GOWA,FILALIN.COM, — Basarnas Makassar mengerahkan tim Rescue setelah menerima laporan tentang dua orang pendaki yang mengalami keadaan darurat saat melakukan pendakian di Gunung Bulubaria, Kabupaten Gowa.
Informasi kondisi membahayakan manusia ini pertama kali diterima oleh pihak Basarnas pada Sabtu (23/05) malam, sekitar pukul 22.45 WITA, dari Bapak Mustain, anggota Tim Rescue Bulubaria yang berada di lapangan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Berdasarkan laporan yang diterima, dua korban tersebut diketahui bernama Azizah (24 thn) yang mengalami cedera kaki dan saat ini berada di Pos 4. Sementara satu korban lainnya, Sumaya (25 thn), dilaporkan mengalami serangan asma di lokasi yang lebih tinggi, tepatnya di Pos 8 Gunung Bulubaria.
Kedua korban membutuhkan bantuan evakuasi medis segera karena kondisi medan dan cuaca yang tidak memungkinkan bagi mereka untuk turun mandiri.
“Kami telah menerima laporan terkait adanya dua pendaki perempuan yang membutuhkan pertolongan di Gunung Bulubaria. Satu korban mengalami cedera kaki dan satu lagi mengalami asma. Tim rescue langsung kami instruksikan untuk bergerak menuju lokasi guna melakukan penanganan dan evakuasi,” ujar Kepala Seksi Operasi Basarnas Makassar, Andi Sultan, SE.
Mengingat kondisi malam hari dan perbedaan lokasi kedua korban yang berada di pos yang berbeda, Tim SAR Gabungan segera membagi penanganan evakuasi secara taktis agar kedua korban bisa dijangkau dengan cepat dan aman.
Operasi penyelamatan ini melibatkan berbagai unsur SAR, di antaranya Tim Rescue Basarnas, Tim Rescue Bulubaria, Mapala Umi, serta Potensi Sar lainnya dan juga masyarakat sekitar yang saling bahu-membahu menembus medan gunung yang menantang demi keselamatan korban.
Hingga berita ini diturunkan, Tim SAR Gabungan masih proses evakuasi turun menuju ke titik aman, untuk selanjutnya diserahkan ke tim medis guna mendapatkan perawatan lebih lanjut. (*)




















