MAKASSAR,FILALIN.COM, — Kalla Translog memanfaatkan momentum hari ulang tahun (HUT) ke-23 untuk mempercepat transformasi digital melalui peluncuran platform One Connection berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan memperkuat efisiensi operasional sekaligus memperluas pangsa pasar logistik nasional.
CEO Kalla Translog H. Muh Gunawan mengatakan transformasi digital menjadi salah satu kunci perusahaan dalam menciptakan diferensiasi di tengah persaingan industri logistik yang semakin kompetitif.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Perusahaan harus memiliki nilai tambah yang membedakan dari perusahaan lain. Diferensiasi itu kami bangun melalui teknologi informasi, termasuk pemanfaatan AI dalam sistem One Connection yang kami luncurkan hari ini,” kata Gunawan usai perayaan HUT ke-23 Kalla Translog di Wisma Kalla, Makassar, Selasa (28/7/2026).
One Connection merupakan platform yang mengintegrasikan berbagai layanan logistik dalam satu sistem digital. Teknologi AI di dalamnya digunakan untuk membantu proses operasional agar lebih cepat, efisien, dan produktif.
Menurut Gunawan, Kalla Translog saat ini membawahi empat lini bisnis utama, yakni mobility melalui layanan rental kendaraan, logistik, vehicle carrier atau angkutan kendaraan, serta bisnis pendukung berupa pergudangan, kapal, dan penyediaan suku cadang.
Seiring ekspansi bisnis, perusahaan kini mengoperasikan sekitar 7.000 unit armada yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Basis pelanggan pun telah berkembang secara nasional, tidak lagi hanya berpusat di Sulawesi Selatan.
“Beberapa tahun terakhir kami memperluas operasi ke Jakarta. Armada kami kini semakin banyak beroperasi di berbagai daerah sehingga cakupan layanan juga terus meningkat,” ujarnya.
Pertumbuhan bisnis tersebut diikuti peningkatan jumlah sumber daya manusia. Hingga saat ini, Kalla Translog mempekerjakan lebih dari 2.000 karyawan, termasuk tenaga profesional dan pengemudi yang bertambah seiring peningkatan jumlah armada.
Gunawan menilai pemanfaatan AI justru akan memperkuat daya saing perusahaan tanpa mengurangi kebutuhan tenaga kerja.
“AI membantu kita bekerja lebih cerdas. Pengetahuan semakin luas, produktivitas meningkat, dan perusahaan memiliki peluang bertumbuh lebih besar. Ketika bisnis berkembang, kebutuhan tenaga kerja juga akan ikut meningkat,” katanya.
Dia menambahkan, strategi pertumbuhan Kalla Translog bertumpu pada empat pilar utama, yakni menghadirkan produk baru (new product), memperluas wilayah bisnis (new area), membangun budaya kerja baru (new behavior), serta menyempurnakan proses kerja (new process).
Menurutnya, keempat strategi tersebut menjadi fondasi perusahaan dalam menjaga pertumbuhan berkelanjutan sekaligus meningkatkan kualitas layanan kepada pelanggan.
“Proses kerja harus terus diperbarui agar lebih efektif, lebih efisien, dan menghasilkan kualitas layanan yang semakin baik. Itu yang menjadi fokus kami dalam mendorong pertumbuhan perusahaan,” ujarnya.
Perayaan HUT ke-23 Kalla Translog turut diisi dengan pemotongan tumpeng sebagai ungkapan rasa syukur serta berbagai kegiatan sosial. Acara juga menjadi ajang silaturahmi bersama mitra bisnis dalam ekosistem Kalla Group, mulai dari dealer, perusahaan pembiayaan, hingga berbagai mitra usaha lainnya. (*)




















