PANDU WANITA TANGGUH DARI SPJM SANDARKAN CRUISE MV STAR VOYAGER DI KUALA TANJUNG

- Penulis

Jumat, 30 Mei 2025 - 13:37 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR,FILALIN.COM, – PT Pelindo Jasa Maritim (SPJM) sebagai salah satu subholding PT Pelindo (Persero) yang bergerak layanan marine, equipment, dan port services (MEPS) kembali melaksanakan pelayanan pemanduan dan penundaan Kapal Pesiar (Cruise) di Kuala Tanjung, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara.

Cruise MV Star Voyager yang membawa 1.887 penumpang dan 998 kru bersandar pada tanggal 29 Mei 2025. Pada kesempatan kali ini, pemanduan dilaksanakan oleh salah satu pandu wanita yang bertugas di Pelabuhan Kuala Tanjung, Capt. Rosalina Bangun. Dengan lihai dan tangguh, Capt. Rosalina dibantu oleh assist kapal tunda TB Pommie dan Tirta Samudra, memandu kapal hingga bersandar dengan aman pada 06.12 WIB di Pelabuhan Kuala Tanjung.

Capt. Rosalina merupakan salah satu dari pandu wanita yang bertugas di SPJM. Telah memiliki pengalaman 9 tahun sebagai pandu, Capt Rosalina mempunyai kualifikasi sebagai pandu tingkat ANT 1. Capt Rosalina telah melaksanakan pelayanan pemanduan di tiga Pelabuhan, yaitu Dumai, Tanjung Balai Karimun, dan Kuala Tanjung. Tidak heran, pelayanan cruise dengan length all over (LOA) 261,3 M ini berjalan lancar, walaupun dilaksanakan pada pagi buta.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pemanduan telah dilaksanakan dengan lancar dan aman, sesuai dengan aturan keselamatan yang berlaku. Tentunya ada kebanggaan tersendiri saat melaksanakan pelayanan untuk kapal yang membawa turis sebanyak ini ke Indonesia,” Capt. Rosalina menerangkan setelah pelayanan pemanduan usai.

Kunjungan kapal pesiar ke Kuala Tanjung ini merupakan hal positif bagi pariwisata dan perekenomian daerah Kuala Tanjung. Dengan adanya ribuan penumpang cruise, tentu mendongkrak pendapatan masyarakat Kuala Tanjung, khusunya yang berada di sekitar daerah pelabuhan. Tidak hanya itu, persinggahan cruise di daerah Kuala Tanjung juga dapat menjadi kesempatan untuk mengenalkan wisatawan mancanegara kepada bagian Indonesia yang jarang diketahui oleh negara lain.

MV Star Voyager ini dijadwalkan bersandar selama kurang lebih 10 jam di Kuala Tanjung. Pada pukul 16.30 WIB, kapal dengan gross registered tonnage (GRT) 77.441 Ton ini dijadwalkan meninggalkan Pelabuhan Kuala Tanjung untuk selanjutnya menuju Pelabuhan di Singapura. Kapal kembali dipandu oleh pandu dari SPJM, Capt Gunawan. (*)

 

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Luncurkan Bright Gas untuk Petani di Gowa, Hadirkan Energi Alternatif bagi Pompa Irigasi
Literasi dan Inklusi Keuangan Indonesia Lampaui Target RPJMN 2029
PERINGATI HUT RI ke-81, SMM CAPITAL GROUP KEMBALI GELAR AKSI DONOR DARAH
Bukan Sekadar Prompting, DekatLokal Ajak Mahasiswa Gunakan AI untuk Selesaikan Masalah Nyata UMKM
Kalla Toyota Catat Penjualan Rp12,55 Miliar hingga Juli 2026, Hybrid Tumbuh 107 Persen
PJM dan TNI AL Perkuat Sinergi, Delapan Perwira TNI AL Ikuti Pendidikan Pandu Tingkat II
PT Sentralsari Primasentosa Salurkan Bantuan Air Minum Cleo Dukung Siaga Merah Putih di Gunung Bawakaraeng
Audiensi Bersama Wali Kota Makassar, OPDIS SD Islam Athirah Makassar Sampaikan Program Pilah Sampah
Berita ini 4 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:57 WITA

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Luncurkan Bright Gas untuk Petani di Gowa, Hadirkan Energi Alternatif bagi Pompa Irigasi

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:26 WITA

Literasi dan Inklusi Keuangan Indonesia Lampaui Target RPJMN 2029

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:02 WITA

PERINGATI HUT RI ke-81, SMM CAPITAL GROUP KEMBALI GELAR AKSI DONOR DARAH

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:23 WITA

Bukan Sekadar Prompting, DekatLokal Ajak Mahasiswa Gunakan AI untuk Selesaikan Masalah Nyata UMKM

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:18 WITA

Kalla Toyota Catat Penjualan Rp12,55 Miliar hingga Juli 2026, Hybrid Tumbuh 107 Persen

Berita Terbaru