MAKASSAR, FILALIN.COM – Tim SAR Gabungan kembali menemukan satu korban dalam operasi pencarian penumpang KM Nurul Salsa yang tenggelam di perairan Kepulauan Selayar. Korban ditemukan pada hari kesembilan operasi pencarian, Kamis (23/7/2026).
Korban berjenis kelamin laki-laki ditemukan oleh Tim Rigid Inflatable Boat (RIB) KN SAR Pacitan di sebelah timur laut Pulau Matallang, sekitar 100 meter dari bibir pantai.
Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Makassar, Andi Sultan, mengatakan informasi penemuan tersebut segera ditindaklanjuti oleh Tim SAR Gabungan yang berada di lokasi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Siang ini Tim RIB KN SAR Pacitan berhasil mengevakuasi satu jenazah berjenis kelamin laki-laki yang ditemukan di sebelah timur laut Pulau Matallang, sekitar 100 meter dari bibir pantai. Jenazah telah dievakuasi dan selanjutnya dibawa menuju KN SAR Pacitan untuk penanganan lebih lanjut,” kata Sultan, Kamis.
Menurut dia, hingga kini tim masih berkoordinasi dengan seluruh unsur terkait untuk menentukan lokasi penyerahan jenazah guna proses identifikasi.
“Untuk sementara kami masih melakukan koordinasi terkait lokasi evakuasi lanjutan. Belum dapat dipastikan apakah jenazah akan langsung dibawa ke Makassar atau terlebih dahulu dievakuasi ke Selayar. Keputusan tersebut akan ditentukan berdasarkan hasil koordinasi di lapangan dengan mempertimbangkan aspek operasional dan proses identifikasi korban,” ujarnya.
Andi Sultan berharap proses identifikasi dapat segera dilakukan agar identitas korban bisa dipastikan dan disampaikan kepada pihak keluarga.
Sementara itu, operasi pencarian terhadap korban yang masih dinyatakan hilang tetap dilanjutkan. Tim SAR Gabungan mengoptimalkan penyisiran di wilayah Kepulauan Sabalana dan sekitarnya dengan melibatkan berbagai unsur SAR laut dan udara.
Pencarian memasuki hari kesembilan dengan fokus pada area yang diperkirakan menjadi lokasi hanyutnya korban berdasarkan analisis arus dan kondisi cuaca di perairan Selayar. Tim berharap seluruh korban yang masih belum ditemukan dapat segera dievakuasi. (*)




















