Kunjungan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Ke Hamburg Dalam Rangka Hamburg Sustainability Conference

- Penulis

Jumat, 3 Juli 2026 - 09:52 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JERMAN,FILALIN.COM, –Dalam rangka mewakili Presiden RI pada Hamburg Sustainability Conference, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy, melakukan kunjungan kerja ke Hamburg pada 29–30 Juni 2026.

 

Dalam forum tingkat tinggi tersebut, Menteri PPN menyampaikan komitmen Indonesia terhadap agenda pembangunan berkelanjutan dan aksi iklim global. Indonesia memandang aksi iklim bukan hanya sebagai agenda lingkungan, tetapi juga sebagai motor utama transformasi ekonomi menuju visi Indonesia Emas 2045.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Pada keynote speech dalam sesi High-Level Roundtable: “ Why Climate Action Can Become One of The World’s Biggest Job Creators ”, Menteri PPN menekankan bahwa aksi iklim membuka peluang bagi penciptaan lapangan kerja baru. Hal ini karena proses transisi menuju ekonomi hijau membutuhkan perubahan pada proses ekonomi yang perlu didukung dengan tenaga kerja terampil, inovasi, serta infrastruktur yang berkelanjutan

dan rendah emisi.

 

Dalam konteks tersebut, berdasarkan Green Jobs Roadmap, Indonesia memperkirakan akan tercipta lebih dari 5,3 juta lapangan kerja hijau pada tahun 2029, serta transformasi lebih dari 72 juta pekerjaan yang ada menuju praktik kerja yang lebih berkelanjutan dan

ramah lingkungan.

 

Upaya ini difokuskan pada sektor energi terbarukan, ekonomi sirkular, serta pengelolaan lahan dan kehutanan berkelanjutan, dengan penguatan sumber daya manusia. Guna mencapai tujuan ini, Indonesia perlu memperkuat kemitraan global.

 

Kerja sama jangka panjang dengan Pemerintah Jerman, yang diwujudkan melalui kolaborasi dengan GIZ dan Program Strategis GESIT yang saat ini sedang berjalan, menjadi contoh nyata model kemitraan global yang kuat.

 

Di sela-sela Hamburg Sustainability Conference, Menteri PPN juga melakukan sejumlah pertemuan bilateral dengan mitranya yaitu Menteri Perdagangan Luar Negeri dan Pembangunan Finlandia, Menteri Perdagangan Luar Negeri dan Kerja sama Pembangunan Belanda, Menteri Menteri Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan Jerman, Board Member and International Affairs Advisor Former Vice President and

Minister of Foreign Affairs Panama.

 

Selain menghadiri konferensi, Menteri PPN juga melakukan kunjungan ke Sekolah Vokasi Teknik dan Konstruksi BS13 untuk melihat secara langsung praktik pendidikan vokasi di Jerman, khususnya dalam menyiapkan tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan industri. Pengalaman tersebut dapat menjadi referensi dalam penguatan pendidikan vokasi dan pengembangan sumber daya manusia di Indonesia.

 

Menteri PPN juga mengunjungi Pelabuhan Hamburg dan berdiskusi dengan Hamburg Port Consulting dalam upaya penguatan mengembangkan pelabuhan-pelabuhan yang menggunakan prinsip ekonomi berkelanjutan. Sebagai salah satu pelabuhan terbesar dan tersibuk di Eropa, Pelabuhan Hamburg memiliki pengalaman dalam digitalisasi, efisiensi logistik, serta penerapan teknologi ramah lingkungan yang relevan dengan

pengembangan sektor maritim Indonesia.

 

Kunjungan ini menegaskan fokus Indonesia pada penguatan kerja sama di bidang ekonomi hijau, maritim, dan pengembangan sumber daya manusia sebagai bagian dari agenda pembangunan berkelanjutan. (*)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pertamina Patra Niaga Pastikan Penanganan Insiden di SPBU Ammessangeng
PJM Group Catatkan Perbaikan Kinerja Signifikan Sampai Dengan Juli 2026
Karya Kreatif Indonesia 2026: Umkm Indonesia Makin Berdaya, Makin Mendunia
VASAKA HOTEL MAKASSAR AJAK MASYARAKAT RAYAKAN HUT RI KE-81 RI DENGAN FUN SPORTS ACTIVITIES PILATES
Closing Sapta Rasa: Merayakan Rasa, Menyatukan Cerita
PHRI dan IHGMA Sulsel Galang Donasi Rp30,35 Juta untuk Korban Gempa NTT
Antrean BBM Berujung Penyerangan, Pertamina Diminta Evaluasi Jalur Wajo-Makassar
OJK PERKUAT TPAKD DORONG AKSES KEUANGAN DAN PENGEMBANGAN EKONOMI DAERAH BERBASIS KOMODITAS KAKAO
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:42 WITA

Pertamina Patra Niaga Pastikan Penanganan Insiden di SPBU Ammessangeng

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:30 WITA

PJM Group Catatkan Perbaikan Kinerja Signifikan Sampai Dengan Juli 2026

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:56 WITA

Karya Kreatif Indonesia 2026: Umkm Indonesia Makin Berdaya, Makin Mendunia

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:50 WITA

VASAKA HOTEL MAKASSAR AJAK MASYARAKAT RAYAKAN HUT RI KE-81 RI DENGAN FUN SPORTS ACTIVITIES PILATES

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:25 WITA

Closing Sapta Rasa: Merayakan Rasa, Menyatukan Cerita

Berita Terbaru

Berita

Closing Sapta Rasa: Merayakan Rasa, Menyatukan Cerita

Senin, 24 Agu 2026 - 14:25 WITA