Sidang Mediasi Gugatan Pansus Hak Angket DPRD Gowa Kembali Digelar, Tergugat Absen dan Diwakili Kuasa Hukum

- Penulis

Rabu, 29 Juli 2026 - 14:48 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

0-3248x1440-0-0-{}-0-24#

i

0-3248x1440-0-0-{}-0-24#

GOWA,FILALIN.COM,.– Pengadilan Negeri Gowa kembali menggelar sidang gugatan terhadap Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket DPRD Kabupaten Gowa, Rabu (29/7/2026). Sidang dengan agenda mediasi itu menghadirkan pihak penggugat dan kuasa hukum tergugat, sementara para tergugat tidak hadir secara langsung.

Gugatan tersebut diajukan oleh Masnawi Muhiddin melalui kuasa hukumnya, Muallim Bahar, dari Paranusa Law Firm. Penggugat menilai proses pembentukan dan pelaksanaan hak angket DPRD Gowa merupakan perbuatan melawan hukum.

Muallim Bahar mengaku kecewa karena para tergugat kembali tidak menghadiri persidangan. Menurutnya, ketidakhadiran tersebut menunjukkan tidak adanya itikad baik dalam mengikuti proses hukum yang sedang berjalan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini sudah kedua kalinya para tergugat tidak hadir. Sejak sidang pertama hingga sekarang yang hadir hanya kuasa hukumnya. Padahal hari ini adalah agenda mediasi yang seharusnya menjadi ruang bagi kedua belah pihak untuk menyampaikan pendapat secara langsung,” kata Muallim usai persidangan.

Ia menilai tidak ada alasan yang jelas atas ketidakhadiran para tergugat sehingga masyarakat dapat menilai sendiri sikap tersebut terhadap proses peradilan.

Dalam gugatannya, penggugat mempersoalkan substansi hak angket DPRD Gowa yang dinilai telah melampaui kewenangan. Salah satunya terkait pembahasan dugaan penyalahgunaan dana beasiswa yang menurut penggugat masih dalam proses gugatan perdata di Pengadilan Negeri Gowa.

Selain itu, penggugat menilai pembahasan dugaan persoalan asusila merupakan ranah pribadi yang tidak seharusnya menjadi objek hak angket DPRD. Sementara dugaan korupsi pengadaan seragam sekolah juga disebut masih dalam tahap penyelidikan aparat penegak hukum.

“Persoalan-persoalan itu menurut kami bukan menjadi kewenangan pansus untuk dibahas seperti yang dilakukan saat ini,” ujar Muallim.

Sementara itu, kuasa hukum tergugat menjelaskan ketidakhadiran kliennya disebabkan adanya agenda kedinasan di DPRD yang tidak dapat ditinggalkan.

Menurutnya, untuk mempercepat proses persidangan, pihaknya mengusulkan agar masing-masing pihak menyampaikan resume mediasi sebagaimana diatur dalam Peraturan Mahkamah Agung (Perma) Nomor 1 Tahun 2016 tentang Prosedur Mediasi di Pengadilan.

“Kami tetap menghormati proses mediasi. Karena para tergugat memiliki agenda masing-masing, kami mengusulkan penyampaian resume mediasi agar proses tetap berjalan sesuai ketentuan,” ujarnya.

Kuasa hukum tergugat menjelaskan bahwa inti gugatan yang diajukan penggugat adalah penolakan terhadap keberadaan Pansus Hak Angket DPRD Gowa. Penggugat menilai pansus tidak memiliki dasar hukum yang kuat dan telah memasuki ranah pribadi kepala daerah.

Ia menambahkan, masih ada satu kesempatan mediasi berikutnya yang diharapkan dapat dihadiri para pihak. Jika tetap tidak tercapai kesepakatan, mediator akan meminta masing-masing pihak menyerahkan resume mediasi sebelum perkara dilanjutkan ke tahapan persidangan berikutnya. (*)

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kawal Ketahanan Infrastruktur Desa, Satgas TMMD Ke-130 Kebut Talud di Kecamatan Bontonompo
Wujudkan Akses Desa, Prajurit TNI dan Warga Manuju Gotong Royong Bangun Jembatan Beton Cangkodidi
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi dan Pemerintah Kabupaten Konawe Utara Perkuat Pengawasan Penyaluran BBM Subsidi
OJK SERAHKAN TAMBAHAN INFORMASI ALIRAN DANA DAN IDENTIFIKASI ASET PT DANA SYARIAH INDONESIA KEPADA BARESKRIM POLRI
OJK RAIH SERTIFIKASI ISO 9001:2015 SISTEM MANAJEMEN MUTU, PERKUAT KUALITAS DAN AKUNTABILITAS PENGAWASAN SEKTOR PPDP
OJK BERSAMA ANGGOTA KOMISI XI DPR RI DORONG MASYARAKAT MAROS SEMAKIN CERDAS DAN BIJAK DALAM MENGELOLA KEUANGAN
BYD Bawa Babak Baru Mobilitas Elektrifikasi ke Indonesia Timur  lewat Banyak Pilihan Kendaraan dan Inovasi Teknologi di GIIAS Makassar 2026  
Golkar Gowa Mulai Panaskan Kontestasi, Lukman B Kady Dijadwalkan Kembalikan Formulir Calon Ketua
Berita ini 55 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:50 WITA

Kawal Ketahanan Infrastruktur Desa, Satgas TMMD Ke-130 Kebut Talud di Kecamatan Bontonompo

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:59 WITA

Wujudkan Akses Desa, Prajurit TNI dan Warga Manuju Gotong Royong Bangun Jembatan Beton Cangkodidi

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:42 WITA

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi dan Pemerintah Kabupaten Konawe Utara Perkuat Pengawasan Penyaluran BBM Subsidi

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:52 WITA

OJK SERAHKAN TAMBAHAN INFORMASI ALIRAN DANA DAN IDENTIFIKASI ASET PT DANA SYARIAH INDONESIA KEPADA BARESKRIM POLRI

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:08 WITA

OJK RAIH SERTIFIKASI ISO 9001:2015 SISTEM MANAJEMEN MUTU, PERKUAT KUALITAS DAN AKUNTABILITAS PENGAWASAN SEKTOR PPDP

Berita Terbaru