Kisah Rezki Pengguna AI Volusi 5 dari Tri Indonesia Proteksi Nomor HP, Anti Penipuan Digital, dan Browsing Makin Kencang

- Penulis

Minggu, 17 Agustus 2025 - 05:27 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, FILALIN.COM – Tri Indonesia kembali menghadirkan inovasi terbaru lewat AI Volusi 5, sebuah teknologi berbasis kecerdasan buatan yang dirancang untuk melindungi pelanggan dari ancaman digital, mulai dari penipuan daring, spam SMS, hingga panggilan telepon tak dikenal. Tak hanya itu, AI Volusi 5 juga menjanjikan pengalaman internet yang lebih cepat dan stabil, sejalan dengan gaya hidup digital generasi muda.

Teknologi ini bekerja dengan mendeteksi pola panggilan mencurigakan, menyaring pesan spam, serta memberikan notifikasi peringatan dini kepada pengguna. Selain itu, optimalisasi jaringan membuat pelanggan bisa merasakan browsing, gaming, hingga streaming lebih lancar tanpa hambatan.

Salah satu pengguna Tri di Makassar, Rifki (27 tahun), seorang pekerja kreatif, mengaku merasakan langsung manfaat dari teknologi ini.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

> “Dulu saya sering dapat SMS penipuan yang mengatasnamakan bank atau hadiah undian. Sekarang hampir tidak ada lagi, karena langsung difilter sama sistem Tri. Internetnya juga terasa lebih kencang, apalagi pas kerja pakai aplikasi desain online, jadi lebih nyaman,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan Nadya (22 tahun), mahasiswi asal Bandung. Menurutnya, fitur proteksi nomor yang diberikan Tri membuatnya lebih tenang dalam beraktivitas digital.

> “Sekarang kan banyak penipuan via telepon. Kadang nomor nggak dikenal tiba-tiba masuk. Dengan AI Volusi 5 ini, saya langsung dapat peringatan kalau itu berpotensi spam. Jadi lebih aman, dan browsing juga ngebut banget,” ujarnya.

Pihak Tri Indonesia menjelaskan bahwa AI Volusi 5 adalah bagian dari komitmen perusahaan untuk membangun ekosistem digital yang sehat sekaligus mendorong literasi keamanan digital bagi generasi muda.

> “Kami memahami bahwa anak muda adalah pengguna internet paling aktif. Karena itu, AI Volusi 5 hadir bukan hanya untuk mempercepat koneksi, tapi juga menjaga mereka dari ancaman penipuan digital yang makin marak,” terang perwakilan Tri Indonesia.

Dengan hadirnya AI Volusi 5, Tri berharap dapat menjadi solusi komprehensif bagi pelanggan yang ingin bebas berselancar tanpa khawatir gangguan spam atau kejahatan digital. (*)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PERKUAT PENGEMBANGAN SDM DAN LITERASI KEUANGAN INDONESIA TIMUR, OJK RESMIKAN LEARNING CENTER OJK DI MAKASSAR
Bripka Muh Bakri Tidak Hadiri Mediasi, Sengketa Tanah Berlanjut ke Tingkat Kecamatan Tinggimoncong
Basarnas Lanjutkan Pencarian Lansia Tersesat di Hutan Alasa Selayar
Hadi Tjahjanto Lantik Pengurus FORKI Sulsel, Targetkan Prestasi di PON 2028
Bank Indonesia Luncurkan Laporan Perekonomian Indonesia 2025, Ekonomi Diproyeksi Terus Menguat
Kalla Beton Rayakan 30 Tahun, Perkuat Strategi Pertumbuhan Tangguh dan Berkelanjutan
Cetak Prestasi Gemilang, Kalla Toyota Dinobatkan sebagai “Role Model Company” di KALLA AWARD 2025
Akses Jalan Kembali Terbuka, Penyaluran Energi ke Luwu Raya Kembali Lancar dan Stok Aman
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Januari 2026 - 15:18 WITA

PERKUAT PENGEMBANGAN SDM DAN LITERASI KEUANGAN INDONESIA TIMUR, OJK RESMIKAN LEARNING CENTER OJK DI MAKASSAR

Kamis, 29 Januari 2026 - 15:13 WITA

Bripka Muh Bakri Tidak Hadiri Mediasi, Sengketa Tanah Berlanjut ke Tingkat Kecamatan Tinggimoncong

Kamis, 29 Januari 2026 - 14:17 WITA

Basarnas Lanjutkan Pencarian Lansia Tersesat di Hutan Alasa Selayar

Kamis, 29 Januari 2026 - 12:43 WITA

Hadi Tjahjanto Lantik Pengurus FORKI Sulsel, Targetkan Prestasi di PON 2028

Rabu, 28 Januari 2026 - 20:55 WITA

Bank Indonesia Luncurkan Laporan Perekonomian Indonesia 2025, Ekonomi Diproyeksi Terus Menguat

Berita Terbaru