg menurun, sehingga HET di tingkat pangkalan juga mengalami penurunan,” ujar Adri Angga Aditya, Sales Area Manager Retail Sulawesi Tengah, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Kabupaten Parigi Moutong saat ini dilayani oleh 6 agen LPG (baik PSO maupun NPSO) dan memiliki 831 pangkalan resmi yang tersebar di seluruh kecamatan. Jaringan distribusi ini menjadi tulang punggung penyaluran energi ke rumah tangga sasaran dan pelaku UMKM, terutama di wilayah pelosok dan pesisir.

 

Penyesuaian HET LPG 3 kg ini bervariasi di tiap kecamatan, tergantung jarak distribusi dan kondisi geografis masing-masing wilayah. Sebagai contoh, di Kecamatan Parigi, HET yang sebelumnya berada di angka Rp19.900 kini turun menjadi Rp18.000. Penurunan juga terjadi di Parigi Selatan, Parigi Tengah, dan Parigi Barat, dari Rp19.900 menjadi Rp18.000.

 

Sementara itu, wilayah seperti Kasimbar yang sebelumnya memiliki HET antara Rp21.800 kini mengalami penyesuaian menjadi Rp19.900. Adapun kecamatan yang sebelumnya memiliki HET tertinggi seperti Ongka Malino, Bolano, dan Bolano Lambunu—dengan harga mencapai Rp25.400—kini diturunkan menjadi Rp24.200.

 

Secara keseluruhan, hampir seluruh kecamatan di Kabupaten Parigi Moutong mengalami penurunan HET antara Rp2.000 hingga Rp2.500 per tabung. Penurunan ini dinilai signifikan dalam meringankan beban ekonomi masyarakat serta meningkatkan akses terhadap energi bersubsidi yang terjangkau dan merata.

 

Langkah ini disambut positif oleh para pelaku usaha pangkalan maupun masyarakat. Mahar, pemilik pangkalan LPG di Kecamatan Tinombo Selatan mengatakan, “Kami merasa lebih ringan, karena suplai sekarang lebih dekat dan harga resmi di pangkalan juga lebih terjangkau bagi masyarakat.”

 

Intan, pengelola pangkalan LPG di Kecamatan Kasimbar turut mengapresiasi, “Dengan turunnya HET, pelanggan kami tidak lagi merasa khawatir soal harga. Ini jelas membawa dampak positif bagi ekonomi rumah tangga.”

 

Pertamina menegaskan bahwa distribusi LPG 3 kg tetap dilakukan sesuai kuota dan pengawasan ketat agar tepat sasaran. Konsumen pun diimbau untuk tidak membeli dari pengecer tidak resmi yang berpotensi menjual di atas HET.

 

“Pertamina berkomitmen untuk memastikan distribusi LPG bersubsidi dilakukan secara merata dan adil. Penyesuaian ini diharapkan dapat membantu masyarakat, khususnya kelompok penerima subsidi,” terang Fahrougi Andriani Sumampouw, Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Sulawesi.

 

Lebih lanjut, Fahrougi menambahkan, “Kami mengimbau masyarakat untuk selalu membeli LPG 3 kg di pangkalan resmi. Selain harganya sesuai HET, stoknya juga terpantau oleh Pertamina dan diawasi oleh pemerintah daerah. Jika menemukan penyimpangan harga atau kelangkaan, silakan laporkan melalui call center 135.” (*)

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Semarak Culture Day TK Islam Athirah: Mengenal Warisan Budaya Bugis-Makassar
Al-Markaz Fun Run 2026 Siap Meriahkan Makassar, Yuk Daftar dan Jadi Bagian Keseruannya!
Kepungan Mayit di Landasan Terbang: Teaser Poster Film “Zona Merah” Resmi Rilis, Siap Hadirkan Wabah Zombie Terbesar di Indonesia
Progres Talud TMMD ke-130 Kodim 1409/Gowa Capai 82 Persen, Satgas dan Warga Terus Genjot Pengerjaan
Subuh Keliling Kamtibmas, Kapolresta Gowa Sambangi Pallangga
IAS Minta Pengurus Golkar Melek Media Dan Digital
LBH SUARA PANRITA KEADILAN DAMPINGI DUA PETANI SAWIT DI KALIMANTAN TIMUR
Friday Market dan Barbeku IIPOJK, Cara Keluarga Besar OJK Sulselbar Hidupkan Ekonomi dari Lingkungan Sendiri
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 19:38 WITA

Semarak Culture Day TK Islam Athirah: Mengenal Warisan Budaya Bugis-Makassar

Sabtu, 7 November 2026 - 19:05 WITA

Al-Markaz Fun Run 2026 Siap Meriahkan Makassar, Yuk Daftar dan Jadi Bagian Keseruannya!

Sabtu, 7 November 2026 - 14:54 WITA

Kepungan Mayit di Landasan Terbang: Teaser Poster Film “Zona Merah” Resmi Rilis, Siap Hadirkan Wabah Zombie Terbesar di Indonesia

Sabtu, 7 November 2026 - 11:09 WITA

Progres Talud TMMD ke-130 Kodim 1409/Gowa Capai 82 Persen, Satgas dan Warga Terus Genjot Pengerjaan

Sabtu, 7 November 2026 - 08:37 WITA

Subuh Keliling Kamtibmas, Kapolresta Gowa Sambangi Pallangga

Berita Terbaru