Fruit City Indonesia Buka Cabang ke-27 di Makassar, Usung Konsep Edukasi dan Hiburan Keluarga

- Penulis

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:28 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

0-3248x1440-0-0-{}-0-24#

i

0-3248x1440-0-0-{}-0-24#

Berikut naskah berita online gaya Kompas.com berdasarkan keterangan

MAKASSAR, FILALIN.com – Wahana bermain keluarga Fruit City Indonesia resmi membuka cabang ke-27 di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Kehadiran cabang baru ini menandai ekspansi pertama Fruit City Indonesia di Pulau Sulawesi setelah sebelumnya berkembang di berbagai wilayah Jawa, Sumatera, dan Kalimantan.

Manager HRD Fruit City Indonesia, Wim Thomas, mengatakan pembukaan cabang Makassar merupakan perjalanan panjang perusahaan sejak berdiri di bawah naungan PT Cahaya Dunia Ceria pada 2018.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Hari ini merupakan cabang ke-27 Fruit City Indonesia. Kami tidak menyangka akhirnya bisa hadir di Kota Makassar. Sebelumnya kami sudah lama menjajaki peluang di Sulawesi hingga Palopo, dan akhirnya bisa membuka cabang di sini,” ujar Wim dalam konferensi pers di Makassar, Kamis (4/6/2026).

Menurut Wim, pusat permainan pertama Fruit City Indonesia dibuka di Cibinong dengan luas sekitar 800 meter persegi. Seiring waktu, perusahaan terus berekspansi ke berbagai kota di Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, hingga kini memasuki pasar Sulawesi.

Ia menjelaskan, Fruit City Indonesia mengusung tagline “Creativity for Fun”, yang menekankan perpaduan antara hiburan dan edukasi bagi anak-anak maupun keluarga.

“Kami ingin menghadirkan pengalaman bermain yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga memiliki unsur edukasi dan kreativitas yang dapat dibawa anak-anak hingga ke rumah,” katanya.

Wim mengakui industri playground di Indonesia saat ini cukup kompetitif dengan kehadiran sejumlah merek besar. Namun, pihaknya optimistis dapat bersaing melalui konsep edukasi dan kreativitas yang menjadi ciri khas Fruit City Indonesia.

Sementara itu, Manager Operasional Fruit City Indonesia, Irma Syarif, mengatakan perusahaan berkomitmen menghadirkan wahana bermain yang aman, bersih, dan nyaman bagi pengunjung.

“Kami bergerak dengan konsep edukasi dan entertainment. Kami ingin anak-anak dan orang tua datang ke sini dalam kondisi nyaman dan bisa menikmati pengalaman bermain yang menyenangkan,” ujar Irma.

Ia menjelaskan, Fruit City Indonesia memiliki beberapa konsep usaha di bawah PT Cahaya Dunia Ceria. Salah satunya adalah Fruit City Playground dengan luas area mulai dari 500 meter persegi hingga 2.000 meter persegi.

Selain itu, perusahaan juga mengembangkan konsep Fruit City Park dengan luas lebih dari 3.000 meter persegi. Saat ini terdapat enam cabang yang beroperasi dengan luas mencapai 5.000 hingga 6.000 meter persegi dan menawarkan fasilitas yang lebih lengkap.

Di Sulawesi Selatan, perusahaan juga berencana melakukan ekspansi ke sejumlah daerah, termasuk Bulukumba dan Palopo.

Irma menambahkan, selain bisnis playground, grup usaha tersebut juga memiliki jaringan game center yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.

“Kalau untuk game center, saat ini jumlah cabangnya sudah sekitar 130 lokasi dari Sabang sampai Merauke,” ujarnya.

Untuk cabang Makassar, Fruit City menawarkan konsep bermain sepuasnya dengan tiket masuk mulai Rp35.000. Pengunjung dapat menikmati berbagai wahana tanpa batas waktu, sementara beberapa permainan tertentu seperti gokart, rainbow slide, dan baterai car dikenakan biaya tambahan.

“Anak-anak bisa bermain sepuasnya di area yang tersedia. Bahkan jika keluar untuk makan dan ingin masuk kembali masih diperbolehkan selama tanda masuknya masih ada,” kata Irma.

Dengan hadirnya cabang ke-27 di Makassar, Fruit City Indonesia berharap dapat menjadi salah satu destinasi rekreasi keluarga yang menggabungkan unsur hiburan, edukasi, dan kreativitas bagi anak-anak di Sulawesi Selatan. (*)

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rektor UIT Buka PKKMB Fakultas Psikologi, Tekankan Pentingnya Integritas dan Adaptasi Mahasiswa Baru
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Tegaskan Komitmen Penyaluran BBM Sesuai Ketentuan di SPBU Massila, Pinrang
Ketika Aktivitas Petani Mulai Dicatat Secara Digital
ISFO 2026 Diikuti 11.952 Peserta, OJK Dorong Generasi Muda Jadi Penggerak Ekonomi Syariah
Sinergi dan Inovasi Antarkan Sulsel Raih Prestasi TPID Award dan TP2DD Championship 2026
SD Inpres Tello Baru 2 Kembangkan Inovasi Berlayar
Rutin Gelar Donor Darah, UIT Makassar Sabet Penghargaan Kemanusiaan dari PMI Sulsel
Siswa SMA Islam Athirah Bone Raih Tiga Prestasi di Alkali Contest 2026 UIN Alauddin Makassar
Berita ini 201 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 20:50 WITA

Rektor UIT Buka PKKMB Fakultas Psikologi, Tekankan Pentingnya Integritas dan Adaptasi Mahasiswa Baru

Sabtu, 26 September 2026 - 20:17 WITA

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Tegaskan Komitmen Penyaluran BBM Sesuai Ketentuan di SPBU Massila, Pinrang

Sabtu, 26 September 2026 - 19:03 WITA

Ketika Aktivitas Petani Mulai Dicatat Secara Digital

Sabtu, 26 September 2026 - 17:30 WITA

ISFO 2026 Diikuti 11.952 Peserta, OJK Dorong Generasi Muda Jadi Penggerak Ekonomi Syariah

Sabtu, 26 September 2026 - 06:00 WITA

Sinergi dan Inovasi Antarkan Sulsel Raih Prestasi TPID Award dan TP2DD Championship 2026

Berita Terbaru

Berita

Ketika Aktivitas Petani Mulai Dicatat Secara Digital

Sabtu, 26 Sep 2026 - 19:03 WITA