Andi Irwan Wirasasti Kritisi Validitas Indikator Kinerja dan Efektivitas Anggaran Sektor Kelautan dan Pangan

- Penulis

Rabu, 15 April 2026 - 23:11 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR,FILALIN.COM, — Anggota Komisi B DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dari Fraksi PKS, Andi Irwan Wirasasti, menyampaikan sejumlah catatan kritis dalam rapat kerja pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Sulsel Tahun Anggaran 2025 bersama Dinas Kelautan dan Perikanan serta Dinas Ketahanan Pangan, Rabu (15/4/2026), di ruang Komisi B DPRD Provinsi Sulawesi Selatan.

 

Dalam rapat tersebut, Andi Irwan menyoroti adanya ketidaksinkronan antara capaian kinerja program dengan realisasi anggaran, khususnya pada Dinas Kelautan dan Perikanan. Ia menilai, laporan capaian kinerja yang berada pada kategori sangat tinggi perlu diuji kembali relevansinya dengan kondisi riil di lapangan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Capaian kinerja dilaporkan sangat tinggi, tetapi di saat yang sama masih ada kegiatan yang tidak terlaksana dan serapan anggaran yang tidak optimal. Ini perlu dijelaskan secara terbuka, apakah indikator yang digunakan benar-benar mencerminkan dampak terhadap nelayan,” ujarnya.

 

Ia juga menyinggung sejumlah program yang tidak berjalan, termasuk pemeliharaan kapal pengawas dan belanja modal, yang berdampak pada munculnya sisa anggaran dalam jumlah signifikan. Menurutnya, hal tersebut menunjukkan adanya kelemahan dalam perencanaan maupun eksekusi program.

 

Pada pembahasan bersama Dinas Ketahanan Pangan, Andi Irwan menaruh perhatian pada tidak terealisasinya program pengelolaan cadangan pangan yang tercatat nol persen. Ia mempertanyakan kesiapan perencanaan program, khususnya dalam mengantisipasi aspek regulasi.

 

“Program strategis seperti cadangan pangan tidak boleh gagal hanya karena persoalan regulasi. Artinya, sejak awal perencanaan belum matang,” tegasnya.

 

Selain itu, ia juga menyoroti persoalan koordinasi antar perangkat daerah, terutama terkait pengelolaan aset yang berdampak pada terhambatnya pelaksanaan kegiatan di lapangan.

 

Menurutnya, persoalan administratif tidak boleh terus berulang dan dijadikan alasan rendahnya serapan anggaran. Diperlukan pembenahan sistem koordinasi agar program yang telah direncanakan dapat berjalan sesuai target.

 

Rapat kerja ini menjadi bagian dari pendalaman DPRD terhadap kinerja perangkat daerah, sekaligus memastikan bahwa setiap indikator, program, dan penggunaan anggaran memiliki keterkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat serta dapat dipertanggungjawabkan secara substantif, bukan sekadar administratif. (*)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HAM-LUTIM Batara Guru Kecam Dugaan Tindakan Represif dalam Konflik Agraria Laoli 
Pertamina Patra Niaga menurunkan Harga Pertamax per 1 Agustus 2026
MUI Makassar Perkuat Ukhuwah Lintas Agama untuk Jaga Harmoni Kota
Prodi MIAN UIT Gelar Webinar Internasional.
KPPU TINGKATKAN PENANGANAN DUGAAN PELANGGARAN OLEH TIKTOK KE TAHAP PENYELIDIKAN 
Pelindo Regional 4 Bangun Kolaborasi Lewat Program Break The Silo
Beasiswa Kalla 2026 Gelombang Kedua Resmi Dibuka
Pegadaian Kanwil VI SulSelBarra Maluku Wujudkan “Anak Berkarya, Keluarga Berdaya” Lewat Pameran UMKM dan Bazar Emas
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 21:57 WITA

HAM-LUTIM Batara Guru Kecam Dugaan Tindakan Represif dalam Konflik Agraria Laoli 

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 16:56 WITA

Pertamina Patra Niaga menurunkan Harga Pertamax per 1 Agustus 2026

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 14:33 WITA

MUI Makassar Perkuat Ukhuwah Lintas Agama untuk Jaga Harmoni Kota

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 13:47 WITA

Prodi MIAN UIT Gelar Webinar Internasional.

Jumat, 31 Juli 2026 - 22:08 WITA

KPPU TINGKATKAN PENANGANAN DUGAAN PELANGGARAN OLEH TIKTOK KE TAHAP PENYELIDIKAN 

Berita Terbaru

Berita

Prodi MIAN UIT Gelar Webinar Internasional.

Sabtu, 1 Agu 2026 - 13:47 WITA