LBH Suara Panrita Keadilan Desak Bupati Gowa Copot Kadis Dukcapil dan Kepala DPMPTSP Usai Lansia Meninggal di MPP

- Penulis

Minggu, 8 Februari 2026 - 07:14 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GOWA,FILALIN.COM,  — Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Suara Panrita Keadilan mendesak Bupati Gowa untuk segera mencopot Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) serta Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Gowa. Desakan ini muncul menyusul meninggalnya seorang warga lanjut usia (lansia) usai mengurus dokumen administrasi di Mall Pelayanan Publik (MPP) Gowa.

Ketua Umum LBH Suara Panrita Keadilan, Djaya Jumain, menilai peristiwa tragis tersebut merupakan alarm keras atas buruknya sistem pelayanan publik, khususnya dalam melindungi kelompok rentan seperti lansia dan penyandang disabilitas. Ia menduga kuat adanya kelalaian struktural dan lemahnya manajemen pelayanan di MPP.

“Ini bukan sekadar musibah biasa. Ada dugaan kuat kelalaian sistem pelayanan yang tidak ramah terhadap kelompok rentan. Lansia seharusnya mendapatkan perlakuan khusus, bukan diperlakukan sama dengan pelayanan umum yang mengharuskan antre panjang dan menunggu lama,” tegas Djaya Jumain.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, pelayanan publik di MPP belum bersifat adaptif dan humanis. Pengawasan internal dinilai lemah, sementara layanan berbasis daring yang seharusnya memudahkan masyarakat justru belum berjalan efektif. Akibatnya, warga—termasuk lansia—tetap dipaksa datang langsung ke lokasi pelayanan dengan kondisi fisik yang terbatas.

LBH Suara Panrita Keadilan juga menyoroti minimnya fasilitas pendukung bagi lansia dan penyandang disabilitas, seperti jalur khusus, ruang tunggu ramah lansia, prioritas pelayanan, hingga tenaga pendamping. Selain itu, program layanan jemput bola yang seharusnya menjangkau warga rentan dinilai kurang disosialisasikan dan tidak dioptimalkan.

“Negara wajib hadir dalam pelayanan publik yang berorientasi pada keselamatan, kemanusiaan, dan keadilan. Jangan sampai warga yang mencari hak administratif justru kehilangan nyawa,” ujar Djaya.

Atas kejadian tersebut, LBH Suara Panrita Keadilan menuntut:

Evaluasi total terhadap sistem pelayanan di Mall Pelayanan Publik (MPP) Gowa.

Audit menyeluruh terhadap standar operasional prosedur (SOP) pelayanan Dukcapil dan DPMPTSP.

Penyediaan jalur dan fasilitas khusus bagi lansia dan penyandang disabilitas.

Optimalisasi layanan jemput bola dan layanan daring agar benar-benar efektif.

Pencopotan pimpinan OPD terkait apabila terbukti lalai dan bertanggung jawab atas peristiwa tersebut.

“Jangan sampai ada korban berikutnya. Pemerintah daerah harus bertanggung jawab secara moral dan administratif, serta segera melakukan pembenahan menyeluruh,” tutup Djaya Jumain dengan tegas.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sosialisasi Kenakalan Remaja dan Dampak Hukumnya Digelar di Desa Nirannuang
Pererat Silaturahmi, Babinsa Kodim 1409/Gowa Gelar Safari Subuh dan Komsos di Desa Kalebarembeng
Mubes BMJ KB-TK Islam Athirah Makassar: Menguatkan Sinergi, Menebar Kebaikan untuk Ananda
Rayakan 7 Tahun QRIS, BI Sulsel Gelar Sultan QRIS Run 2026
Tak Temukan Titik Temu Konflik Agraria di Jalur Formal, Petani Laoli Mengadu ke Kedatuan Luwu
70 Anak di Komunitas Matoa Makassar Jadi Sasaran Pendampingan, LPA Sulsel Soroti Pekerja Anak
GMTD Perkuat Budaya Keselamatan Kerja melalui  Sosialisasi K3 Bersama Vendor dan Kontraktor
TIM SAR GABUNGAN TEMUKAN KORBAN JATUH DARI KAPAL JOLLORO DI SINJAI DALAM KONDISI MENINGGAL DUNIA
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 21:00 WITA

Sosialisasi Kenakalan Remaja dan Dampak Hukumnya Digelar di Desa Nirannuang

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 15:52 WITA

Pererat Silaturahmi, Babinsa Kodim 1409/Gowa Gelar Safari Subuh dan Komsos di Desa Kalebarembeng

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 14:26 WITA

Mubes BMJ KB-TK Islam Athirah Makassar: Menguatkan Sinergi, Menebar Kebaikan untuk Ananda

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 09:29 WITA

Rayakan 7 Tahun QRIS, BI Sulsel Gelar Sultan QRIS Run 2026

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 01:19 WITA

Tak Temukan Titik Temu Konflik Agraria di Jalur Formal, Petani Laoli Mengadu ke Kedatuan Luwu

Berita Terbaru