LBH Suara Panrita Keadilan Ancam Laporkan Oknum Agen BRI Tanakeke ke Polres Takalar Yang Diduga Gelapkan Dana Nasabah

- Penulis

Sabtu, 13 September 2025 - 11:04 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TAKALAR,FILALIN.COM, –Dunia perbankan kembali tercoreng oleh ulah seorang oknum agen BRI Kecamatan Kepulauan Tanakeke, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan.

 

Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Suara Panrita Keadilan menerima Pengaduan dari masyarakat Tanakeke, Kabupaten Takalar sehubungan perkara dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan dana nasabah yang diduga dilakukan oleh Daeng Ngemba, oknum agen BRI Kecamatan Kepulauan Tanakeke, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Tim Pendamping Hukum LBH Suara Panrita Keadilan telah mendatangi pulau Tanakeke setelah menerima Pengaduan Sedikitnya 6 warga mayoritas warga Kecamatan Kepulauan Tanakeke, Kabupaten Takalar yang menjadi korban dalam kasus yang kini mengundang perhatian luas masyarakat.

 

Salah satu Tim Pendamping Hukum LBH Suara Panrita Keadilan, Muslimin Basri, SE.,C.L.E mendesak Dg.Ngemba untuk melakukan pengembalian dana korban dan memperbaiki nama korban di Bank BRI sebelum mengambil langkah hukum dengan melapor ke Polres Takalar

 

Muslimin menuturkan Kasus ini mencuat setelah Unit BRI Pattallasang melakukan penagihan langsung ke Desa Rewataya. Langkah itu diambil menyusul adanya laporan tunggakan pembayaran pinjaman dari sejumlah nasabah. Namun di lapangan justru tidak sesuai fakta.

 

Korban rutin setor ke agen, tidak pernah telat. Tapi tiba-tiba petugas datang menagih dan menyampaikan Klien kami belum bayar atau menunggak berbulan bulan sehingga klien kami kaget dan merasa ditipu.

 

Enam Korban mengaku telah menyetorkan cicilan mereka secara berkala kepada Daeng Ngemba, yang dikenal sebagai agen resmi BRI Tanakeke. Namun berdasarkan pemeriksaan sistem oleh pihak BRI, dana tersebut tidak pernah tercatat sebagai pembayaran resmi.

 

Adanya bukti pembayaran tidak disetor ke BRI memicu kemarahan korban yang merasa dikhianati setelah lama mempercayakan transaksi keuangan mereka kepada sang agen(*).

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi dan Pemerintah Tinjau Langsung FT Bau-Bau, Pastikan Keandalan Distribusi Energi Indonesia Timur
Bullying Makin Marak, MUI Makassar Ingatkan Bahaya Pudarnya Adab
Satukan Kearifan Lokal dan Kepedulian Lingkungan, Kalla Toyota  Tingkatkan Layanan di Hari Pelanggan Nasional
Ketua Umum DPP LBH Suara Panrita Keadilan Minta Kejari Barru hingga Kejagung Telusuri Anggaran Oplah Rp.8M
Bukan Sekadar Otonomi, KAHMI Sulsel Mulai Bicara Masa Depan Hubungan Pusat-Daerah
Wedding Expo 2026 di Makassar Padukan Modernitas dan Budaya dalam Konsep Pernikahan
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi melalui IT Makassar Olah Limbah Plastik Segel Tangki Menjadi Produk Bernilai Guna dan Ekonomi
Hari Pelanggan Nasional 2026, Haka Auto Perkuat Layanan dan Kedekatan dengan Pelanggan
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 16:37 WITA

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi dan Pemerintah Tinjau Langsung FT Bau-Bau, Pastikan Keandalan Distribusi Energi Indonesia Timur

Sabtu, 5 September 2026 - 16:00 WITA

Bullying Makin Marak, MUI Makassar Ingatkan Bahaya Pudarnya Adab

Sabtu, 5 September 2026 - 13:12 WITA

Satukan Kearifan Lokal dan Kepedulian Lingkungan, Kalla Toyota  Tingkatkan Layanan di Hari Pelanggan Nasional

Sabtu, 5 September 2026 - 10:53 WITA

Ketua Umum DPP LBH Suara Panrita Keadilan Minta Kejari Barru hingga Kejagung Telusuri Anggaran Oplah Rp.8M

Sabtu, 5 September 2026 - 09:27 WITA

Bukan Sekadar Otonomi, KAHMI Sulsel Mulai Bicara Masa Depan Hubungan Pusat-Daerah

Berita Terbaru