Santri di Gowa Dianiaya Senior hingga Nyaris Buta, Hanya karena Bicara Terlalu Keras

- Penulis

Kamis, 17 April 2025 - 21:35 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

0-3248x1440-0-0#

i

0-3248x1440-0-0#

Gowa, Filalin.com Seorang santri berusia 15 tahun di salah satu pondok pesantren di Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, mengalami luka lebam parah di bagian mata hingga nyaris buta setelah diduga dianiaya oleh seniornya sendiri.

Korban berinisial M-R harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit akibat luka yang cukup serius di bagian mata kirinya. Selain itu, korban juga mengalami memar di punggung dan sempat mengeluarkan darah dari hidung.

Ironisnya, tindakan penganiayaan ini terjadi hanya karena hal sepele. Pelaku yang diketahui merupakan senior korban, tidak terima saat korban berbicara dengan nada suara tinggi ketika sedang bercanda dengan teman sekamarnya. Pelaku yang saat itu sedang tidur, merasa terganggu dan langsung naik pitam hingga melakukan penganiayaan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Anak saya tidak melakukan hal yang salah. Dia hanya bercerita, tapi justru diserang dengan kekerasan sampai seperti ini,” ujar Jamaluddin, ayah korban, kepada wartawan.

Setelah menjalani pengobatan, pihak keluarga segera melaporkan kasus ini ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Gowa. Hingga kini, penyidik masih melakukan pemeriksaan terhadap korban dan pelaku.

Kanit PPA Satreskrim Polres Gowa, IPDA Sri Asmanandaini Dalimunte, membenarkan adanya laporan tersebut dan menyatakan kasus ini sedang dalam proses penyelidikan.

“Kami sudah menerima laporan dan saat ini masih dalam tahap pemeriksaan untuk memastikan kronologi dan tindakan yang dilakukan pelaku,” jelasnya.

Kasus kekerasan di lingkungan pesantren ini kembali menjadi sorotan publik dan menimbulkan kekhawatiran atas keamanan serta sistem pengawasan di lembaga pendidikan berbasis asrama. (*)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pertamina Patra Niaga Sulawesi Pastikan Kesiapan Energi dan Layanan SPBU Hadapi Arus Balik Lebaran
Dukung Infrastruktur IKN, Kalla Beton Suplai Beton Ready Mix untuk Proyek KIPP 1A dan 1B
Dilema PSEL Makassar, Menimbang Akurasi Teknis di Antara Dua Lokasi
30 Pelari Indonesia Diberangkatkan ke Eropa Lewat Emados SuperHalfs Challenge
HAKA BYD Karebosi Makassar Raih Penghargaan Asia Pasifik, Siap Ekspansi dan Tambah Outlet di Indonesia
Halal Bihalal Bersama Media, Haka Auto Perkuat Silaturahmi dengan Jurnalis di Makassar
OJK Hormati Putusan KPPU Soal Kartel Bunga Pinjol, Industri Pindar Diminta Perkuat Tata Kelola
Arus Penumpang Angkutan Laut Lebaran 2026 di Pelindo Regional 4 Naik 8,45 Persen
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 29 Maret 2026 - 16:38 WITA

Pertamina Patra Niaga Sulawesi Pastikan Kesiapan Energi dan Layanan SPBU Hadapi Arus Balik Lebaran

Minggu, 29 Maret 2026 - 16:34 WITA

Dukung Infrastruktur IKN, Kalla Beton Suplai Beton Ready Mix untuk Proyek KIPP 1A dan 1B

Minggu, 29 Maret 2026 - 09:26 WITA

Dilema PSEL Makassar, Menimbang Akurasi Teknis di Antara Dua Lokasi

Sabtu, 28 Maret 2026 - 17:35 WITA

30 Pelari Indonesia Diberangkatkan ke Eropa Lewat Emados SuperHalfs Challenge

Sabtu, 28 Maret 2026 - 14:34 WITA

HAKA BYD Karebosi Makassar Raih Penghargaan Asia Pasifik, Siap Ekspansi dan Tambah Outlet di Indonesia

Berita Terbaru