Pasar Saham Menguat Jelang Lebaran, OJK: Sentimen Global Masih Jadi Tantangan

- Penulis

Minggu, 13 April 2025 - 14:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA,FILALIN.COM, — Menjelang Lebaran, pasar saham Indonesia menunjukkan penguatan meskipun tekanan global masih membayangi. Per 27 Maret 2025, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat menguat sebesar 3,83 persen secara month-to-date (mtd) ke level 6.510,62. Namun, secara year-to-date (ytd), indeks masih mencatatkan pelemahan sebesar 8,04 persen.

 

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi, menyatakan bahwa meski pasar saham menunjukkan perbaikan, investor tetap perlu mewaspadai volatilitas akibat faktor eksternal.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

> “Pasar mencatatkan penguatan teknikal menjelang akhir Maret, namun kami melihat tekanan global, terutama dari ketidakpastian suku bunga dan tensi geopolitik, masih memberi pengaruh besar terhadap sentimen investor,” ujar Hasan Fawzi, Jumat (12/4).

 

 

 

Nilai kapitalisasi pasar tercatat sebesar Rp11.126 triliun, naik 2,27 persen secara mtd, namun masih turun 9,80 persen secara ytd. Sementara itu, investor non-resident membukukan net sell sebesar Rp8,02 triliun secara mtd, dengan total net sell sebesar Rp29,92 triliun secara ytd.

 

Penurunan kinerja sektoral secara mtd terutama terjadi di sektor healthcare dan consumer cyclicals. Meski begitu, rata-rata nilai transaksi harian pasar saham secara ytd tercatat meningkat ke Rp12,34 triliun, naik dari Rp11,60 triliun pada Februari 2025.

 

Setelah libur Lebaran, IHSG dibuka pada 8 April dengan koreksi tajam sebesar 7,90 persen ke level 5.996,14 dan sempat mengalami trading halt selama 30 menit. Namun, tekanan tersebut mulai mereda pada 9 April dengan penurunan hanya 0,47 persen. Pada 10 April, IHSG berhasil rebound dan ditutup menguat 4,79 persen di level 6.254,02, meski secara ytd masih turun 11,67 persen.

 

Di pasar obligasi, indeks ICBI pada Maret tercatat melemah 0,17 persen secara mtd, meski masih naik 1,75 persen ytd ke level 399,54. Rata-rata yield SBN naik 13,19 basis poin mtd, namun turun 1,73 bps secara ytd. Investor non-resident mencatatkan net buy sebesar Rp1,72 triliun secara mtd (ytd: net buy Rp15,23 triliun).

 

Sementara di pasar obligasi korporasi, non-resident mencatatkan net sell sebesar Rp0,43 triliun secara mtd, dengan total net sell Rp1,41 triliun secara ytd.

 

> “OJK terus memantau dinamika pasar secara ketat dan mengupayakan stabilitas serta kepercayaan investor melalui kebijakan yang akomodatif dan berbasis data,” tambah Hasan Fawzi. (*)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Andi Sultan Jadi Pembuka Ujian Tutup Tesis Pascasarjana Unifa Makassar
Car Meet Kalla Toyota Jadi Ajang Silaturahmi Komunitas Otomotif, Hadirkan Fitra Eri hingga Om Mobi
Perkuat Kesiapsiagaan, Kalla Rescue Berlatih di Pulau Samalona 2026
Satu pendaki patah kaki dievakuasi dari Bulu Saukang
Trafik Penumpang Melesat 10,2%, Pelindo Regional 4 Cetak Kinerja Positif
Kreator, Bersiaplah: Kemenekraf, Indosat, dan Adobe Hadir untuk Mengubah Kreativitas Menjadi Peluang Nyata
DORONG GENERASI MUDA YANG ADAPTIF DAN CERDAS FINANSIAL, OJK SULSEL SULBAR TINGKATKAN EDUKASI KEUANGAN
Toyota dan Era Baru Keselamatan Berkendara: Teknologi Premium untuk Semua
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:53 WITA

Andi Sultan Jadi Pembuka Ujian Tutup Tesis Pascasarjana Unifa Makassar

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:05 WITA

Car Meet Kalla Toyota Jadi Ajang Silaturahmi Komunitas Otomotif, Hadirkan Fitra Eri hingga Om Mobi

Rabu, 17 Juni 2026 - 08:52 WITA

Perkuat Kesiapsiagaan, Kalla Rescue Berlatih di Pulau Samalona 2026

Rabu, 17 Juni 2026 - 07:27 WITA

Satu pendaki patah kaki dievakuasi dari Bulu Saukang

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:44 WITA

Trafik Penumpang Melesat 10,2%, Pelindo Regional 4 Cetak Kinerja Positif

Berita Terbaru

Berita

Satu pendaki patah kaki dievakuasi dari Bulu Saukang

Rabu, 17 Jun 2026 - 07:27 WITA