Ketika Laut Tak Lagi Jadi Penghalang: Cerita Pemilik Toyota di Selayar

- Penulis

Senin, 22 Juni 2026 - 11:04 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SELAYAR,FILALIN.COM.– Langit pagi di Pelabuhan Pamatata, Kepulauan Selayar, tampak cerah. Kapal penyeberangan yang menghubungkan pulau itu dengan daratan Sulawesi mulai bersandar. Truk pengangkut barang, sepeda motor, dan mobil pribadi satu per satu keluar dari lambung kapal.

Bagi warga Selayar, laut bukan sekadar bentang alam. Laut adalah jarak yang harus ditaklukkan setiap hari, termasuk ketika kendaraan mengalami masalah dan membutuhkan perawatan.

Namun, bagi Syamsuddin (47), seorang pelaku usaha wisata di Selayar, kekhawatiran itu tak lagi sebesar dulu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sudah hampir delapan tahun ia menggunakan mobil Toyota untuk menunjang aktivitas usahanya. Mobil itu mengantar wisatawan ke berbagai destinasi, mulai dari Pantai Baloiya hingga kawasan wisata bahari di bagian timur pulau.

“Bagi kami yang tinggal di kepulauan, yang dicari bukan cuma mobil yang kuat. Yang lebih penting adalah rasa tenang karena ada layanan yang bisa diandalkan,” ujarnya.

Rasa tenang itu, kata Syamsuddin, ia rasakan karena kini dirinya tak harus selalu menyeberang ke Makassar untuk melakukan servis kendaraan. Ia memanfaatkan layanan servis Toyota yang secara berkala hadir di Selayar melalui program servis keliling dan kunjungan teknisi yang dijadwalkan.

Saat jadwal servis tiba, ia cukup mendaftarkan kendaraannya. Teknisi datang membawa peralatan dan suku cadang yang diperlukan untuk melakukan perawatan berkala maupun pemeriksaan kendaraan.

“Kalau dulu kami harus menghitung biaya kapal, waktu perjalanan, dan meninggalkan pekerjaan beberapa hari. Sekarang lebih praktis karena layanan servis bisa didapat di Selayar,” katanya.

Bagi Syamsuddin, perubahan itu sangat berarti. Mobil yang menjadi andalan usahanya tetap terawat tanpa harus mengorbankan waktu kerja.

Hal serupa dirasakan Rahmawati (39), pemilik usaha distribusi hasil laut.

Mobil pikap Toyota miliknya setiap hari mengangkut hasil laut dari sejumlah desa menuju pelabuhan dan pasar. Karena intensitas penggunaan yang tinggi, ia tidak ingin melewatkan servis berkala.

Rahmawati mengaku sempat khawatir ketika pertama kali membeli mobil.

“Tinggal di kepulauan itu pertanyaan pertama bukan harga mobil, tapi kalau rusak servisnya di mana?” ujarnya sambil tersenyum.

Kekhawatiran itu perlahan hilang setelah mengetahui adanya layanan servis Toyota yang menjangkau pelanggan di Selayar. Ia rutin memanfaatkan kegiatan servis berkala yang diadakan di pulau tersebut.

“Jadi kami tidak merasa sendirian. Ada kepastian bahwa kendaraan tetap bisa dirawat dengan baik tanpa harus jauh-jauh keluar pulau,” kata Rahmawati.

Bagi masyarakat perkotaan, bengkel resmi mungkin mudah ditemukan.

Namun bagi warga di daerah kepulauan seperti Selayar, layanan purnajual memiliki makna yang lebih besar.

Ia bukan sekadar tempat mengganti oli atau memperbaiki komponen kendaraan.

Ia adalah jaminan bahwa aktivitas ekonomi tetap berjalan.

Indonesia adalah negara kepulauan dengan tantangan geografis yang tidak sederhana. Karena itu, kehadiran layanan servis yang mampu menjangkau daerah terpencil menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan pelanggan.

Di Selayar, cerita tentang mobil Toyota tidak berhenti pada ketangguhan kendaraan.

Cerita itu juga tentang bagaimana para pemilik mobil merasa tenang karena tahu, ketika kendaraan membutuhkan perawatan, mereka tidak harus selalu menyeberangi laut.

Laut memang masih membentang di sekeliling Selayar.

Namun bagi Syamsuddin, Rahmawati, dan banyak pemilik Toyota lainnya, jarak tak lagi menjadi penghalang.

Sebab yang mereka cari sejak awal bukan hanya sebuah mobil.

Melainkan keyakinan bahwa, dari kota hingga pulau terluar, selalu ada layanan yang siap menjaga perjalanan mereka tetap berjalan. (*)

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DORONG PENGUATAN EKONOMI NASIONAL, OJK FOKUS PENGEMBANGAN KEUANGAN DIGITAL Gelar FEKDI DAN IFSE 2026 BERSAMA BI
Dialog Kebangsaan LMPI Sulsel Dorong Kolaborasi Masyarakat Perkuat Pencegahan Korupsi
Pelindo Sosialisasikan Penataan Peta Peran Korporasi
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Imbau Masyarakat Tidak Terpengaruh Informasi Hoaks Kenaikan Harga Pertalite
Hari Tani Nasional, Asri Tadda Soroti Nasib Petani di Tengah Paradoks Pembangunan
Siap Gelar Kembara 2026, PKS Sulawesi Selatan Perkuat Ketahanan Kader dan Semangat Bela Negara
Pecah Kebuntuan Konflik Menahun, DPR Sahkan RUU Reforma Agraria Demi Keadilan Rakyat
Langkah Warga Pegunungan Kini Semakin Aman, Pertamina Resmikan Rehabilitasi Jembatan Gantung Kaluppini di Enrekang
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 22:31 WITA

DORONG PENGUATAN EKONOMI NASIONAL, OJK FOKUS PENGEMBANGAN KEUANGAN DIGITAL Gelar FEKDI DAN IFSE 2026 BERSAMA BI

Kamis, 24 September 2026 - 20:59 WITA

Dialog Kebangsaan LMPI Sulsel Dorong Kolaborasi Masyarakat Perkuat Pencegahan Korupsi

Kamis, 24 September 2026 - 17:27 WITA

Pelindo Sosialisasikan Penataan Peta Peran Korporasi

Kamis, 24 September 2026 - 16:49 WITA

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Imbau Masyarakat Tidak Terpengaruh Informasi Hoaks Kenaikan Harga Pertalite

Kamis, 24 September 2026 - 14:44 WITA

Hari Tani Nasional, Asri Tadda Soroti Nasib Petani di Tengah Paradoks Pembangunan

Berita Terbaru

Berita

Pelindo Sosialisasikan Penataan Peta Peran Korporasi

Kamis, 24 Sep 2026 - 17:27 WITA