Petani Jagung Terseret Arus Sungai Walanae, Pencarian Masuki Hari Kedua

- Penulis

Senin, 14 April 2025 - 12:54 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Nasib Muh. Risal (21), seorang petani jagung, masih belum diketahui setelah dilaporkan tenggelam akibat terseret arus deras Sungai Walanae, Kampung Bacu Bacue, Dusun Sanaelong, Kecamatan Lamuru—wilayah perbatasan Kabupaten Soppeng dan Bone, Sulawesi Selatan, pada Sabtu, 12 April 2025.

 

“Kami menerima laporan dari Kepala Desa Padaelo pada Minggu, 13 April 2025. Saat ini, tim dari Pos SAR Bone tengah melakukan pencarian pada hari kedua, setelah berkoordinasi dengan pihak keluarga dan pemerintah setempat,” ujar Muhammad Arif Anwar, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Makassar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Menurut Arif, untuk mencapai lokasi kejadian, tim dari Pos SAR Bone harus menempuh perjalanan sejauh 136 km dengan waktu tempuh sekitar tiga jam.

 

“Sebanyak lima personel kami dari Pos SAR Bone, bersama tim SAR gabungan, dikerahkan dalam pencarian hari ini. Tim dibagi menjadi dua, menyusuri sisi kiri dan kanan Sungai Walanae menggunakan perahu karet. Kami berharap tidak ada hambatan besar dalam pelaksanaannya,” tambahnya.

 

Ia juga mengingatkan seluruh personel agar tetap waspada dan mengutamakan keselamatan selama operasi berlangsung.

 

“Arus sungai sangat sulit diprediksi. Bisa tenang, bisa tiba-tiba deras. Saya minta semua personel selalu memperhatikan aspek keselamatan,” tegasnya.

 

Diketahui, Muh. Risal sebelumnya hendak menyeberangi Sungai Walanae menjelang waktu maghrib untuk mengambil alat tanam yang tertinggal. Namun nahas, ia terseret arus deras dan diperkirakan tenggelam di sekitar lokasi. Kejadian tragis ini disaksikan langsung oleh istrinya.(*)

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wujud Nyata Pembinaan Teritorial, Kodim 1409/Gowa Latih Puluhan Anak Pencak Silat Militer
Swiss-Belinn Panakkukang Uji Kesiapan Hadapi Kebakaran Lewat Simulasi “Ammak Inferno Response”
Rapimnas Forkonas PP DOB, Hasbi Syamsu Ali Bawa Aspirasi 4 CDOB dan Provinsi Luwu Raya
PJM Dukung Penyesuaian SOP Pemanduan Kapal di Perairan Wajib Pandu Kelas II Kijang
Buka ASC Vol. 5, OSIS SMA Islam Athirah Makassar Rangkul PMI Gelar Donor Darah
Pelita SDN Borong Makassar, Cara Sekolah Hidupkan Literasi
Dari Ikatan Kain Menjadi Karya Bermakna, GMTD Hadirkan Tabung Karya Vol. 5 Bersama 45 Perempuan Penyandang Disabilitas
SD Negeri Borong Dorong Budaya Literasi Siswa Lewat Membaca dan Menulis
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 11:57 WITA

Wujud Nyata Pembinaan Teritorial, Kodim 1409/Gowa Latih Puluhan Anak Pencak Silat Militer

Rabu, 30 September 2026 - 11:54 WITA

Swiss-Belinn Panakkukang Uji Kesiapan Hadapi Kebakaran Lewat Simulasi “Ammak Inferno Response”

Selasa, 29 September 2026 - 18:00 WITA

Rapimnas Forkonas PP DOB, Hasbi Syamsu Ali Bawa Aspirasi 4 CDOB dan Provinsi Luwu Raya

Selasa, 29 September 2026 - 17:31 WITA

PJM Dukung Penyesuaian SOP Pemanduan Kapal di Perairan Wajib Pandu Kelas II Kijang

Selasa, 29 September 2026 - 12:07 WITA

Buka ASC Vol. 5, OSIS SMA Islam Athirah Makassar Rangkul PMI Gelar Donor Darah

Berita Terbaru