Pengguna Aplikasi Pegadaian Capai 507 Ribu Nasabah

- Penulis

Selasa, 8 September 2026 - 08:20 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

0-3248x1440-0-0-{}-0-24#

i

0-3248x1440-0-0-{}-0-24#

MAKASSAR,FILALIN.COM, –Transformasi digital juga menjadi perhatian Pegadaian. Platform digital Pegadaian, yakni aplikasi Tring, telah digunakan oleh 507 ribu nasabah hingga Juli 2026.

Sebagian besar pengguna memanfaatkan aplikasi tersebut untuk transaksi investasi emas. Namun, aplikasi itu juga memberikan kemudahan bagi nasabah yang memiliki produk gadai maupun cicilan.

Nasabah tidak lagi harus datang langsung ke outlet untuk melakukan sejumlah transaksi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Kanwil VI Makassar Pegadaian, Pratikno, menambahkan bahwa pengembangan aplikasi Tring terus dilakukan dengan mengutamakan pengalaman dan kemudahan pengguna.

Menurutnya, Pegadaian secara rutin melakukan pemeliharaan sekaligus peningkatan atau improvement terhadap platform digital tersebut, khususnya dari sisi user interface (UI) dan user experience (UX).

Pegadaian Perkuat Mitigasi Risiko Harga Emas

Sementara itu, Pratikno menjelaskan bahwa fluktuasi harga emas menjadi salah satu faktor yang terus diperhatikan Pegadaian mengingat sebagian besar bisnis pembiayaan Pegadaian berbasis emas.

Menurut Pratikno, perubahan harga emas saat ini dipengaruhi banyak faktor, mulai dari nilai tukar dolar Amerika Serikat, kondisi geopolitik, hingga dinamika ekonomi global.

Karena itu, Pegadaian menerapkan tata kelola manajemen risiko secara berlapis.

“Kalau di Pegadaian, kami mempunyai tata kelola terkait dengan manajemen risiko enterprise,” kata Pratikno Selasa (7/9/2026) saat media gatering.

Ia menjelaskan, Pegadaian memiliki tim khusus di kantor pusat yang melakukan kajian harga emas setiap hari. Hasil kajian tersebut kemudian menjadi rekomendasi bagi manajemen dalam menentukan harga emas yang digunakan sebagai dasar pemberian pinjaman kepada nasabah.

Selain itu, fungsi manajemen risiko juga diterapkan mulai dari tingkat direktorat, divisi hingga kantor wilayah.

Pratikno mengatakan, Pegadaian juga melakukan analisis prediktif terhadap kondisi pasar beberapa bulan ke depan untuk mengantisipasi potensi risiko.

“Potensi-potensi kerugian itu sudah termitigasi dengan baik. Artinya kondisi yang sekarang itu sudah kita pikirkan jauh bulan sebelumnya,” ujarnya.

Selain mitigasi risiko, Pegadaian juga menerapkan strategi transfer risk sebagai bagian dari kebijakan pengendalian risiko korporasi.

CSR Menyasar Pendidikan hingga Pemberdayaan Ekonomi

Di luar pencapaian bisnis, Pegadaian Kanwil VI Sulselbaramaluku juga menjalankan berbagai program tanggung jawab sosial dan lingkungan melalui kegiatan CSR.

Sepanjang 2026, Pegadaian mencatat 102 kegiatan di bidang pendidikan, 39 kegiatan sosial dan kebudayaan, 27 kegiatan infrastruktur dan fasilitas umum, 19 kegiatan kesehatan, dua kegiatan lingkungan, serta tiga kegiatan pemberdayaan ekonomi.

Pegadaian tidak hanya berorientasi pada pencapaian bisnis, tetapi juga berupaya memberikan manfaat dan solusi bagi masyarakat melalui produk maupun program tanggung jawab sosial perusahaan (*)

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sabet Juara Umum, SMP Islam Athirah Bone Boyong Piala Bergilir Biology Open Day 2026
PT Pelindo Jasa Maritim dan PT Asian Bulk Logistics Jajaki Pengembangan Kapal Tunda Listrik, Dorong Efisiensi dan Operasional Pelabuhan Ramah Lingkungan
SILOAM HOSPITALS DAN GMTD FASILITASI PARA PEREMPUAN MAKASSAR AKSES SKRINING AWAL KANKER PAYUDARA GRATIS
TERBITKAN POJK RENCANA BISNIS BANK UMUM, OJK PERKUAT KONTRIBUSI PERBANKAN DALAM PEMBANGUNAN NASIONAL 
INDONESIA SHARIA ECONOMIC FESTIVAL (ISEF) 2026: Produk Halal dan Modest Fashion Sulsel Perluas Akses Pasar di ISEF 2026
OJK PERKUAT LITERASI DAN INKLUSI KEUANGAN NELAYAN MELALUI SINERGI PROGRAM EKI DAN KAMPUNG NELAYAN MERAH PUTIH DI UNTIA
Pelabuhan Parepare Catat Pertumbuhan Kinerja Positif
Toyota Land Cruiser FJ Jadi Magnet, Kalla Toyota Bidik Momentum Pasar Otomotif Sulsel
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 12:04 WITA

Sabet Juara Umum, SMP Islam Athirah Bone Boyong Piala Bergilir Biology Open Day 2026

Jumat, 16 Oktober 2026 - 12:00 WITA

PT Pelindo Jasa Maritim dan PT Asian Bulk Logistics Jajaki Pengembangan Kapal Tunda Listrik, Dorong Efisiensi dan Operasional Pelabuhan Ramah Lingkungan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:40 WITA

SILOAM HOSPITALS DAN GMTD FASILITASI PARA PEREMPUAN MAKASSAR AKSES SKRINING AWAL KANKER PAYUDARA GRATIS

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:52 WITA

TERBITKAN POJK RENCANA BISNIS BANK UMUM, OJK PERKUAT KONTRIBUSI PERBANKAN DALAM PEMBANGUNAN NASIONAL 

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:45 WITA

INDONESIA SHARIA ECONOMIC FESTIVAL (ISEF) 2026: Produk Halal dan Modest Fashion Sulsel Perluas Akses Pasar di ISEF 2026

Berita Terbaru