MAKASSAR,FILALIN.COM, — Bupati Maros, Chaidir Syam menghadiri peluncuran program “Gammarana Kartuta” yang digelar di Gammara Hotel Makassar, Selasa (28/4/2026). Program tersebut merupakan kolaborasi Pemerintah Kabupaten Maros bersama pihak hotel untuk mendorong masyarakat memiliki Kartu Identitas Anak (KIA).
Dalam sambutannya, Chaidir Syam menegaskan pentingnya identitas diri bagi anak sejak lahir. Menurutnya, kepemilikan identitas resmi menjadi bagian penting dalam perlindungan dan pendataan kependudukan.
“Sejak lahir sebenarnya dia harus memiliki identitas secara pribadi. Mulai sejak lahir, harus langsung mendapatkan akta kelahiran dan identitas anak. Karena identitas diri itu penting buat anak-anak kita semua,” ujar Chaidir Syam.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia mengungkapkan, pada peluncuran program tersebut terdapat sekitar 200 anak yang telah memiliki Kartu Identitas Anak. Namun demikian, tingkat kepemilikan KIA di Kabupaten Maros masih berada di kisaran 30 persen.
“Masih banyak yang menganggap anak-anak belum perlu kartu identitas. Padahal ini penting sekali. Kalau terjadi sesuatu pada anak kita, kartu identitas anak bisa menjadi penolong,” katanya.
Chaidir juga menilai KIA memiliki manfaat besar dalam mendukung sistem pendataan kependudukan nasional. Ia berharap para orang tua semakin terdorong untuk segera mengurus identitas resmi bagi anak-anak mereka.
“Kami dari Pemerintah Kabupaten Maros mengucapkan terima kasih atas kolaborasi ini. Mudah-mudahan orang tua semakin sadar pentingnya Kartu Identitas Anak,” tambahnya.
Sementara itu, General Manager Gammara Hotel Makassar, Andi Reski menyambut baik kerja sama tersebut. Ia menyebut program ini menjadi bentuk kolaborasi lintas sektor dalam mendukung pelayanan publik dan promosi kepemilikan KIA.
“Program ini sangat kami welcome karena bisa menstimulus masyarakat Maros agar segera membuat KIA bagi anak-anaknya,” ujarnya.
Andi Reski mengatakan pihak hotel juga memberikan berbagai promo bagi pemegang KIA, mulai dari fasilitas rekreasi hingga promo kamar hotel. Menurutnya, program tersebut menjadi bentuk dukungan nyata dunia usaha terhadap pemerintah daerah.
“Sudah ada yang mencoba menggunakan kartu anaknya untuk mendapatkan promo. Berarti kerja sama ini nyata dan bisa langsung dirasakan manfaatnya,” katanya.
Program “Gammarana Kartuta” diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya identitas anak sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah dan sektor swasta di Kabupaten Maros. (*)





















