Diseminasi Hasil Riset Analisis Rantai Nilai Produk Perikanan Budidaya di Sulawesi Selatan

- Penulis

Kamis, 30 Januari 2025 - 15:46 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR,FILALIN.COM, — Dalam rangka melaksanakaan peran & tugasnya sebagai advisor pemerintah di daerah, Kantor Perwakilan BI Provinsi Sulawesi Selatan (BI Sulsel) melakukan riset mengenai isu-isu strategis di bidang ekonomi untuk memberikan rekomendasi dan dukungan formulasi kebijakan kepada pemerintah dan stakeholders di daerah yang berbasis pada kajian akademis (Research Based Policy). Salah satu topik riset yang telah dilaksanakan pada tahun 2024, yaitu analisis rantai nilai produk perikanan budidaya di Sulawesi Selatan. Di mana riset tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman dan awareness kepada stakeholders di daerah terkait strategi dalam pembangunan ekonomi daerah khususnya dalam meningkatkan kinerja sektor perikanan melalui pemahaman rantai nilai produk perikanan budidaya. Riset tersebut merupakan hasil kerja sama (joint research) antara BI Sulsel bekerja sama dengan Universitas Hasanuddin (UNHAS) dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Adapun kegiatan diseminasi riset dimaksud diselenggarakan pada tanggal 22-23 Januari 2025 pada tiga lokasi yang berbeda, Kota Makassar, Kab. Pinrang, dan Kab. Bone. Acara diseminasi di Kabupaten Pinrang dilaksanakan pada hari Kamis, 23 Januari 2025 bertempat di Aula MS Hotel Kab. Pinrang dengan mengundang antara lain: OPD terkait di Pemerintah Kabupaten Pinrang, Perbankan, Pelaku Usaha, Akademisi, Media, Kelompok Nelayan dan Penyuluh Perikanan.

Dalam sambutannya, Kepala Perwakilan BI Sulsel, Rizki Ernadi Wimanda mengatakan bahwa pelaksanaan riset dengan topik analisis rantai nilai produk perikanan budidaya di Sulawesi Selatan ini, tentunya dengan melihat begitu besarnya potensi sumber daya perikanan di Sulawesi Selatan. Sektor perikanan Sulawesi Selatan juga memiliki peran yang besar dalam perekonomian Sulawesi Selatan. Dimana berdasarkan struktur PDRB Sulawesi Selatan tahun 2023, pangsa sub sektor perikanan (tangkap dan budidaya) terhadap LU Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan merupakan yang terbesar mencapai 39,73%.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Adapun terkait perkembangan kondisi ekonomi terkini, Rizki menambahkan bahwa ekonomi Sulsel masih dihadapi dengan sejumlah tantangan, baik dari kondisi ekonomi global maupun domestik. Pertumbuhan Ekonomi Dunia diperkirakan akan melambat pada 2025 dan 2026 yang disebabkan konflik geopolitik, diikuti tertahannya penurunan inflasi global. Meskipun demikian, pertumbuhan ekonomi nasional pada 2025 menunjukkan optimisme dengan proyeksi pertumbuhan pada kisaran 4,8 s.d 5,6%. Pertumbuhan tersebut didorong oleh konsumsi rumah tangga yang stabil dan diprakirakan meningkat, serta kinerja investasi dan ekspor yang tetap positif. Selanjutnya, inflasi Indonesia akan tetap terkendali dalam rentang sasaran 2,5±1%, didukung oleh kebijakan fiskal yang prudent, kebijakan moneter yang pro-stability & growth, serta sinergi antara pemerintah pusat dan daerah.

Dari sisi perekonomian domestik, pertumbuhan ekonomi Sulsel di triwulan III-2024 mencapai 5,08% (yoy), lebih tinggi dari triwulan sebelumnya 4,98% (yoy), dan lebih tinggi pula dari pertumbuhan ekonomi Nasional 4,95% (yoy). Perkembangan pertumbuhan ekonomi tersebut

Terutama…

Lanjutan Siaran Pers No.26/ /Mks/Srt/B tanggal Januari 2025

terutama didorong kinerja oleh Lapangan Usaha (LU) Pertanian dan Perdagangan, seiring dengan masih berlangsungnya panen padi, peningkatan produksi perikanan, serta meningkatnya aktivitas masyarakat menjelang pelaksanaan Pilkada.

Sementara dari sisi perkembangan harga, inflasi Sulawesi Selatan tahun 2024 relatif terjaga yaitu sebesar 1,23% (yoy). Inflasi tersebut lebih rendah dari inflasi nasional dan berada di bawah target inflasi nasional yaitu 2,5±1% (yoy). Secara spasial, inflasi tahunan seluruh kota IHK di Sulsel juga relatif terjaga di bawah target inflasi nasional. Pj. Bupati Pinrang, Bp. H. Ahmadi Akil, S.E., M.M., dalam sambutannya menyambut baik upaya BI Sulsel bersinergi dengan pemerintah daerah untuk menyelesaikan sejumlah permasalahan terkait pengembangan ekonomi dengan memberikan rekomendasi kebijakan yang berbasis riset (research-based policy). Adanya riset mengenai rantai nilai produk perikanan budidaya ini, tentunya diharapkan dapat dimanfaatkan pemerintah daerah serta

stakeholders terkait untuk mendorong pertumbuhan sektor perikanan.

Dr. Ummi Muawanah , tim peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasioanal (BRIN) menyatakan bahwa terdapat tiga hal yang menjadi rekomendasi kepada pemerintah daerah berdasarkan dari riset yang telah dilakukan. Pertama, sosialisasi dan pelatihan Cara Budidaya Ikan yang Baik (CBIB), yang mencakup pengembangan modul pelatihan, teknik budidaya, pilot project (farmers champion) dan peer-teaching, teknik pemuliaan tingkat lanjut, pemantauan data, kerjasama dengan startup, serta pelatihan pasca panen dan nilai tambah. Kedua, pendampingan aspek manajemen dan keuangan kepada pembudidaya ikan, meliputi penyusunan laporan keuangan usaha budidaya, pelatihan manajemen bisnis, keuangan, literasi keuangan, dan aplikasi seluler untuk pembudidaya. Ketiga, kampanye untuk perubahan perilaku dan etika usaha atau bisnis, dalam rangka menjaga kualitas produk dan juga reputasi usaha.

Ke depan, BI Sulsel akan terus mendorong peningkatan sektor perikanan Sulsel melalui implementasi strategi yang tepat guna dan didukung oleh kebijakan yang berbasis riset serta memperkuat sinergi dengan Lembaga Penelitian dan Perguruan Tinggi yang kredibel. (*)

 

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aktivis dan Jurnalis Senior Raih Gelar Doktor Pendidikan dengan Predikat Cumlaude
PERKUAT PENGEMBANGAN SDM DAN LITERASI KEUANGAN INDONESIA TIMUR, OJK RESMIKAN LEARNING CENTER OJK DI MAKASSAR
Bripka Muh Bakri Tidak Hadiri Mediasi, Sengketa Tanah Berlanjut ke Tingkat Kecamatan Tinggimoncong
Basarnas Lanjutkan Pencarian Lansia Tersesat di Hutan Alasa Selayar
Hadi Tjahjanto Lantik Pengurus FORKI Sulsel, Targetkan Prestasi di PON 2028
Bank Indonesia Luncurkan Laporan Perekonomian Indonesia 2025, Ekonomi Diproyeksi Terus Menguat
Kalla Beton Rayakan 30 Tahun, Perkuat Strategi Pertumbuhan Tangguh dan Berkelanjutan
Cetak Prestasi Gemilang, Kalla Toyota Dinobatkan sebagai “Role Model Company” di KALLA AWARD 2025
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 29 Januari 2026 - 20:31 WITA

Aktivis dan Jurnalis Senior Raih Gelar Doktor Pendidikan dengan Predikat Cumlaude

Kamis, 29 Januari 2026 - 15:18 WITA

PERKUAT PENGEMBANGAN SDM DAN LITERASI KEUANGAN INDONESIA TIMUR, OJK RESMIKAN LEARNING CENTER OJK DI MAKASSAR

Kamis, 29 Januari 2026 - 15:13 WITA

Bripka Muh Bakri Tidak Hadiri Mediasi, Sengketa Tanah Berlanjut ke Tingkat Kecamatan Tinggimoncong

Kamis, 29 Januari 2026 - 14:17 WITA

Basarnas Lanjutkan Pencarian Lansia Tersesat di Hutan Alasa Selayar

Kamis, 29 Januari 2026 - 12:43 WITA

Hadi Tjahjanto Lantik Pengurus FORKI Sulsel, Targetkan Prestasi di PON 2028

Berita Terbaru