ENAM ORANG MAHASISWA MENGALAMI TROUBLE SAAT MENDAKI DI GOA KALIBBONG ALLOA, TIM PENCARIAN DAN PERTOLONGAN GABUNGAN BERHASIL EVAKUASI ENAM MAHASISWA DENGAN SELAMAT

- Penulis

Senin, 27 Juli 2026 - 12:41 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR,FILALIN.COM, – Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan terhadap enam orang mahasiswa Universitas Hasanuddin yang sedang menjalankan kegiatan Kuliah Kerja Nyata di Desa Belae, Kecamatan Minasatene, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan.

 

Peristiwa tersebut terjadi saat para mahasiswa sedang melaksanakan program kerja inovasi desa terkait pemajuan pariwisata minat khusus di Kampung Belae. Pada Sabtu malam (26/7/2026) sekitar pukul 21.00 WITA, salah satu mahasiswa bernama Ine Agustina (21/P) mengalami kram kaki dan 5 diantaranya mengalami kelelahan saat mendaki di kawasan Gunung Goa Kalibbong Alloa hingga tidak mampu melanjutkan perjalanan dan membutuhkan bantuan evakuasi medis darurat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Menerima laporan dari warga setempat bernama Haru Belae pada Minggu dini hari (27/7/2026) pukul 02.30 WITA, Tim Penyelamat dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar langsung bergerak cepat dan berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan.

 

“Setelah menerima laporan dari warga setempat mengenai adanya pendaki yang mengalami kram kaki di area Goa Kalibbong Alloa, kami segera memberangkatkan Tim Penyelamat lengkap dengan peralatan evakuasi khusus untuk memberikan bantuan penanganan medis dan evakuasi di lokasi kejadian,” ungkap Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar, Andi Sultan, S.E.

 

Tim Penyelamat diberangkatkan menuju lokasi kejadian menggunakan truk personel yang dilengkapi dengan peralatan komunikasi, peralatan medis, serta perlengkapan evakuasi khusus. Tim tiba di lokasi kejadian pada pukul 04.14 WITA dan segera berkoordinasi dengan unsur gabungan di lapangan untuk melakukan tindakan evakuasi.

 

Proses evakuasi dilaksanakan secara taktis oleh Tim Pencarian dan Pertolongan Gabungan yang terdiri dari Tim Penyelamat Kantor Pencarian dan Pertolongan Makassar, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Kepolisian Sektor Minasatene, Potensi Pencarian dan Pertolongan Pangkep, organisasi Tropica, serta dibantu oleh masyarakat setempat.

 

“Kendala utama yang dihadapi tim di lapangan adalah medan tebing terjal setinggi kurang lebih dua puluh lima meter yang harus dilalui. Tim SAR Gabungan harus menerapkan teknik evakuasi khusus menggunakan sistem tali untuk menurunkan seluruh korban dengan aman,” jelas Andi Sultan

 

Pada pukul 09.47 WITA, seluruh korban yang terdiri dari Ine Agustina, Baso Rafiansyah, Riyanti Rahmania Putri, Adel Zain Filadelfia, Mutiara Kamilah, dan Lulu berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat. Selanjutnya, seluruh korban langsung dibawa ke Puskesmas Minasatene untuk mendapatkan perawatan serta penanganan medis lebih lanjut.

 

Setelah seluruh korban berhasil dievakuasi dan diserahterimakan kepada pihak medis, Tim Pencarian dan Pertolongan Gabungan menggelar evaluasi akhir pada pukul 10.00 WITA. Operasi pencarian dan pertolongan secara resmi diusulkan untuk ditutup, dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing. (*)

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

OJK Kenakan Denda Rp2,12 Triliun Sepanjang Oktober 2026, Pelanggaran Pasar Modal Ditindak Tegas
Kredit Perbankan Tembus Rp9.245 Triliun, OJK Pastikan Stabilitas Sektor Keuangan Terjaga
OJK TEGASKAN KOMITMEN REFORMASI SEKTOR ASURANSI DAN DANA PENSIUN DI FORUM OECD
Pelindo Mengajar, Inspirasi Generasi Emas di Makassar
Pelindo Mengajar, Pelindo Jasa Maritim Mengajak Pelajar Tuban Mengenali Dunia Kemaritiman Indonesia
Transaksi Kripto Tembus Rp30,56 Triliun, OJK Perkuat Pengawasan Jelang Operasional BMEK 2027
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi dan Polda Sulawesi Selatan Bahas Penguatan Koordinasi Distribusi Energi
Percepat Infrastruktur Desa, Pengerjaan Talud TMMD 130 di Kalebarembeng Kian Dimatangkan
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 08:06 WITA

OJK Kenakan Denda Rp2,12 Triliun Sepanjang Oktober 2026, Pelanggaran Pasar Modal Ditindak Tegas

Jumat, 6 November 2026 - 08:02 WITA

Kredit Perbankan Tembus Rp9.245 Triliun, OJK Pastikan Stabilitas Sektor Keuangan Terjaga

Kamis, 5 November 2026 - 18:30 WITA

OJK TEGASKAN KOMITMEN REFORMASI SEKTOR ASURANSI DAN DANA PENSIUN DI FORUM OECD

Kamis, 5 November 2026 - 17:50 WITA

Pelindo Mengajar, Inspirasi Generasi Emas di Makassar

Kamis, 5 November 2026 - 17:44 WITA

Pelindo Mengajar, Pelindo Jasa Maritim Mengajak Pelajar Tuban Mengenali Dunia Kemaritiman Indonesia

Berita Terbaru

Berita

Pelindo Mengajar, Inspirasi Generasi Emas di Makassar

Kamis, 5 Nov 2026 - 17:50 WITA