Jenazah WNI Asal Maros Masih di Armenia, Keluarga Berharap Pemerintah Bantu Pemulangan

- Penulis

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:08 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR,FILALIN.COM, – Seorang Warga Negara Indonesia (WNI) berinisial VAT, warga Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, dilaporkan meninggal dunia setelah diduga menjadi korban pembunuhan di Republik Armenia, sebuah negara di kawasan Kaukasus yang berbatasan dengan Turki di sebelah barat, Georgia di utara, Azerbaijan di timur, dan Iran di selatan.

 

Kabar duka tersebut disampaikan oleh ibu korban, Ita, yang mengaku sangat terpukul dan tidak menyangka putra tercintanya akan meninggal dunia dalam kondisi yang tragis.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Saya tidak pernah menyangka anak saya akan pergi secepat ini dengan kondisi seperti ini,” ungkap Ita dengan penuh kesedihan.

 

Menurut keterangan keluarga, peristiwa tersebut terjadi pada Rabu, 15 Juli 2026. Hingga saat ini, jenazah VAT masih berada di Armenia sambil menunggu proses pemulangan ke Indonesia.

 

“Kami sudah meminta bantuan kepada KBRI setempat terkait kepulangan jenazah anak kami,” ujar Ita.

 

Berdasarkan informasi yang diterima keluarga, para terduga pelaku merupakan rekan kerja sekaligus teman sekamar korban. Sejauh ini, enam orang telah diamankan oleh pihak kepolisian setempat, sementara seorang terduga pelaku lainnya dilaporkan melarikan diri dan masih dalam pengejaran.

 

Keluarga menduga motif pembunuhan berkaitan dengan dugaan penggelapan uang perusahaan senilai sekitar Rp250 juta. Menurut informasi yang diterima keluarga, korban diduga sempat diajak untuk ikut membawa kabur uang tersebut, namun menolak. Keluarga menduga para pelaku khawatir korban akan melaporkan perbuatan tersebut kepada pihak perusahaan sehingga akhirnya menghabisi nyawa korban. Dugaan tersebut masih dalam penyelidikan aparat berwenang dan belum dapat dipastikan kebenarannya.

 

Saat ini, pihak kepolisian di Armenia masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap seluruh fakta dan memastikan pihak-pihak yang bertanggung jawab atas kematian VAT.

 

Pihak keluarga berharap Pemerintah Indonesia, melalui Kementerian Luar Negeri dan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI), dapat memberikan pendampingan penuh dalam proses hukum, membantu pemulangan jenazah ke tanah air, serta mengawal agar seluruh pelaku diproses sesuai hukum yang berlaku.

 

“Kami berharap pemerintah Indonesia membantu mengusut tuntas kasus ini, memberikan hukuman yang setimpal kepada para pelaku, serta segera memulangkan jenazah anak kami ke Indonesia,” harap pihak keluarga.

 

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari otoritas Armenia maupun KBRI mengenai perkembangan penyelidikan dan jadwal pemulangan jenazah korban. (*)

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DORONG PENGUATAN EKONOMI NASIONAL, OJK FOKUS PENGEMBANGAN KEUANGAN DIGITAL Gelar FEKDI DAN IFSE 2026 BERSAMA BI
Dialog Kebangsaan LMPI Sulsel Dorong Kolaborasi Masyarakat Perkuat Pencegahan Korupsi
Pelindo Sosialisasikan Penataan Peta Peran Korporasi
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Imbau Masyarakat Tidak Terpengaruh Informasi Hoaks Kenaikan Harga Pertalite
Hari Tani Nasional, Asri Tadda Soroti Nasib Petani di Tengah Paradoks Pembangunan
Siap Gelar Kembara 2026, PKS Sulawesi Selatan Perkuat Ketahanan Kader dan Semangat Bela Negara
Pecah Kebuntuan Konflik Menahun, DPR Sahkan RUU Reforma Agraria Demi Keadilan Rakyat
Langkah Warga Pegunungan Kini Semakin Aman, Pertamina Resmikan Rehabilitasi Jembatan Gantung Kaluppini di Enrekang
Berita ini 453 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 22:31 WITA

DORONG PENGUATAN EKONOMI NASIONAL, OJK FOKUS PENGEMBANGAN KEUANGAN DIGITAL Gelar FEKDI DAN IFSE 2026 BERSAMA BI

Kamis, 24 September 2026 - 20:59 WITA

Dialog Kebangsaan LMPI Sulsel Dorong Kolaborasi Masyarakat Perkuat Pencegahan Korupsi

Kamis, 24 September 2026 - 17:27 WITA

Pelindo Sosialisasikan Penataan Peta Peran Korporasi

Kamis, 24 September 2026 - 16:49 WITA

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Imbau Masyarakat Tidak Terpengaruh Informasi Hoaks Kenaikan Harga Pertalite

Kamis, 24 September 2026 - 14:44 WITA

Hari Tani Nasional, Asri Tadda Soroti Nasib Petani di Tengah Paradoks Pembangunan

Berita Terbaru

Berita

Pelindo Sosialisasikan Penataan Peta Peran Korporasi

Kamis, 24 Sep 2026 - 17:27 WITA