MAKASSAR,FILALIN.COM, — ARYADUTA Hotel Makassar kembali menghadirkan inovasi kegiatan tahunan bertajuk Saptarasa yang resmi dibuka pada Sabtu (25/4). Acara ini tidak hanya menonjolkan kekayaan kuliner, tetapi juga menghadirkan nilai sosial dengan melibatkan perempuan penyandang disabilitas dalam pelatihan cooking class.
Manager Food & Beverage Aryaduta Makassar, Wawan Darmawan, menjelaskan bahwa kegiatan hari ini merupakan rangkaian dari dua agenda besar. Sebelumnya, pihak hotel telah menggelar program “Cakap Jiwa” yang berfokus pada kesehatan dan wellness. Setelah itu, dilanjutkan dengan kegiatan Saptarasa yang rutin digelar setiap tahun.
“Saptarasa ini mengangkat konsep tujuh rasa yang akan kami hadirkan dalam berbagai sajian makanan dan minuman, termasuk paket kamar dan kegiatan sosial,” ujar Wawan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam program ini, Aryaduta menghadirkan sentuhan khas lokal Sulawesi Selatan. Untuk tamu VIP yang menginap, hotel menyediakan suguhan kue tradisional seperti bolu pecah dan apam perangi sebagai bagian dari pengalaman kuliner di dalam kamar.
Tak hanya itu, beragam minuman khas juga disajikan, mulai dari kopi susu Toraja, minuman berbasis cendol Malino, hingga minuman berbahan dasar tape (poteng). Sementara untuk menu makanan, tersedia pilihan ikan woku belanga, daging topalada, serta ayam rica yang menggugah selera.
Lebih dari sekadar kuliner, kegiatan ini juga sarat nilai sosial. Aryaduta menggandeng Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI) Sulawesi Selatan dalam program pelatihan memasak. Para peserta diajak untuk belajar keterampilan yang diharapkan dapat menjadi bekal kemandirian ekonomi.
“Kami ingin menunjukkan bahwa teman-teman disabilitas juga bisa berkreasi dan memiliki peluang untuk menghasilkan secara ekonomi,” tambah Wawan.
Ketua HWDI Sulawesi Selatan, Maria Un, mengapresiasi langkah Aryaduta yang konsisten melibatkan komunitas disabilitas dalam berbagai kegiatan.
Menurutnya, kolaborasi ini menjadi bentuk kampanye positif bahwa perempuan disabilitas memiliki kemampuan yang sama untuk berkarya dan berdaya di tengah masyarakat.
Kegiatan Saptarasa ini juga akan dirangkaikan dengan program CSR serta berbagai paket menginap yang terintegrasi dengan pengalaman kuliner khas daerah, menjadikannya tidak hanya sebagai event hotel, tetapi juga sebagai ruang inklusi sosial dan promosi budaya lokal. (*)





















