Nismawati, Dosen FKM UIT Raih Gelar Doktor di UNHAS

- Penulis

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR,FILALIN.COM, — Nismawati, S.Si., M.Kes., dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Indonesia Timur (UIT) Makassar, berhasil meraih gelar Doktor dalam bidang Ilmu Kesehatan Masyarakat pada Program Studi S3 Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin (UNHAS).

 

Gelar doktor tersebut diraih setelah Nismawati berhasil mempertahankan disertasinya dalam Ujian Promosi Doktor yang digelar di Aula Prof. Dr. H. Sirajuddin Beku, Gedung C Lantai 2 FKM UNHAS, Jumat, 7 Agustus 2026. Ujian berlangsung pukul 13.30–15.30 WITA.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Dalam ujian tersebut, Nismawati mempertahankan disertasi berjudul Distribusi Virus Dengue Penyebab Demam Berdarah Berbasis Pemeriksaan Antigen NS1 pada Dataran Tinggi, Sedang, dan Rendah di Provinsi Sulawesi Selatan.”

 

Sidang Ujian Promosi Doktor dipimpin oleh Prof. Dr. Atjo Wahyu, SKM., M.Kes. Tim penguji terdiri atas Prof. Dr. drg. A. Arsunan Arsin, M.Kes., CWM. sebagai Promotor, Prof. dr. Hasanuddin Ishak, M.Sc., Ph.D. dan Dr. Eng. Ilham Alimuddin, ST., MGIS., Ph.D. sebagai Ko-Promotor, Prof. Dr. Ririh Yudhastuti, drh., M.Sc. sebagai Penguji Eksternal, serta Prof. Dr. Masni, Apt., MSPH., Prof. Dr. dr. Muh. Nasrum Massi, Ph.D., Sp.MK., dan Prof. Anwar Mallongi, SKM., M.Sc., Ph.D. sebagai penguji internal.

 

Dalam disertasinya, Nismawati mengkaji distribusi dan faktor risiko dengue berdasarkan karakteristik geografis pada dataran rendah, sedang, dan tinggi di Provinsi Sulawesi Selatan. Penelitian tersebut mengintegrasikan kejadian DBD dan faktor iklim, pemeriksaan antigen NS1, indikator entomologi jentik Aedes, perilaku pencegahan masyarakat, serta pemetaan spasial untuk memperoleh gambaran risiko dengue secara lebih komprehensif.

 

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola risiko dengue berbeda pada setiap gradien ketinggian**. Pada dataran rendah ditemukan pola risiko yang lebih menyebar pada lingkungan perkotaan, dataran sedang menunjukkan karakteristik risiko transisi dengan habitat perkembangbiakan nyamuk yang lebih beragam, sedangkan pada dataran tinggi risiko cenderung membentuk kantong-kantong lokal atau micro-foci. Temuan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa risiko dengue dan keberadaan vektor Aedes tetap ditemukan pada wilayah dataran tinggi.

 

Penelitian juga menemukan bahwa karakteristik mikrohabitat kontainer berperan dalam keberadaan jentik Aedes, sedangkan faktor perilaku seperti pengetahuan, pencegahan primer, penerapan 3M Plus, dan penyuluhan kesehatan menunjukkan pola hubungan yang berbeda dengan status antigen NS1 pada masing-masing dataran. Pemetaan spasial selanjutnya memperlihatkan adanya variasi distribusi risiko antarwilayah, sehingga pengendalian dengue perlu mempertimbangkan karakteristik epidemiologi, lingkungan, perilaku, dan kondisi geografis setempat.

 

Temuan tersebut menunjukkan bahwa strategi pengendalian dengue tidak dapat sepenuhnya menggunakan pendekatan yang sama pada setiap wilayah. Surveilans dan intervensi perlu dikembangkan berdasarkan profil risiko lokal dengan mengintegrasikan indikator kasus, keberadaan vektor, mikrohabitat rumah tangga, perilaku masyarakat, serta informasi spasial sehingga upaya pencegahan dan pengendalian dapat dilakukan secara lebih tepat sasaran.

 

Setelah melalui presentasi disertasi, pendalaman substansi penelitian, dan sesi tanya jawab bersama tim penguji, Nismawati dinyatakan lulus dan resmi menyandang gelar Doktor dengan hasil yudisium “Sangat Memuaskan”. Capaian tersebut menandai keberhasilannya menyelesaikan pendidikan doktoral pada Program Studi S3 Ilmu Kesehatan Masyarakat FKM Universitas Hasanuddin sekaligus menjadi capaian akademik yang turut memperkuat sumber daya dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia Timur.

 

Ujian Promosi Doktor tersebut turut dihadiri Rektor UIT Dr. Abdul Rahman, S.Pt., S.E., M.M., M.Kes.; Wakil Ketua Yayasan UIT Aminuddin, S.H., M.H.; Wakil Rektor I Drs. Hanafi A. Kadir, SKM., M.Kes.; Wakil Rektor II Dr. Arjang, ST., MT., M.M.; Asdir II Dr. Makkah Muharram, S.H., M.H., M.Kn.; Dekan FKM Marhtyni, SKM., M.Kes.; Dekan Fakultas Farmasi Dr. Apt. Ajeng Kurniati Roddu, S.Si., M.Kes.; Dekan Fakultas Hukum Dr. Abd. Basir, S.Ag., M.H.; Ketua Prodi MIAN Dr. Nurmillah Ilyas, S.Sos., M.Pd., M.Si.; Ketua Prodi MM Dr. Nisma Iriani, S.E., M.M.; Ketua Prodi M.Kes. Dr. H. Moh. Basri, SKM., M.Kes.; Wakil Dekan Psikologi H. Andi Tajuddin, P.Si., M.Si., M.Kes.; Kepala BAAK Agus Suarman, S.E., M.M.; serta Ketua LBH Ambo Esa, S.H., M.H.

 

Selain jajaran pimpinan, Ujian Promosi Doktor tersebut juga dihadiri dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, keluarga, dan sejumlah tamu undangan yang turut memberikan dukungan atas keberhasilan Dr. Nismawati, S.Si., M.Kes.

 

Keberhasilan tersebut diharapkan semakin memperkuat kontribusi Nismawati dalam pelaksanaan tridarma perguruan tinggi di Universitas Indonesia Timur, khususnya dalam pengembangan keilmuan bidang epidemiologi serta pencegahan dan pengendalian penyakit dengue berbasis karakteristik wilayah.

 

(*/Humas UIT/Beddu Lahi).

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ombas Diperiksa Tipidkor Polda Sulsel, Pengacara Bantah Ada Indikasi Kerugian Negara
SMA Islam Athirah Bukit Baruga Paparkan Program Unggulan Di hadapan SMK Telkom Makassar
Permintaan Tukar Tambah ke Toyota Baru Meningkat, Kalla Toyota Trust Catatkan Rekor Baru di Juli 2026
Indosat, Ooredoo Group, Nokia, dan NVIDIA Luncurkan Zankore by Indosat, Siap Layani Kawasan Asia-Pasifik dengan Platform Infrastruktur AI Terintegerasi
Sosialisasi PKB, Pelindo Perkuat Harmoni Hubungan Industrial
Libatkan KUA dan Imam, MUI Kota Makassar Bahas Poligami dan Nikah Siri Secara Komprehensif
Mahasiswa KKN Edukasi Siswa SDN 174 Pinrang tentang Bijak Bermedia Sosial dan Bahaya Cyber Crime
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Dorong Penggunaan Bright Gas bagi Petani Sidrap sebagai Solusi Energi Irigasi
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 10:17 WITA

Ombas Diperiksa Tipidkor Polda Sulsel, Pengacara Bantah Ada Indikasi Kerugian Negara

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:51 WITA

Nismawati, Dosen FKM UIT Raih Gelar Doktor di UNHAS

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:09 WITA

SMA Islam Athirah Bukit Baruga Paparkan Program Unggulan Di hadapan SMK Telkom Makassar

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:31 WITA

Permintaan Tukar Tambah ke Toyota Baru Meningkat, Kalla Toyota Trust Catatkan Rekor Baru di Juli 2026

Jumat, 7 Agustus 2026 - 10:58 WITA

Indosat, Ooredoo Group, Nokia, dan NVIDIA Luncurkan Zankore by Indosat, Siap Layani Kawasan Asia-Pasifik dengan Platform Infrastruktur AI Terintegerasi

Berita Terbaru

Berita

Nismawati, Dosen FKM UIT Raih Gelar Doktor di UNHAS

Sabtu, 8 Agu 2026 - 09:51 WITA