Kalla Institute Perkuat Komitmen Cetak Entrepreneur

- Penulis

Selasa, 31 Maret 2026 - 15:45 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR,FILALIN.COM,  – Kalla Institute kembali menunjukkan komitmennya sebagai kampus pencetak wirausaha muda dengan lahirnya alumni yang berhasil membangun brand fashion sendiri. Salah satunya adalah Andi Armayani, alumni program studi Kewirausahaan Kalla Institute, yang sukses mendirikan brand scarf ramah lingkungan bernama Nakaraa Scarf.

Brand tersebut menghadirkan produk scarf berbahan ramah lingkungan Tencel yang dipadukan dengan motif budaya khas Kepulauan Selayar, yakni Gong Nakara. Mengusung konsep fashion berkelanjutan, Nakaraa Scarf tidak hanya menawarkan produk fesyen, tetapi juga mengangkat nilai budaya lokal dan kepedulian terhadap lingkungan.

Armayani mengatakan ide bisnis tersebut lahir dari keinginannya memadukan fashion modern dengan storytelling budaya serta konsep keberlanjutan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya ingin menggabungkan konsep fashion modern, storytelling budaya, dan sustainability dalam satu produk,” ujarnya.

Usaha Nakaraa Scarf mulai dirintis Armayani sejak masih berstatus mahasiswa di Kalla Institute. Armayani mengembangkan bisnis tersebut melalui dukungan berbagai program kampus, termasuk program Inkubator yang memfasilitasi mahasiswa untuk mengembangkan ide bisnis hingga dapat direalisasikan menjadi produk nyata.

Dalam perjalanannya, Armayani juga berhasil memperoleh pendanaan dari pemerintah melalui Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW). Produk Nakaraa Scarf kemudian resmi diluncurkan pada 24 November 2024 dalam ajang Wirausahawan Merdeka.

Selama mengikuti program Inkubator, Armayani mendapatkan berbagai pembekalan penting terkait pengembangan usaha, mulai dari penyusunan model bisnis, riset pasar, hingga strategi pemasaran. Dukungan dosen, lingkungan kampus yang kondusif untuk berdiskusi, serta akses jaringan dengan pelaku usaha turut membantu memperkuat keterampilan kewirausahaannya.

Ketua Program Studi Kewirausahaan Kalla Institute, Mardiatul Jannah, menegaskan bahwa seluruh mahasiswa program studi Kewirausahaan telah dibekali dengan mindset dan keterampilan wirausaha sejak awal perkuliahan.

“Mahasiswa kami dibekali mindset kewirausahaan dan disiplin dalam mengelola ide menjadi rencana serta tindakan nyata. Melalui kurikulum yang berkelanjutan setiap semester, kami menargetkan mahasiswa mampu mencapai capaian pembelajaran yang telah ditetapkan,” jelasnya.

Saat ini, Nakaraa Scarf tidak hanya dipasarkan secara daring, tetapi juga telah tersedia di beberapa titik penjualan di Makassar, seperti Makassar Creative Hub Pantai Losari dan Kahii Botolempangan.

Armayani berharap produknya dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif, baik bagi lingkungan maupun pelestarian budaya lokal.

“Ke depan, saya berharap Nakaraa bisa menjadi produk yang dikenal luas, tidak hanya di Makassar tetapi juga di seluruh Indonesia,” katanya.

Keberhasilan tersebut menjadi salah satu bukti komitmen Kalla Institute dalam mencetak lulusan yang siap menjadi wirausahawan maupun profesional di berbagai bidang. Saat ini Kalla Institute memiliki empat program studi unggulan, yakni Kewirausahaan, Sistem Informasi, Bisnis Digital, dan Manajemen Retail, yang dirancang untuk menjawab kebutuhan dunia kerja dan industri di masa depan. (*)

 

 

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pelindo Regional 4 Perkuat Keamanan Pelabuhan melalui Sertifikasi PFSO
Antrean BBM Makassar Semakin Landai, Pertamina Tambah SPBU Modular di CPI
Pertamina Salurkan 173.160 Tabung LPG 3 Kg di Sulse
Basarnas Makassar Kerahkan KN SAR Kamajaya, 130 Korban KMP Virgo Masih Dicari
Komisi Perempuan MUI Makassar Dorong Keluarga Jadi Benteng Perlindungan Anak
LBH Suara Panrita Keadilan Apresiasi Respons Cepat Penanganan Dugaan Perundungan Siswi SD
BBM Langka dan Memicu Bentrok Warga, Ketum INTIS Dr. Affandy Agusman Aris Desak Pemerintah Ambil 5 Langkah Darurat
LBH Suara Panrita Keadilan Desak Pemulihan Trauma Siswi SD Diduga Korban Bullying
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 20:39 WITA

Pelindo Regional 4 Perkuat Keamanan Pelabuhan melalui Sertifikasi PFSO

Senin, 14 September 2026 - 13:40 WITA

Antrean BBM Makassar Semakin Landai, Pertamina Tambah SPBU Modular di CPI

Senin, 14 September 2026 - 09:19 WITA

Pertamina Salurkan 173.160 Tabung LPG 3 Kg di Sulse

Senin, 14 September 2026 - 09:11 WITA

Basarnas Makassar Kerahkan KN SAR Kamajaya, 130 Korban KMP Virgo Masih Dicari

Sabtu, 12 September 2026 - 14:51 WITA

Komisi Perempuan MUI Makassar Dorong Keluarga Jadi Benteng Perlindungan Anak

Berita Terbaru

Berita

Pertamina Salurkan 173.160 Tabung LPG 3 Kg di Sulse

Senin, 14 Sep 2026 - 09:19 WITA