KLM Asia Mulia Tenggelam di Perairan Bantaeng, 3 Orang Masih Dalam Pencarian

- Penulis

Jumat, 20 Juni 2025 - 09:16 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BANTAENG,FILALIN.COM, — Sebuah kapal motor layar (KLM) bernama Asia Mulia dilaporkan tenggelam di perairan Bantaeng pada Kamis dini hari, 19 Juni 2025, sekitar pukul 04.00 WITA. Kapal yang mengangkut 8 orang penumpang dan memuat 57 ekor kerbau ini sedang dalam pelayaran dari Pulau Rote, Nusa Tenggara Timur menuju Pelabuhan Bunge, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan.

Menurut informasi dari pihak terkait, KLM Asia Mulia diduga tertabrak oleh kapal besi yang melintas di jalur yang sama. Tabrakan itu menyebabkan kapal kayu tersebut terbalik dan akhirnya tenggelam.

Lima dari delapan kru kapal berhasil diselamatkan oleh kapal nelayan yang kebetulan melintas di lokasi kejadian. Sementara tiga korban lainnya hingga saat ini masih dalam pencarian.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berikut adalah daftar korban selamat:

1. Asrul (L/41 Tahun)

2. Ebit (L/30 Tahun)

3. Pence (L/31 Tahun)

4. Laki (L/32 Tahun)

5. Supri (L/25 Tahun)

Sedangkan tiga korban yang masih dalam pencarian adalah:

1. Supriadi Nunung (L/46 Tahun) – Nahkoda

2. Asdar (L/52 Tahun) – KKM (Kepala Kamar Mesin)

3. Aldi (L/27 Tahun) – Kelasi

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Makassar, Muhammad Arif Anwar, menyampaikan bahwa operasi pencarian terus dilakukan dengan intensif.

“Sebelumnya kami telah menerjunkan RIB 02 Bantaeng, namun setelah dilakukan pengkajian area, dan diketahui area pencarian cukup luas, maka kami kerahkan KN SAR Kamajaya yang berukuran 68 meter untuk memaksimalkan pencarian hari ini,” ungkap Arif.

Ia juga berharap seluruh korban dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat.

Saat ini, tim SAR gabungan dari Basarnas, TNI AL, Polairud, dan nelayan setempat terus menyisir wilayah perairan sekitar lokasi kejadian. Cuaca laut yang relatif bersahabat membantu proses pencarian yang telah memasuki hari kedua.

Pihak Basarnas juga mengimbau kepada masyarakat pesisir dan nelayan yang melintas agar melaporkan segera jika melihat tanda-tanda keberadaan korban. (*)

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tendangan Perdana Kapolresta Gowa Buka Kapolresta Gowa Cup 2026, 12 Tim Siap Bertanding
41 Pengelola Komunitas Literasi di Gowa Ikuti Pelatihan Manajemen
PJM Laksanakan Evaluasi Berkala Semester I 2026 terhadap Layanan Pemanduan dan Penundaan
Rektor UIT Buka PKKMB Fakultas Psikologi, Tekankan Pentingnya Integritas dan Adaptasi Mahasiswa Baru
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Tegaskan Komitmen Penyaluran BBM Sesuai Ketentuan di SPBU Massila, Pinrang
Ketika Aktivitas Petani Mulai Dicatat Secara Digital
ISFO 2026 Diikuti 11.952 Peserta, OJK Dorong Generasi Muda Jadi Penggerak Ekonomi Syariah
Sinergi dan Inovasi Antarkan Sulsel Raih Prestasi TPID Award dan TP2DD Championship 2026
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 18:40 WITA

Tendangan Perdana Kapolresta Gowa Buka Kapolresta Gowa Cup 2026, 12 Tim Siap Bertanding

Minggu, 27 September 2026 - 15:51 WITA

41 Pengelola Komunitas Literasi di Gowa Ikuti Pelatihan Manajemen

Minggu, 27 September 2026 - 10:00 WITA

PJM Laksanakan Evaluasi Berkala Semester I 2026 terhadap Layanan Pemanduan dan Penundaan

Sabtu, 26 September 2026 - 20:50 WITA

Rektor UIT Buka PKKMB Fakultas Psikologi, Tekankan Pentingnya Integritas dan Adaptasi Mahasiswa Baru

Sabtu, 26 September 2026 - 20:17 WITA

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Tegaskan Komitmen Penyaluran BBM Sesuai Ketentuan di SPBU Massila, Pinrang

Berita Terbaru