Basarnas Kerahkan RB 220 dari Mataram untuk Perkuat Operasi SAR KM Nurul Salsa di Hari Keenam

- Penulis

Senin, 20 Juli 2026 - 17:57 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SELAYAR,FILALIN.COM, –Memasuki hari keenam pelaksanaan Operasi SAR terhadap kecelakaan kapal KM Nurul Salsa di perairan sebelah barat Pulau Polassi, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, Basarnas kembali memperkuat unsur pencarian dengan mengerahkan tambahan armada dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Mataram.

 

Kepala Kantor Basarnas Makassar, Muhammad Arif Anwar, menyampaikan bahwa Basarnas menambah satu unsur laut berupa Rescue Boat (RB) 220 Mataram beserta 17 personel rescue untuk mendukung operasi pencarian terhadap korban yang hingga kini masih dinyatakan hilang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Pada hari keenam operasi, Basarnas kembali menambah kekuatan dengan mengerahkan Rescue Boat 220 dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Mataram beserta 17 personel rescue. Penambahan ini merupakan bagian dari upaya mengoptimalkan operasi pencarian agar jangkauan area pencarian semakin luas dan peluang menemukan korban yang masih hilang dapat dimaksimalkan,” ujar Arif.

 

RB 220 Mataram bergerak dari Dermaga PT Pelindo III Lembar menuju Pelabuhan Badas, Sumbawa, selanjutnya bergabung dalam Operasi SAR KM Nurul Salsa. Dengan bergabungnya unsur dari Basarnas Mataram, kekuatan personel dan armada di lapangan semakin bertambah untuk menghadapi luasnya area pencarian serta kondisi perairan yang masih dipengaruhi gelombang setinggi 2 hingga 3 meter.

 

Di tengah pelaksanaan penyisiran, KRI Marlin-877 menemukan satu unit swimvest yang hanyut di perairan utara Pulau Sanipa. Swimvest tersebut bertuliskan “KM Nurul Salsa”, sehingga langsung diamankan sebagai temuan yang diduga berkaitan dengan kecelakaan kapal. Temuan ini selanjutnya menjadi salah satu petunjuk yang akan dianalisis oleh Tim SAR Gabungan untuk mendukung pengembangan area pencarian terhadap korban yang masih belum ditemukan.

 

Arif menambahkan bahwa terdapat laporan dari nelayan perairan Pangkep, sebuah rakit, dengan tas yang berisi identitas, yang diduga milik penumpang KM Nurul Salsa.

 

“Kami mendapatkan informasi dari nelayan Pangkep, telah ditemukan sebuah rakit gabus, yang diatasnya ada sebuah tas, yang kami yakini bahwa barang tersebut adalah milik dari penumpang KM Nurul Salsa. Dan saat ini kami sedang terus mencari informasi dari wilayah Perairan Pangkep,” tambahnya.

 

Pada hari keenam, Tim SAR Gabungan melaksanakan pencarian di area seluas 1.980 nautical mile persegi (nm²) yang dibagi ke dalam lima sektor pencarian dan enam Search and Rescue Unit (SRU). Selain unsur laut, pemantauan udara juga dilakukan menggunakan Boeing B737-200 TNI AU yang menyisir seluruh sektor pencarian.

 

Hingga Senin (20/7), data korban tercatat sebanyak 78 orang, dengan rincian 59 orang selamat, 1 orang meninggal dunia, dan 18 orang masih dalam pencarian. Seluruh unsur SAR gabungan terus mengoptimalkan pencarian melalui koordinasi lintas instansi serta evaluasi hasil pencarian setiap hari guna memaksimalkan peluang menemukan seluruh korban yang masih hilang. (*)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SMA Islam Athirah Bukit Baruga Paparkan Program Unggulan Di hadapan SMK Telkom Makassar
Permintaan Tukar Tambah ke Toyota Baru Meningkat, Kalla Toyota Trust Catatkan Rekor Baru di Juli 2026
Indosat, Ooredoo Group, Nokia, dan NVIDIA Luncurkan Zankore by Indosat, Siap Layani Kawasan Asia-Pasifik dengan Platform Infrastruktur AI Terintegerasi
Libatkan KUA dan Imam, MUI Kota Makassar Bahas Poligami dan Nikah Siri Secara Komprehensif
Mahasiswa KKN Edukasi Siswa SDN 174 Pinrang tentang Bijak Bermedia Sosial dan Bahaya Cyber Crime
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Dorong Penggunaan Bright Gas bagi Petani Sidrap sebagai Solusi Energi Irigasi
PT Pegadaian Kanwil VI SulSelBarRa Maluku Luncurkan Program PANDE EMAS untuk Perkuat Pemberdayaan Masyarakat
IPCM BERHASIL LAYANI SANDAR PERDANA KAPAL BERUKURAN PANAMAX DI PELABUHAN PATIMBAN
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:09 WITA

SMA Islam Athirah Bukit Baruga Paparkan Program Unggulan Di hadapan SMK Telkom Makassar

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:31 WITA

Permintaan Tukar Tambah ke Toyota Baru Meningkat, Kalla Toyota Trust Catatkan Rekor Baru di Juli 2026

Jumat, 7 Agustus 2026 - 10:58 WITA

Indosat, Ooredoo Group, Nokia, dan NVIDIA Luncurkan Zankore by Indosat, Siap Layani Kawasan Asia-Pasifik dengan Platform Infrastruktur AI Terintegerasi

Kamis, 6 Agustus 2026 - 17:09 WITA

Libatkan KUA dan Imam, MUI Kota Makassar Bahas Poligami dan Nikah Siri Secara Komprehensif

Kamis, 6 Agustus 2026 - 11:33 WITA

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Dorong Penggunaan Bright Gas bagi Petani Sidrap sebagai Solusi Energi Irigasi

Berita Terbaru

Ekonomi dan Bisnis

Sosialisasi PKB, Pelindo Perkuat Harmoni Hubungan Industrial

Kamis, 6 Agu 2026 - 17:42 WITA