Wacana Grab – GoTo Akan Merger Ditolak Dobrak Makassar

- Penulis

Minggu, 11 Mei 2025 - 14:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR,FILALIN.COM, – Komunitas ojek online yang tergabung dalam Driver Online Bersatu Bergerak (Dobrak) Makassar menolak wacana merger dua perusahaan ride-hailing terbesar di Indonesia yakni Grab dan Goto, yang membawahi Gojek.

 

Koordinator Dobrak Makassar Eeng mengatakan wacana merger Goto dengan Grab, perusahaan teknologi yang berbasis di luar negeri, khususnya Singapura ini, bukan hanya persoalan bisnis, melainkan ancaman kedaulatan ekonomi digital nasional. Bahkan, ini mengarah pada bentuk baru penjajahan oleh pelaku kapitalisme global ke dalam ekonomi rakyat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Imbasnya, penguasaan ini akan membuat para ojek online juga akan terdampak signifikan dari rencana penggabungan ini.

 

Dia mengatakan, Goto merupakan perusahaan yang telah melibatkan jutaan pelaku ekonomi kecil dan menengah, dari mitra driver, ojek daring sampai UMKM.

 

“Banyak dari mereka sebelumnya adalah pengangguran yang secara status sosialnya adalah kaum yang terpinggirkan, kaum marginal, saat ini mendapat ruang, minimal bisa mengangkat status sosial yang sangat sederhana, sebelumnya tidak memiliki pendapatan. Hari ini sudah memberi jaminan hidup, asap dapur aman dan hak hidup layak,” katanya, Minggu (11/05/2025).

 

Mewakili aspirasi komunitas ojol wilayahnya, Eeng menegaskan para ojol yang tergabung dalam Dobrak terus menyerukan serta menagih jiwa nasionalisme pemerintah.

 

Sebelumnya Koalisi Ojol Nasional atau KON juga menyatakan penolakannya terhadap wacana merger Grab-GoTo. Ketua KON Andi Kristiyanto menyatakan akan terjadi ledakan pengangguran jika merger benar-benar terjadi.

 

“Pemerintah harus segera hadir sebagai regulator dan sebagai pengawas untuk menyelamatkan penyelenggaraan bisnis transportasi online ini agar tidak terjadi ledakan pengangguran akibat dari merger Grab-Gojek. Tidak hanya itu merger ini membuat kesejahteraan dan pendapatan driver berkurang,” ungkapAndi, Jumat (09/5/2025)

 

Pekan ini, wacana merger antara dua raksasa industri ride-hailing Grab-GoTo marak diperbincangkan. Grab diketahui tengah menyiapkan dana sebesar Rp 33 Triliun untuk menguasai GoTo. (*)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mendorong Generasi Berdampak, Fakultas Farmasi UIT Gelar PKKMB dan Siapkan Pembukaan Prodi Apoteker
OJK DORONG MASYARAKAT NELAYAN JENEPONTO CAKAP KELOLA KEUANGAN DAN WASPADA INVESTASI ILEGAL
OJK BERSAMA PEMERINTAH KABUPATEN PASANGKAYU GELAR LITERASI KEUANGAN MENYASAR PELAJAR, PELAKU UMKM, DAN KAUM PEREMPUAN
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Apresiasi Perhatian Masyarakat dan PKC PMII Sulsel terhadap Penyaluran BBM
OJK PERKUAT LITERASI KEUANGAN MASYARAKAT BANTAENG MELALUI PROGRAM GENCARKAN
Perkuat Pemahaman Pembelajaran Sentra, Guru BBH dan TK Islam Athirah Antusias Belajar
MENJERNIHKAN DUDUK PERKARA PESANTREN DARUL ISTIQAMAH MACCOPA
LMPI Sulsel Gelar Dialog Kebangsaan, Bahas Peran Akademisi, Ormas, LSM, OKP dan Jurnalis dalam Pemberantasan Korupsi
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 07:20 WITA

Mendorong Generasi Berdampak, Fakultas Farmasi UIT Gelar PKKMB dan Siapkan Pembukaan Prodi Apoteker

Senin, 21 September 2026 - 16:56 WITA

OJK DORONG MASYARAKAT NELAYAN JENEPONTO CAKAP KELOLA KEUANGAN DAN WASPADA INVESTASI ILEGAL

Senin, 21 September 2026 - 16:51 WITA

OJK BERSAMA PEMERINTAH KABUPATEN PASANGKAYU GELAR LITERASI KEUANGAN MENYASAR PELAJAR, PELAKU UMKM, DAN KAUM PEREMPUAN

Senin, 21 September 2026 - 11:46 WITA

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Apresiasi Perhatian Masyarakat dan PKC PMII Sulsel terhadap Penyaluran BBM

Senin, 21 September 2026 - 11:02 WITA

OJK PERKUAT LITERASI KEUANGAN MASYARAKAT BANTAENG MELALUI PROGRAM GENCARKAN

Berita Terbaru