MAKASSAR,FILALIN.COM, –Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Indonesia Timur (UIT) Makassar menggelar Yudisium bagi 35 mahasiswa dari Program Studi Manajemen dan Akuntansi.
Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Lantai 2 Hotel Amaris, Jalan Bougenville, Makassar, Sabtu, 5 September 2026.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebanyak 35 mahasiswa yang mengikuti yudisium terdiri atas 24 mahasiswa Program Studi Manajemen dan 11 mahasiswa Program Studi Akuntansi.
Rangkaian kegiatan diawali dengan persembahan tarian, dilanjutkan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars UIT, serta pembacaan doa yang dibawakan oleh Ustadz Akbar, S.Pd.I.
Selanjutnya,
Ketua Panitia Yudisium, Ramli Toalib, S.E., M.M., Ak., CA., dalam laporannya menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh mahasiswa yang mengikuti yudisium.
“Saya mewakili dosen mengucapkan selamat dan sukses kepada adik-adik mahasiswa dan mahasiswi yang akan diyudisium pada hari ini. Jumlah peserta yang diyudisium yaitu Prodi Manajemen 24 orang dan Prodi Akuntansi 11 orang. Kami juga memohon maaf bilamana dalam proses acara yudisium ini terdapat kekurangan.
“Dekan FEB: Perjalanan Akademik Bukan Akhir, tetapi Awal Pengabdian”
Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UIT Makassar, Dr. Ir. Lina Mariana, S.Sos., S.T., M.M., dalam sambutannya mengatakan bahwa yudisium merupakan momentum penting yang menandai berakhirnya perjalanan akademik mahasiswa sekaligus menjadi awal bagi mereka untuk mengabdikan ilmu di tengah masyarakat.
“Hari ini menjadi perjalanan akhir dari perjuangan akademik kalian. Ini bukan hanya pengumuman kelulusan, tetapi merupakan hasil dari perjuangan kalian menimba ilmu di UIT. Saya selaku Dekan merasa bangga dengan kalian semua,” ungkapnya.
Menurut Lina Mariana, selama menempuh pendidikan di perguruan tinggi, mahasiswa tentu menghadapi berbagai tantangan, mulai dari rasa lelah, tugas akademik, hingga kesabaran dalam mengikuti proses perkuliahan.
“Mungkin selama menimba ilmu di perguruan tinggi ini kalian menemukan rasa lelah, mungkin ada yang ingin menyerah. Tidak sedikit kesabaran yang harus dilalui, sabar menunggu dosen, diberikan tugas, atau capek ke kampus setiap hari. Namun kalian berhasil melewati semua itu dan akhirnya berada di tempat ini,” tuturnya.
Ia berpesan kepada para lulusan agar dapat menjadi pribadi yang bermanfaat di lingkungan masing-masing setelah memperoleh gelar akademik.
“Jika kelak menjadi pengusaha, jadilah pengusaha yang jujur. Jika menjadi pegawai, jadilah pegawai yang profesional. Jika menjadi pemimpin, jadilah pemimpin yang memberikan teladan. Pesan saya, jagalah kehormatan kalian di manapun kalian berada,” pesannya.
Dekan juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh mahasiswa apabila selama menjalankan tugas terdapat kekurangan dari pihak pimpinan maupun civitas akademika FEB UIT.
“Tak ada gading yang tak retak. Jika ada kesalahan saya dan seluruh pimpinan akademik, kami mengucapkan mohon maaf,” pungkasnya.
Rektor UIT Buka Yudisium dan Dorong FEB Tingkatkan Promosi Kampus.
Sementara itu, Rektor Universitas Indonesia Timur (UIT) Makassar, Dr. Abdul Rahman, S.E., S.Pt., M.M., memberikan sambutan sekaligus secara resmi membuka kegiatan Yudisium FEB UIT Makassar.
Dalam sambutannya, Rektor terlebih dahulu menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh mahasiswa yang diyudisium.
“Sebelumnya saya ucapkan selamat kepada mahasiswa dan mahasiswi yang diyudisium pada hari ini. Harapan saya sebagai Rektor, dalam pepatah mati satu tumbuh seribu, saya berharap setelah ini ada lagi yang diyudisium dalam jumlah 35 orang atau bahkan lebih,” ujarnya.
Rektor berharap jajaran Fakultas Ekonomi dan Bisnis dapat terus meningkatkan sosialisasi dan memperkenalkan UIT kepada masyarakat, termasuk kepada keluarga, tetangga maupun masyarakat luas.
Hal tersebut sejalan dengan masih dibukanya penerimaan mahasiswa baru UIT hingga 30 September 2026.
“Oleh karena itu saya mengharapkan Fakultas Ekonomi dan Bisnis beserta jajarannya dapat mensosialisasikan kampus kita, khususnya kepada keluarga, tetangga dan di tengah masyarakat, karena kita masih membuka pendaftaran sampai tanggal 30 September 2026,” jelasnya.
Selain penerimaan mahasiswa baru, Rektor juga menyampaikan bahwa UIT membuka program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) untuk jenjang pendidikan S1 dan S2, sebagai salah satu bentuk perluasan akses pendidikan tinggi bagi masyarakat.
Penyematan Selempang dan Pengumuman Mahasiswa Berprestasi
Setelah sambutan Rektor, kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan Surat Keputusan Yudisium oleh Wakil Dekan FEB UIT, Sardi, S.E., M.M.
Prosesi kemudian dilanjutkan dengan penyematan selempang kepada para peserta yudisium yang dilakukan oleh Rektor UIT bersama jajaran pimpinan universitas dan fakultas, serta pemberian ucapan selamat kepada seluruh peserta yudisium.
Pada penghujung acara, dilakukan pembacaan nama mahasiswa berprestasi yang disampaikan oleh Syafrin Dg. Talli, S.E., M.M.
Adapun mahasiswa yang memperoleh penghargaan adalah:
1. Lulusan Terbaik Program Studi Manajemen: Abdul Rahman Khaerul Rijal.
2. Lulusan Terbaik Program Studi Akuntansi: Niluh Eka Prayani YD.
3. Mahasiswa Favorit Program Studi Manajemen: Hendra.
4. Mahasiswa Favorit Program Studi Akuntansi: Rizki Zakina A.
5. Penghargaan Dedikasi atas Kontribusi Kelembagaan: Hendra Nursan.
Kegiatan yudisium tersebut berlangsung dalam suasana penuh kebahagiaan dan haru. Momentum tersebut sekaligus menjadi penanda lahirnya 35 lulusan baru FEB UIT Makassar yang diharapkan mampu mengimplementasikan ilmu dan kompetensi yang diperoleh selama menempuh pendidikan, serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, dunia kerja, dunia usaha, dan pembangunan daerah.
(*/Humas UIT/Beddu Lahi, Makmur Amin).




















